Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Jejak Pengabdian Danny Setiawan: Dari Camat di Lebak hingga Kursi Gubernur Jawa Barat

Sabtu, 19 September 2026 14:23 WIB

Jatuh Sakit Sepulang Dampingi Persib di Korsel, Begini Kondisi Terkini Haji Umuh Muchtar

Sabtu, 19 September 2026 14:02 WIB

Marc Klok hingga Beckham Putra Hilang dari Daftar, Ini Alasan John Herdman Rombak Timnas Indonesia

Sabtu, 19 September 2026 13:24 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Jejak Pengabdian Danny Setiawan: Dari Camat di Lebak hingga Kursi Gubernur Jawa Barat
  • Jatuh Sakit Sepulang Dampingi Persib di Korsel, Begini Kondisi Terkini Haji Umuh Muchtar
  • Marc Klok hingga Beckham Putra Hilang dari Daftar, Ini Alasan John Herdman Rombak Timnas Indonesia
  • Xabi Alonso Kecewa Berat! Chelsea Remuk Redam Dihajar Brentford Tiga Gol Tanpa Balas
  • Pamer Lencana KPK, Oknum LSM Pemeras Ketua Kelompok Tani di Sukabumi Dicokok Polisi
  • Bongkar Alasan Dikick dari Kemenkeu! Aksi ‘Koboy’ Purbaya Berakhir di Kolam Pancing, Siap Kejar Pilgub Jabar?
  • Innalillahi, Mantan Gubernur Jabar Danny Setiawan Tutup Usia
  • Proyek Kabel Gatot Subroto Bandung Amburadul, Internet IndiHome Mati Nyaris Sepekan dan Bikin Rugi
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 19 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Alarm Bahaya di Jalan Raya Indonesia: Satu Nyawa Melayang Tiap 20 Menit

By Aga GustianaSabtu, 28 Maret 2026 11:25 WIB3 Mins Read
Kecelakaan beruntun di Tol Cipali Subang. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kondisi keselamatan jalan raya di tanah air sedang berada dalam titik yang mengkhawatirkan. Bukan sekadar isapan jempol, data terbaru sepanjang tahun 2025 menunjukkan angka fatalitas yang mengerikan: nyawa manusia seolah menjadi taruhan setiap kali roda kendaraan berputar di aspal.

Berdasarkan laporan dari Road Safety Association (RSA) Indonesia, tercatat ada 158.508 insiden kecelakaan yang mengakibatkan 238.878 orang menjadi korban, di mana 24.296 di antaranya berakhir dengan kematian.

Ketua Dewan Pengawas RSA Indonesia, Rio Octaviano, memberikan gambaran yang lebih memilukan lewat perhitungan waktu.

“Jika ditarik dalam skala waktu, hampir tiga orang meninggal setiap jam, atau satu nyawa hilang setiap 20 menit di jalan raya Indonesia,” kata Rio dalam keterangan tertulisnya.

Ironi Jalan Lurus dan Cuaca Cerah

Banyak orang berasumsi bahwa kecelakaan terjadi karena infrastruktur yang buruk atau cuaca ekstrem. Namun, data justru menunjukkan fakta sebaliknya. Mayoritas kecelakaan terjadi di jalanan yang lurus (137.658 kasus), aspal yang mulus (153.930 kasus), dan saat cuaca sedang cerah (151.289 kasus).

Baca Juga:  Kecelakaan Beruntun di Jalan Bandung-Subang, Tiga Orang Tewas dan Lima Luka-Luka

Rio menegaskan bahwa fenomena ini adalah teguran keras bagi pengelola kebijakan keselamatan.

“Temuan ini mematahkan asumsi lama bahwa kecelakaan terutama disebabkan oleh jalan rusak atau kondisi cuaca buruk. Sebaliknya, data menunjukkan bahwa kecelakaan lebih banyak terjadi dalam kondisi ‘normal’-ketika sistem seharusnya mampu memberikan perlindungan yang optimal,” ujar Rio.

Ia juga menambahkan bahwa fenomena ini bukan sekadar deretan angka di atas kertas.

