Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

19 Ramadhan 1447 H: Adzan Maghrib Bandung Pukul Berapa?

Senin, 9 Maret 2026 17:01 WIB

Marc Klok Antusias! Dipanggil Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026

Senin, 9 Maret 2026 16:56 WIB
MBG

Makan Bergizi Gratis: Antara Angka Nutrisi dan Realitas “Perut Kenyang” di Mata Masyarakat

Senin, 9 Maret 2026 15:23 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • 19 Ramadhan 1447 H: Adzan Maghrib Bandung Pukul Berapa?
  • Marc Klok Antusias! Dipanggil Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026
  • Makan Bergizi Gratis: Antara Angka Nutrisi dan Realitas “Perut Kenyang” di Mata Masyarakat
  • Waspada! Link Ukhti Mukena Pink ‘No Sensor’ Bisa Sebarkan Malware di Ponselmu
  • Tragedi TPST Bantargebang: Longsor Sampah Tewaskan 4 Orang
  • Persiapan Masa Tua Lebih Tenang: bank bjb dan BPR Kuningan Perkuat Sinergi Dana Pensiun
  • Misi Sulit Macan Putih di GBLA: Sanggupkah Persik Kediri Runtuhkan Benteng Kokoh Persib?
  • Prediksi Persib vs Persik: Hodak Siapkan Taktik Rahasia
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 9 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Kapan Lebaran 2026? Ini Prediksi Tanggal Idul Fitri Menurut Muhammadiyah, Pemerintah, dan NU

By Aga GustianaSenin, 9 Maret 2026 09:58 WIB3 Mins Read
Ilustrasi mudik lebaran. (Foto: Pixabay)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Menjelang berakhirnya bulan Ramadan, banyak masyarakat mulai mencari kepastian mengenai kapan Hari Raya Idul Fitri 2026 akan dirayakan. Informasi ini penting bagi banyak orang untuk merencanakan mudik, liburan keluarga, hingga mengatur jadwal cuti kerja.

Menariknya, pada tahun ini terdapat potensi perbedaan penetapan tanggal Idul Fitri 1447 Hijriah antara Muhammadiyah dengan pemerintah serta Nahdlatul Ulama (NU).

Lalu sebenarnya Lebaran 2026 jatuh pada tanggal berapa? Berikut penjelasan lengkapnya.

Lebaran 2026 Menurut Muhammadiyah

Mengutip dari uipublishing.id, Pimpinan Pusat Muhammadiyah telah menetapkan sejumlah tanggal penting dalam kalender Islam 1447 Hijriah. Penetapan ini dilakukan melalui metode hisab menggunakan sistem Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT).

Berdasarkan hasil perhitungan tersebut, Muhammadiyah menetapkan bahwa Hari Raya Idul Fitri 1447 H atau Lebaran 2026 jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026.

Karena menggunakan metode hisab berbasis perhitungan astronomi, tanggal ini dapat diprediksi sejak jauh hari dan telah menjadi keputusan resmi bagi warga Muhammadiyah.

Baca Juga:  Pesan Haedar Nashir Jelang Pilkada 2024: Jangan Terpikat dengan Pemimpin 'Kembang Gula'

Prediksi Lebaran 2026 Menurut Pemerintah dan NU

Sementara itu, pemerintah dan Nahdlatul Ulama (NU) diperkirakan akan merayakan Idul Fitri 1447 H pada Sabtu, 21 Maret 2026.

Perkiraan tersebut merujuk pada kalender Hijriah yang memprediksi bahwa 1 Ramadan 1447 H jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026.

Meski demikian, pemerintah belum menetapkan tanggal resmi Hari Raya Idul Fitri. Penentuan akhir biasanya akan diumumkan melalui Sidang Isbat yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia.

Sidang tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan hasil rukyatul hilal, yakni pengamatan langsung terhadap bulan sabit awal bulan di berbagai titik pemantauan di seluruh Indonesia.

