bukamata.id – Informasi penyaluran Bantuan Subsidi Upah (BSU) 2026 sebesar Rp900 ribu ramai beredar di media sosial, menimbulkan kebingungan di masyarakat. Namun, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memastikan klaim ini tidak benar.
Fakta BSU 2026
Kepala Biro Humas Kemnaker, Faried Abdurrahman Nur Yuliono, menegaskan bahwa program BSU telah berakhir pada Desember 2025.
“Informasi mengenai BSU 2026 yang mengatasnamakan pemerintah adalah hoaks. Tidak ada pendaftaran mandiri, dan program ini tidak akan digelar kembali pada 2026,” tegas Faried.
Kemnaker juga memperingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya hoaks yang menampilkan tautan pendaftaran BSU di luar kanal resmi. Tautan semacam ini berpotensi menjadi modus penipuan dan pencurian data pribadi.
Imbauan Resmi untuk Masyarakat
Masyarakat diminta selalu merujuk pada informasi resmi BSU melalui:
- Situs resmi: bsu.kemnaker.go.id
- Akun media sosial resmi Kementerian Ketenagakerjaan
Kemnaker menegaskan, setiap program bantuan sosial baru akan diumumkan secara terbuka melalui kanal resmi pemerintah. Jika menemukan indikasi penipuan atau penyebaran hoaks, masyarakat dianjurkan untuk melaporkannya segera.
Dengan demikian, masyarakat tidak perlu mendaftar BSU 2026 karena program tersebut tidak ada. Sikap kritis terhadap informasi media sosial sangat dianjurkan agar terhindar dari penipuan.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News











