Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Baru Dimaafkan!! Evelyn Kembali Digoreng Gara-gara Mimpi Jadi Diva?

Minggu, 8 November 2026 19:28 WIB

Tolic Rotasi Besar-besaran! Ini Susunan Pemain Persib Lawan Java United

Minggu, 8 November 2026 18:41 WIB

Kepulan Asap di Pool Damri Kebon Kawung, Kebakaran Gegerkan Warga Bandung

Minggu, 8 November 2026 17:19 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Baru Dimaafkan!! Evelyn Kembali Digoreng Gara-gara Mimpi Jadi Diva?
  • Tolic Rotasi Besar-besaran! Ini Susunan Pemain Persib Lawan Java United
  • Kepulan Asap di Pool Damri Kebon Kawung, Kebakaran Gegerkan Warga Bandung
  • Lelah Usai dari Australia, Persib Malah Bikin Pelatih Java United Ketar-ketir
  • CPNS 2026 Resmi Dibuka November! Siapkan Dokumen Ini dari Sekarang
  • Viral Pengendara Mobil Diacungi Senjata di Cangkuang, Remaja 17 Tahun Diamankan
  • Ogah Cari Istri Baru! Demian Aditya Blak-blakan Tak Kepikiran Nikah Lagi Usai Cerai dari Sara Wijayanto
  • Jelang Persib vs Java United, Igor Tolic Minta Bobotoh Utamakan Keselamatan
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 8 November 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Jelajah Masjid Nusantara Ungkap Perjalanan Season 1-5 Bangun Masjid di Pelosok

By Putra JuangJumat, 8 Maret 2024 20:55 WIB4 Mins Read
Jelajah Masjid Nusantara. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Masjid Nusantara terus melanjutkan perjalanan mereka setelah memproduksi tayangan dokumenter selama 4 season. Tahun 2024 ini, Masjid Nusantara kembali melayarkan tayangan mereka bertajuk Jelajah Masjid Nusantara season 5.

Bagi Produser Jelajah Masjid Nusantara, Ihra Tumiwa, setiap perjalanan season memiliki kesan yang berbeda-beda. Seperti pada season 1 di Pattiro, Sulawesi Selatan, dia bersama tim sempat terbawa arus sungai. Sebab, lokasi masjid di lingkungan masyarakat tersebut dikelilingi sungai besar dan tidak memiliki jembatan.

“Mau gamau kita harus lewat kesitu, kebetulan itu lagi turun hujan, kita tunggu ternyata ada arus sungai yang deras, bahkan ada mayat sapi 2 di video ga dimasukin. Kita terpaksa nyebrang, ternyata arusnya kuat banget. Makanya 3 orang kebawa arus, sampai kantor udah berdo’a bareng, karena dapet kabar kita terbawa arus. Alhamdulillah tapi selamat,” kata Ihra di CGV Metro Indah Mall, Bandung, Jumat (8/3/2024).

Kemudian pada season 2 di Buttue, Sulawesi Selatan, sudah hampir 30 tahun tidak memiliki masjid.

“Akhirnya kita datang ke sana. Itu viral, jadi 3 kecamatan mereka gotong royong untuk angkat kerangka masjidnya, terus lewat 20 perahu dorong sampai ke dalem kurang lebih 1 jam. Sejarah pertama pembangunan masjid terapung di Indonesia, Sulawesi Selatan,” ungkapnya.

Kesan yang berbeda juga dirasakan pada season 3 tepatnya di Kabupaten Solok, Sumatera Barat. Ihra mengungkapkan, pihaknya membangun masjid selama 7 hari 7 malam non-stop.

“Kita bangun masjid 7 hari 7 malam non stop di Kabupaten Solok, Sumatera Barat,” ujarya.

Berlanjut di season 4, Ihra dan tim mencoba hal baru dengan membangun masjid selama 99 jam di Talegong, Kabupaten Garut.

“Kita bangun masjid 99 jam, kurang lebih 4 harian. Itu bangunannya besi, tembok jadi bukan triplek atau apapun, materialnya kuat,” ungkapnya.

“Masih di season 4, kita pernah perjalanan dari Jakarta sampai ke lokasi itu 1 minggu. Jadi 1 lokasi itu kita menghabiskan waktu 2 minggu, kebetulan lagi musim badai laut. Kita udah pasrah aja tuh di tengah laut yang jauh dari mana-mana, alhamdulillah selamat,” tambahnya.

Sementara di season 5, Ihra mengatakan bahwa tidak ada hal yang extreme selama rencana pembangunan masjid.

“Tapi tema di season 5 ini Wonderland. Dari trailer resmi tadi juga menggambarkan view yang menakjubkan,” imbuhnya.

