bukamata.id – Atmosfer Stadion Gelora Bandung Lautan Api dipastikan memanas tengah pekan ini. Persib Bandung membawa misi besar saat menjamu Ratchaburi FC pada leg kedua babak 16 Besar AFC Champions League Two (ACL 2) 2025/2026, Rabu (18/2/2026).
Kekalahan 0-3 di Thailand memang menjadi pekerjaan rumah berat. Namun, pelatih Persib, Bojan Hodak, menegaskan kondisi skuadnya tetap stabil jelang laga penentuan tersebut.
Pelatih asal Kroasia itu memastikan anak asuhnya tidak terpengaruh secara signifikan, baik dari sisi kebugaran maupun mentalitas bertanding.
“Kondisi para pemain, secara fisik tidak apa-apa, secara mental tidak apa-apa,” ujar Hodak dikutip dari laman resmi klub, Sabtu (14/2/2026).
Menurutnya, hasil kurang memuaskan adalah bagian dari dinamika sepak bola profesional. Yang terpenting, kata dia, adalah bagaimana tim merespons tekanan dan segera menatap pertandingan berikutnya dengan fokus penuh.
“Tetapi kadang-kadang Anda harus kalah. Kadang-kadang itu perlu terjadi dalam permainan yang buruk. Sekarang, kita hanya perlu untuk fokus pada permainan berikutnya,” tuturnya.
Hodak juga menilai skor di leg pertama tidak sepenuhnya mencerminkan jalannya pertandingan. Ia merasa timnya tampil cukup baik, terutama pada babak pertama, meski akhirnya harus pulang dengan kekalahan tiga gol tanpa balas.
Faktor non-teknis seperti perbedaan cuaca di Thailand diakui sempat memengaruhi performa. Meski begitu, ia tetap percaya timnya memiliki kualitas untuk membalikkan keadaan di kandang sendiri.
“Kami sedikit tidak beruntung dalam beberapa hal, cuacanya berbeda, banyak hal, tetapi hasilnya masih terlalu tinggi (skor kekalahan terlalu besar). Karena babak pertama saya percaya kami adalah tim yang lebih baik. Kami kalah, tetapi kami adalah tim yang lebih baik,” pungkasnya.
Kini, harapan Persib bertumpu pada dukungan publik Bandung dan efektivitas permainan di GBLA. Misi mengejar defisit tiga gol memang tidak mudah, tetapi peluang selalu terbuka selama peluit akhir belum dibunyikan.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News









