Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Kakang Rudianto Ungkap Sosok di Balik Perkembangannya di Persib

Senin, 2 November 2026 14:03 WIB

Tiwi/Fadia Taklukkan Wakil Taiwan, Gelar HYLO Open 2026 Jadi Milik Indonesia

Senin, 2 November 2026 13:37 WIB
Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Apakah Namamu Terdaftar? Cek Penerima Bansos November 2026 di Sini

Senin, 2 November 2026 13:02 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Kakang Rudianto Ungkap Sosok di Balik Perkembangannya di Persib
  • Tiwi/Fadia Taklukkan Wakil Taiwan, Gelar HYLO Open 2026 Jadi Milik Indonesia
  • Apakah Namamu Terdaftar? Cek Penerima Bansos November 2026 di Sini
  • Persib Gilas Isenmulang 4-0, Runje: Mental Pemain Luar Biasa!
  • Panik Didatangi Polisi, Tiga Pemuda Bersajam di Karasak Bandung Tak Berkutik
  • Cuma Butuh Hasil Seri di Australia! Ini Skenario Mulus Persib Melenggang ke 16 Besar ACL 2
  • Jadwal Padat Persib, Bobotoh Soroti Risiko Cedera dan Pentingnya Recovery
  • Awal November, BMKG Prediksi Hujan Sedang hingga Lebat di Sejumlah Wilayah Jabar
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 3 November 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Persib

Persib di Ambang Sejarah: Misi 4 Gol di GBLA dan Inspirasi Remontada ala Sergio Castel

By Aga GustianaJumat, 13 Februari 2026 16:37 WIB3 Mins Read
Pemain Persib selebrasi usai mencetak gol ke gawang Malut United. (Foto: bukamata.id/Billy Somantri)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Persib Bandung bersiap menghadapi malam paling menentukan musim ini. Leg kedua babak 16 besar AFC Champions League Two 2025–2026 akan digelar Rabu, 18 Februari 2026, di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), mulai pukul 19.15 WIB. Lawan yang datang bukan sekadar tamu biasa, melainkan Ratchaburi FC yang sudah mengantongi keunggulan agregat 3-0 dari pertemuan pertama di Thailand pada 11 Februari lalu.

Hasil tersebut memaksa Maung Bandung menatap laga kandang dengan satu target mutlak: menang besar. Untuk lolos langsung ke perempat final, Persib harus membalikkan keadaan dengan selisih minimal empat gol. Sebuah misi yang terdengar berat, tetapi bukan tanpa harapan.

Di tengah tekanan itu, penyerang asal Spanyol, Sergio Castel, justru menunjukkan keyakinan tinggi. Ia tak menutup mata terhadap situasi sulit yang dihadapi timnya. Namun baginya, sepak bola selalu menyimpan ruang untuk keajaiban—terutama jika menilik sejarah klub dari kota kelahirannya, Real Madrid.

“Saya yakin kami bisa mengalahkan mereka, karena kalian tahu, saya dari Spanyol, saya berasal dari Madrid,” ujar Castel.

Baca Juga:  Persib Menang Tapi Merana: 7 Keputusan 'Aneh' Wasit Majed Al-Shamrani yang Bikin Bobotoh Berang di GBLA!

Ia kemudian mengingat bagaimana Los Blancos berkali-kali mencatatkan kebangkitan dramatis di kompetisi Eropa.

“Real Madrid juga pernah melakukan ‘comeback’ seperti itu jadi saya masih tetap percaya. Kenapa tidak? Kami harus terus mendorong diri,” ucap Castel.

Optimisme Castel bukan tanpa dasar sejarah. Pada Piala Eropa 1975-1976, Real Madrid sempat tertinggal agregat setelah kalah 1-4 dari Derby County di leg pertama. Namun di kandang sendiri, mereka membalikkan keadaan lewat kemenangan 5-1.

Kisah serupa terjadi di Piala UEFA 1984-1985. Tertinggal 0-3 dari R.S.C. Anderlecht, Madrid bangkit dengan kemenangan telak 6-1 di laga kedua. Setahun berselang, mereka kembali menorehkan drama saat kalah 1-5 dari Borussia Monchengladbach di leg pertama, sebelum menang 4-0 di Santiago Bernabeu dan memastikan kelolosan.