Ringkasan Perkiraan Lebaran 2026

Berikut gambaran sementara penetapan Idul Fitri 2026 di Indonesia:

  • Muhammadiyah: Jumat, 20 Maret 2026 (sudah ditetapkan)
  • Pemerintah dan NU: Sabtu, 21 Maret 2026 (menunggu hasil Sidang Isbat)
Baca Juga:  Sidang Isbat Lebaran 2025 atau 1 Syawal 1446 H Digelar Besok

Mengapa Tanggal Lebaran Bisa Berbeda?

Perbedaan penentuan Hari Raya Idul Fitri di Indonesia sebenarnya bukan hal baru. Hal ini terjadi karena adanya perbedaan metode dalam menentukan awal bulan Hijriah.

1. Metode Hisab Wujudul Hilal (Muhammadiyah)

Muhammadiyah menggunakan metode Hisab Hakiki Wujudul Hilal, yaitu perhitungan astronomi untuk menentukan apakah hilal sudah terbentuk.

Jika berdasarkan perhitungan hilal telah ada, maka bulan baru dianggap sudah dimulai tanpa perlu menunggu pengamatan langsung.

2. Metode Rukyatul Hilal dan Kriteria MABIMS (Pemerintah dan NU)

Sementara itu, pemerintah dan NU menggunakan metode rukyatul hilal, yakni pengamatan langsung terhadap bulan sabit pertama.

Metode ini mengikuti kriteria MABIMS yang mensyaratkan beberapa parameter, yaitu:

  • Tinggi hilal minimal 3 derajat
  • Elongasi minimal 6,4 derajat
Baca Juga:  Sinergitas Pemkab Bandung dan Muhammadiyah Teruji Sukses Tingkatkan Nilai IPM

Jika hilal tidak terlihat atau belum memenuhi syarat tersebut, maka bulan berjalan akan disempurnakan menjadi 30 hari. Proses ini dikenal dengan istilah istikmal, sebelum memasuki bulan berikutnya.

Jadwal Libur Lebaran 2026

Terlepas dari kemungkinan adanya perbedaan tanggal Idul Fitri, masyarakat tetap dapat menikmati masa libur nasional dan cuti bersama Lebaran 2026 yang cukup panjang.

Pemerintah menetapkan periode libur mulai Rabu, 18 Maret hingga Selasa, 24 Maret 2026.

Menariknya, jadwal tersebut juga berdekatan dengan perayaan Hari Suci Nyepi, sehingga masyarakat berpotensi mendapatkan waktu libur yang lebih panjang.

Dengan durasi libur yang cukup lama, masyarakat dapat lebih leluasa mengatur waktu perjalanan mudik maupun merencanakan liburan bersama keluarga.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Idul Fitri 2026 jadwal idul fitri 2026 kapan lebaran 2026 Lebaran 2026 Muhammadiyah penentuan hilal sidang isbat
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Waspada! Link Ukhti Mukena Pink ‘No Sensor’ Bisa Sebarkan Malware di Ponselmu

Identitas Terbongkar? Ciri-ciri Pemain Bola yang Ajak Oklin Fia ke Hotel: Blasteran dan Terkenal!

Mudik Hemat! 10 Jalan Tol Baru Ini Dibuka Gratis Selama Lebaran 2026, Cek Daftarnya

Heboh di Media Sosial, Video Ukhti Mukena Pink Bersensor Putih Bikin Netizen Penasaran

Semarang Mountain Race 2026.

Mau Tiket Semarang Mountain Race 2026 Gratis? Cek Program Spesial dari bank bjb Ini

Harga Minyak Dunia Tembus US$ 100, Rupiah Melemah ke Angka Rp17.000

Terpopuler
  • Link Video Mukena Pink ‘No Sensor’ Viral, Netizen Ramai Cari Versi Asli
  • ‘Mukena Pink’ Viral di TikTok: Pencarian Link Video Tanpa Sensor Ramai Jadi Sorotan
  • Viral ‘Ukhti Mukena Pink’ Tanpa Sensor, Begini Fakta yang Perlu Kamu Tahu!
  • Viral Link Video Ukhti Mukena Pink No Sensor, Waspada Jebakan Batman!
  • Jadwal Penukaran Uang Baru di Bandung 2026 Resmi Dibuka, Ini 4 Lokasi Program SERAMBI BI
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.