Ihra mengaku, selama perjalanan season 1-5, hal paling sulit adalah saat mebawa material bangunan. Bahkan, harus melibatkan masyarakat sekitar untuk membawa material ke lokasi.

“Kaya di Pulau Seram, di Serang Bagian Timur. Itu naik ke lokasi jalan kaki 3 jam, ketika material datang di bawah itu warga turun ke bawah, sampai anak kecil bawa 1 bata ke atas, turun lagi bawa 2 bata, bawa semen, itu semua gotong royong saking pengen punya masjid, di lokasi manapun warga selalu totalitas untuk bantu pembangunan,” bebernya.

Selain pembangunan masjid, kata Ihra, Jelajah Masjid Nusantara juga memiliki program pemakmuran masjid.

“Kita ngirim dai-dai ke lokasi, jadi bukan hanya sekedar membangun selesai, ketika dalam segi agamanya kurang di warga kita kirim dai, karena percuma kita bangunkan masjid tapi manusianya ga disiramin ajaran agama, gaakan makmur masjid. Kita terus me-manage masjid-masjid yang kita bangun,” terangnya.

Sementara itu, CEO Masjid Nusantara, Pras Purworo mengatakan, hingga saat ini sudah ada 26 masjid untuk tayangan Jelajah Masjid Nusantara. Sementara untuk Lembaga Masjid Nusantara sudah 203 masjid.

“Jadi kami buat tayangan kenapa? Sejak awal berdiri kami sampaikan ajakan ke donatur untuk bangun masjid di pelosok, buat orang kota masih berpikir “ngapain bangun masjid kan masjid banyak?” DMI mencatat total masjid di Indonesia itu kurang lebih 800.000, jadi segitu banyaknya ngapain bangun masjid?” kata Pras.

“Makanya kami buat tayangan, supaya menyampaikan ke orang kota, di pelosok masjid iya tapi keadaannya begitu, gak layak, rapuh, tidak kokoh, tidak nyaman. Jadi perlu ada sentuhan dari orang-orang kota supaya mereka bisa shalat dan beribadah dengan lebih nyaman, layak dan kokoh bangunannya,” lanjutnya.

Pras mengatakan, pihak menargetkan sebanyak 30 masjid bisa dibangun di tahun 2024 ini.

“Kalau di tayangan Jelajah Masjid Nusantara tahun ini kita bangun 5 masjid, tantangannya itu pada waktu, karena makin banyak masjid yang ditayangkan, waktu syutingnya semakin lama,” ungkapnya.

Pras menyebut, untuk satu tayangan di season 5 ini kurang lebih memakan waktu 2 bulan syuting.

“Kami ada syuting peletakan di 5 lokasi, nanti ada lagi syuting peresmiannya. Setelah syuting peletakan, dibangun dulu sekian bulan, nanti peresmiannya. Jadi makin lama, kasian juga para tim hak waktu untuk keluarganya berbulan-bulan tidak di rumah, jadi mereka pararel pengerjaannya dari titik A, B, C untuk menghemat anggaran juga,” bebernya.

Pras menyebut, setelah program rebranding pada bulan lalu, pihaknya juga memulai program baru yakni memakmurkan masjid.

“Mengutus dai-dai supaya mengajak masyarakat, mengajar ngaji, mendorong masyarakat untuk memakmurkan masjid, shalat 5 waktunya, jadi biar lebih manfaat ke para donatur, kepada kami juga lebih deras pahalanya. Program kami lebih ke pelatihan para da’i,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Kepulan Asap di Pool Damri Kebon Kawung, Kebakaran Gegerkan Warga Bandung

CPNS

CPNS 2026 Resmi Dibuka November! Siapkan Dokumen Ini dari Sekarang

Viral Pengendara Mobil Diacungi Senjata di Cangkuang, Remaja 17 Tahun Diamankan

Kabar Duka! Bobotoh Meninggal saat Menuju Laga Persib di Semarang

Gagal Refund Gegara Aplikasi Error dan Tenggat 7×24 Jam, Penumpang Gugat KAI ke PN Bandung

Hilang Kontak Hampir Sebulan, PMI Cililin Diduga Korban TPPO Akhirnya Ditemukan

Terpopuler
  • Link Video Viral Egar dan Fina Banyuwangi Part 1 Sampai 4 Full Durasi Dicari Netizen, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Ilustrasi video syur
    Link Video Egar dan Fina Banyuwangi Viral di TikTok, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Ramai Dicari Netizen! Terbongkar Kebenaran Isu Link Video Egar dan Fina Asal Banyuwangi
  • Geger Link Video Viral Karyawan HWI Durasi 6 Menit, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Heboh! Video 6 Menit Karyawan HWI Jepara Viral di TikTok, Benarkah Ada Rekaman Rahasia?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.