Spirit inilah yang ingin dibawa Castel ke ruang ganti Persib. Ia percaya defisit tiga gol bukanlah vonis akhir.

Selain inspirasi sejarah, faktor kandang menjadi modal penting bagi Persib. Musim ini, GBLA menjelma sebagai benteng kokoh yang sulit ditembus. Di kompetisi domestik, Persib mencatatkan rekor sempurna dengan menyapu bersih 10 laga kandang lewat kemenangan.

Baca Juga:  Persib di Puncak, Marc Klok Ingatkan Bahaya Euforia

Di level Asia, catatan mereka juga impresif. Dari tiga pertandingan kandang di ACL 2, hanya Lion City Sailors FC yang mampu mencuri satu poin di Bandung. Dua tamu lainnya, Selangor FC dan Bangkok United, harus pulang dengan kekalahan.

Rekor tersebut mempertegas reputasi Persib sebagai “jago kandang”. Atmosfer GBLA kerap menjadi tekanan tersendiri bagi tim tamu. Sorakan puluhan ribu Bobotoh mampu mengangkat moral pemain sekaligus mengintimidasi lawan.

Castel pun menegaskan pentingnya peran suporter dalam laga krusial nanti.

“Kami membutuhkan mereka (Bobotoh) kami membutuhkan mereka semua. Saya menonton laga terakhir di kandang (vs Malut United) dan ada atmosfer yang fantastis,” kata Castel.

Dukungan dari tribun diyakini bisa menjadi energi tambahan, terutama jika Persib mampu mencetak gol cepat. Momentum di awal laga berpotensi mengubah arah pertandingan dan menumbuhkan rasa percaya diri.

Baca Juga:  Persib Tegaskan Suporter Persis Solo Dilarang Hadir di Stadion GBLA, Ini Alasannya

Namun, Persib juga dituntut bermain cerdas. Terlalu terburu-buru menyerang bisa membuka ruang bagi Ratchaburi untuk melakukan serangan balik. Satu gol balasan dari tim tamu akan membuat misi semakin berat.

Laga ini akan menjadi ujian mental sekaligus taktik. Pelatih harus mampu meracik strategi agresif namun tetap seimbang. Lini depan dituntut efektif memaksimalkan peluang, sementara pertahanan wajib disiplin menjaga konsentrasi sepanjang 90 menit.

Malam di GBLA nanti bukan hanya tentang mengejar skor. Ini tentang bagaimana Persib merespons tekanan, tentang karakter tim ketika berada di sudut yang sulit. Apakah mereka mampu menulis kisah kebangkitan ala Real Madrid? Atau justru perjalanan mereka di ACL 2 musim ini harus terhenti di babak 16 besar?

Semua akan ditentukan ketika peluit panjang berbunyi. Satu hal yang pasti, Persib tak akan berjalan sendirian. Di belakang mereka, ada ribuan Bobotoh yang siap menciptakan lautan biru dan menghidupkan harapan hingga menit terakhir.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bobotoh GBLA Persib Bandung PERSIB vs Ratchaburi Sergio Castel
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Kakang Rudianto Ungkap Sosok di Balik Perkembangannya di Persib

Persib Gilas Isenmulang 4-0, Runje: Mental Pemain Luar Biasa!

Cuma Butuh Hasil Seri di Australia! Ini Skenario Mulus Persib Melenggang ke 16 Besar ACL 2

Jadwal Padat Persib, Bobotoh Soroti Risiko Cedera dan Pentingnya Recovery

Persib Ancam Singgasana Persija: Perburuan Juara Super League Memanas!

Menalo Brace, Klok Gol Indah! Persib Tempel Ketat Persija

Terpopuler
  • Perang Estetika Kota: Utopia Art Deco vs Megalomania Kerajaan di Saat Kas Pemprov Jabar Sekarat
  • Ruang Bicara Resmi Berdiri di Bandung, Hadir Sebagai Wadah Anak Muda Bertumbuh dan Berdampak
  • Gelar Tabligh Akbar, Pemuda Pancasila Jabar Usung Semangat Gaya Baru di HUT ke-67
  • Pengurus DPC PKB Kabupaten Bandung Dikukuhkan, Dadang Supriatna Mulai Jaring Caleg 2029
  • KHW 400 OTW Layar Lebar? Heboh Rumah Produksi Daftarkan Judul Film Mirip Konten Nadia Omara!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.