bukamata.id – Empat tahanan bikin heboh setelah nekat kabur dari Pengadilan Negeri (PN) Kota Cirebon, Rabu (22/10/2025) siang. Mereka melarikan diri lewat plafon kamar mandi saat menunggu mobil jemputan dari Kejaksaan Negeri (Kejari) setempat.
Aksi pelarian ini sontak membuat panik petugas dan warga sekitar. Beruntung, tiga tahanan berhasil ditangkap kembali tak lama setelah kejadian. Namun, satu tahanan lainnya masih buron hingga Kamis (23/10/2025).
“Masih ada satu yang buron. Kita terus mengejar. Kami peringatkan untuk segera menyerah,” ujar Kepala Seksi Intelijen Kejari Kota Cirebon, Slamet.
Tiga tahanan yang sudah kembali ditahan di Lapas Cirebon yakni Jefri Antoni, tahanan kasus kekerasan seksual, serta Habibul Rohman dan Muhammad Fitriyadi, keduanya tersangkut kasus pencurian dengan pemberatan.
Dari hasil pemeriksaan, diketahui Jefri Antoni menjadi otak pelarian. Ia disebut memengaruhi tiga tahanan lainnya untuk kabur setelah mempelajari lokasi dan menemukan celah di plafon tanpa jeruji besi.
“Mereka sudah merencanakan ini sejak lama. Jefri yang merayu teman-temannya, lalu mereka menjebol plafon dan mencoba melarikan diri,” tambah Slamet.
Kini, Kejari Kota Cirebon bekerja sama dengan pihak kepolisian untuk memburu tahanan yang masih kabur, bernama Fajar. Pihak kejaksaan pun memberi peringatan keras agar Fajar segera menyerahkan diri.
“Kalau terus kabur dan akhirnya tertangkap, hukumannya bisa lebih berat. Kami beri peringatan tegas agar segera menyerah,” tegas Slamet.
Peristiwa ini menjadi catatan penting bagi aparat penegak hukum agar lebih memperketat pengawasan terhadap tahanan pasca-sidang.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News