“Ini bukan sekadar angka statistik. Ia mencerminkan bahwa sistem keselamatan jalan masih memerlukan penguatan yang lebih serius dan terintegrasi,” ujarnya.

Baca Juga:  Rekap Kecelakaan Lalu Lintas 2023: 9.014 Kasus Terjadi di Jabar

Minimnya Kepatuhan dan Dominasi Roda Dua

Dari sisi jenis kendaraan, sepeda motor masih menjadi penyumbang kecelakaan terbesar dengan angka mencapai 212.414 unit. Diikuti oleh angkutan barang (29.174 unit) dan bus (21.269 unit).

Masalah kompetensi pengemudi juga menjadi sorotan tajam. RSA mencatat sebanyak 63.013 pelaku kecelakaan ternyata tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM). Angka ini jaug lebih besar dibandingkan pengguna SIM C (14.033 orang) atau SIM A (1.052 orang).

“Ini menunjukkan adanya tantangan serius dalam aspek kepatuhan, kompetensi, serta pengawasan,” kata Rio.

Kritik Keras: Keselamatan Jalan Bukan Proyek Musiman

Salah satu poin paling krusial yang disoroti RSA adalah pola penanganan pemerintah yang dinilai hanya “hangat-hangat kuku” saat momen mudik lebaran saja. Rio mengkritik bagaimana koordinasi antarlembaga tampak sangat masif di depan kamera media saat musim mudik, namun meredup setelahnya.

Baca Juga:  Pelajar di Bandung Tewas Ditabrak Angkot yang Terobos Lampu Merah

“Setiap tahun, saat arus mudik menjelang, pemerintah melalui berbagai kementerian dan lembaga saling berkoordinasi, dengan para pejabat berdiri gagah di depan kamera untuk menyampaikan rencana-rencana penanggulangan. Semua itu seakan menunjukkan keseriusan dalam menghadapi permasalahan besar ini,” ujar Rio.

Ia mempertanyakan mengapa konsistensi kebijakan tersebut tidak diterapkan sepanjang tahun, mengingat nyawa terancam setiap detik di jalan raya, bukan hanya saat libur panjang.

“Namun, apa yang terjadi setelah itu? Kenapa kebijakan keselamatan tidak berjalan dengan konsisten sepanjang tahun? Mengapa perhatian yang sama tidak diberikan setiap hari, setiap detik di jalan raya Indonesia? Pejabat yang digaji oleh negara untuk melayani masyarakat harusnya sadar bahwa tugas mereka jauh lebih penting daripada sekadar merencanakan dan mengumumkan kebijakan selama mudik,” pungkasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Kecelakaan Lalu Lintas
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Jejak Pengabdian Danny Setiawan: Dari Camat di Lebak hingga Kursi Gubernur Jawa Barat

Pamer Lencana KPK, Oknum LSM Pemeras Ketua Kelompok Tani di Sukabumi Dicokok Polisi

Bongkar Alasan Dikick dari Kemenkeu! Aksi ‘Koboy’ Purbaya Berakhir di Kolam Pancing, Siap Kejar Pilgub Jabar?

Innalillahi, Mantan Gubernur Jabar Danny Setiawan Tutup Usia

Proyek Kabel Gatot Subroto Bandung Amburadul, Internet IndiHome Mati Nyaris Sepekan dan Bikin Rugi

Gagal Bayar Denda, WNI Dibui Gara-gara Buang Puntung Rokok Sembarangan di Malaysia

Terpopuler
  • Jadwal Lengkap FC Seoul vs Persib Bandung di ACL 2: Waktu Kick-off dan Link Nonton
  • Proyek Kabel Gatot Subroto Bandung Amburadul, Internet IndiHome Mati Nyaris Sepekan dan Bikin Rugi
  • Game Free Fire
    Deretan Kode Redeem FF 15 September 2026, Klaim Reward Senjata Eksklusif Sekarang Juga!
  • Tradisi 60 Tahun Berujung Hujatan! Menelusuri Fakta di Balik Hebohnya Simbang Kulon Night Carnival 2026
  • Karpet Merah Mobilitas Publik atau Kuburan Ekonomi Rakyat: Menelisik Polemik di Balik Megaproyek BRT Bandung Raya
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.