Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Persib

Kecewa Berat, Bojan Hodak Teriak Soal Pitch Invader di GBLA

Kamis, 19 Februari 2026 18:00 WIB

Jadwal Adzan Maghrib Kota Bandung Hari Ini, Siapkan Buka Puasa Tepat Waktu!

Kamis, 19 Februari 2026 17:00 WIB

THR PNS 2026 Segera Cair! Ini Nominal dan Komponen Lengkapnya

Kamis, 19 Februari 2026 16:03 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Kecewa Berat, Bojan Hodak Teriak Soal Pitch Invader di GBLA
  • Jadwal Adzan Maghrib Kota Bandung Hari Ini, Siapkan Buka Puasa Tepat Waktu!
  • THR PNS 2026 Segera Cair! Ini Nominal dan Komponen Lengkapnya
  • Persib Seret Wasit Majed Alshamrani ke AFC Usai Disingkirkan Ratchaburi FC
  • Sore Syahdu di Kota Kembang: 10 Rekomendasi Spot Ngabuburit Hits Bandung 2026
  • Adzan Magrib Jam Berapa? Cek Jadwal Buka Puasa Hari Pertama 1 Ramadhan 1447 H
  • 5 Menu Buka Puasa Sehat yang Bikin Tubuh Tetap Bertenaga Sepanjang Ramadhan
  • Persib Tersingkir di ACL 2 2025/26, Invasi Suporter Picu Potensi Sanksi AFC
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 19 Februari 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Jubir PKS Bantah Tinggalkan Anies Baswedan di Pilkada Demi Jatah Menteri

By Putra JuangSelasa, 3 September 2024 21:30 WIB2 Mins Read
Wakil Sekretaris Jenderal dan Juru Bicara DPP PKS, Ahmad Fathul Bari. (Foto: tangkapan layar)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) membantah isu mengenai jatah kursi menteri di pemerintah Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka dengan syarat meninggalkan Anies Baswedan pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024.

Wakil Sekretaris Jenderal dan Juru Bicara DPP PKS, Ahmad Fathul Bari mengatakan, jika memang ada tawaran kursi menteri, maka PKS sejak awal tidak akan mendeklrasikan Anies Baswedan di Pilkada 2024.

“Enggak. Kalau dijanjikan kursi menteri dari awal kita sudah dukung yang lain,” ucap Ahmad dalam acara Rakyat Bersuara di iNews, Selasa (3/9/2024).

Ahmad mengatakan, awal pendeklarasian Anies Baswedan tersebut merupakan sejumlah aspirasi yang ada di struktur bawah.

Baca Juga:  Alumni ITB Titipkan Visi Indonesia Berteknologi untuk Anies Baswedan

“Kita mendeklarasikan Anies Baswedan di tanggal 25 Juni dan itu kita proses mulai dari bawah. Hampir semua proses Pilkada di PKS itu, itu kita sangat menghormati aspirasi struktur yang ada di bawah,” katanya.

“Karena memang begitu cara pengambilan keputusan kita, dan akhirnya nanti dibahas di tingkat DPP,” lanjutnya.

Dalam proses tersebut, kata Ahmad, PKS telah memberikan batas waktu kepada Anies untuk mencari rekan koalisi di Pilkada 2024. Namun hingga batas waktu yang telah ditentukan, Anies tak kunjung dapat rekan koalisi.

Baca Juga:  Pertemuan Anies Baswedan dan Alumni ITB Ditolak Mahasiswa Bandung Raya

“Dan dari proses yang ada 25 Juni sampai 4 Agustus, pimpinan mengambil juga alternatif untuk membuat langkah selanjutnya ketika belum ada kepastian apakah Anies ini pertama bisa berlayar, yang kedua juga bisa mengusung calon yang kita usulkan Anies-Sohibul Iman. Maka diberikan deadline dan deadline ini ada,” bebernya.

“Dan akhirnya ketika sudah tidak bisa berlayar, dan yang kedua juga Anies belum dapat berlayar dan tidak mengusung bersama Sohibul Iman ya makanya dibuatlah langkah alternatif yang lain,” tandasnya.

Baca Juga:  Pemprov Jabar Gelar Doa Bersama Lintas Agama Sebagai 'Cooling System' Jelang Pencoblosan Pilkada 2024

Untuk diketahui, PKS secara resmi mengumumkan deklarasi pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta, Ridwan Kamil dan Suswono di Hotel Sultan, Senin (19/8/2024).

Presiden PKS, Ahmad Syaikhu menyebut, deklarasi ini dilakukan dalam rangka mewujudkan visi Jakarta Maju, sebuah visi besar untuk masa depan kota Jakarta yang lebih baik.

“Kami, bersama Koalisi Jakarta Maju, telah mendeklarasikan Ridwan Kamil dan Suswono sebagai pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta. Keduanya siap berjuang untuk masa depan Jakarta Maju,” ucap Syaikhu.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Ahmad Fathul Bari Anies baswedan pilkada PKS
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Jadwal Adzan Maghrib Kota Bandung Hari Ini, Siapkan Buka Puasa Tepat Waktu!

THR PNS 2026 Segera Cair! Ini Nominal dan Komponen Lengkapnya

Istana Diguncang ‘Anak Paket C’, Tiyo Ardianto dan Kritik Soal MBG!

Dugaan Korupsi Rumdin DPRD Indramayu Naik ke Penyidikan, Kerugian Negara Rp16,8 Miliar

Anggota DPR RI, Ahmad Sahroni

Ahmad Sahroni Is Back! Resmi Kembali Duduki Kursi Wakil Ketua Komisi III DPR RI

Siap-Siap Pulang Kampung! Daftar Lengkap Mudik Gratis 2026 Beserta Jadwal dan Kuota

Terpopuler
  • Apa Isi Video Teh Pucuk 17 Menit? Link No Sensor Bikin Penasaran
  • Beredar! Link Video Teh Pucuk 17 Menit, Full Durasi No Sensor
  • Link Video Teh Pucuk 17 Menit vs 1 Menit 50 Detik: Benarkah Ada Dua Versi atau Sekadar Jebakan?
  • Viral No Sensor Video Teh Pucuk Durasi Panjang 17 Menit, Cek Faktanya!
  • Link Video Viral Teh Pucuk 17 Menit Bisa Jadi Malware, Jangan Asal Klik!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.