Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Eks dosen UIN Malang, Yai Mim.

Kematian Mendadak Yai Mim di Polresta Malang Kota: Kronologi dan Penjelasan Polisi

Senin, 13 April 2026 18:00 WIB

Resbob Resmi Dituntut 2,5 Tahun Penjara atas Kasus Ujaran Kebencian

Senin, 13 April 2026 17:55 WIB

Rencanakan Masa Depan Sekarang, bjb Tandamata Rencana Mudahkan Langkah Finansial Anda

Senin, 13 April 2026 17:16 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Kematian Mendadak Yai Mim di Polresta Malang Kota: Kronologi dan Penjelasan Polisi
  • Resbob Resmi Dituntut 2,5 Tahun Penjara atas Kasus Ujaran Kebencian
  • Rencanakan Masa Depan Sekarang, bjb Tandamata Rencana Mudahkan Langkah Finansial Anda
  • Wujudkan Impian Finansial dengan Lebih Mudah Lewat bjb Tandamata Rencana
  • Dayeuhkolot Lumpuh Diterjang Banjir, 19 Ribu Jiwa Terdampak
  • Video ‘Syakirah’ 12 Detik Viral, Link Telegram Banyak Dicari
  • Rekor Tak Terkalahkan Persib Tembus 15 Laga, Kemenangan Dramatis atas Bali United Jadi Momentum
  • Gila! Persib Bandung Resmi Jadi Tim ‘Unstoppable’, Pecahkan Rekor Unbeaten Terlama di Liga 1
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 13 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Jubir PKS Bantah Tinggalkan Anies Baswedan di Pilkada Demi Jatah Menteri

By Putra JuangSelasa, 3 September 2024 21:30 WIB2 Mins Read
Wakil Sekretaris Jenderal dan Juru Bicara DPP PKS, Ahmad Fathul Bari. (Foto: tangkapan layar)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) membantah isu mengenai jatah kursi menteri di pemerintah Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka dengan syarat meninggalkan Anies Baswedan pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024.

Wakil Sekretaris Jenderal dan Juru Bicara DPP PKS, Ahmad Fathul Bari mengatakan, jika memang ada tawaran kursi menteri, maka PKS sejak awal tidak akan mendeklrasikan Anies Baswedan di Pilkada 2024.

“Enggak. Kalau dijanjikan kursi menteri dari awal kita sudah dukung yang lain,” ucap Ahmad dalam acara Rakyat Bersuara di iNews, Selasa (3/9/2024).

Ahmad mengatakan, awal pendeklarasian Anies Baswedan tersebut merupakan sejumlah aspirasi yang ada di struktur bawah.

Baca Juga:  Alumni ITB Titipkan Visi Indonesia Berteknologi untuk Anies Baswedan

“Kita mendeklarasikan Anies Baswedan di tanggal 25 Juni dan itu kita proses mulai dari bawah. Hampir semua proses Pilkada di PKS itu, itu kita sangat menghormati aspirasi struktur yang ada di bawah,” katanya.

“Karena memang begitu cara pengambilan keputusan kita, dan akhirnya nanti dibahas di tingkat DPP,” lanjutnya.

Dalam proses tersebut, kata Ahmad, PKS telah memberikan batas waktu kepada Anies untuk mencari rekan koalisi di Pilkada 2024. Namun hingga batas waktu yang telah ditentukan, Anies tak kunjung dapat rekan koalisi.

Baca Juga:  Berkaca dari Pengalaman, TKD AMIN Yakin Raih Target 80 Persen Suara di Jabar

“Dan dari proses yang ada 25 Juni sampai 4 Agustus, pimpinan mengambil juga alternatif untuk membuat langkah selanjutnya ketika belum ada kepastian apakah Anies ini pertama bisa berlayar, yang kedua juga bisa mengusung calon yang kita usulkan Anies-Sohibul Iman. Maka diberikan deadline dan deadline ini ada,” bebernya.

“Dan akhirnya ketika sudah tidak bisa berlayar, dan yang kedua juga Anies belum dapat berlayar dan tidak mengusung bersama Sohibul Iman ya makanya dibuatlah langkah alternatif yang lain,” tandasnya.

Baca Juga:  4 Paslon Berebut Kursi Wali Kota Bandung, KPU Optimis Pilwalkot Berjalan Kondusif

Untuk diketahui, PKS secara resmi mengumumkan deklarasi pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta, Ridwan Kamil dan Suswono di Hotel Sultan, Senin (19/8/2024).

Presiden PKS, Ahmad Syaikhu menyebut, deklarasi ini dilakukan dalam rangka mewujudkan visi Jakarta Maju, sebuah visi besar untuk masa depan kota Jakarta yang lebih baik.

“Kami, bersama Koalisi Jakarta Maju, telah mendeklarasikan Ridwan Kamil dan Suswono sebagai pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta. Keduanya siap berjuang untuk masa depan Jakarta Maju,” ucap Syaikhu.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Ahmad Fathul Bari Anies baswedan pilkada PKS
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Eks dosen UIN Malang, Yai Mim.

Kematian Mendadak Yai Mim di Polresta Malang Kota: Kronologi dan Penjelasan Polisi

Resbob Resmi Dituntut 2,5 Tahun Penjara atas Kasus Ujaran Kebencian

Dayeuhkolot Lumpuh Diterjang Banjir, 19 Ribu Jiwa Terdampak

ASN bisa WFA

137 ASN Pemkot Bandung Ketahuan Langgar Aturan WFH, Siap-siap Potong Gaji!

Terjebak di Selat Hormuz, Iran Beberkan Alasan Kapal Tanker Pertamina Belum Bisa Melintas

Kasus Bayi Nyaris Tertukar di RSHS Belum Damai, Kuasa Hukum Nina Tuntut Pemecatan Perawat

Terpopuler
  • Link Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Part 2 Viral, Hati-Hati Bisa Bobol Rekening
  • Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.
    Heboh! Video Viral Ibu Tiri di Ladang Sawit Bikin Netizen Berburu Link 7 Menit ‘No Sensor’
  • Link Video Diburu Netizen, Fakta di Balik Ibu Tiri vs Anak Tiri Terbongkar
  • Terungkap! Rahasia di Balik Video Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Bikin Geger
  • Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri Part 2’ Gegerkan Medsos, Link Full Video Ternyata Berbahaya!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.