Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Langit Wonosobo Rusak? Tradisi Ratusan Tahun Berubah Jadi Ajang Politik, Netizen Marah Besar!

Kamis, 13 Agustus 2026 17:58 WIB

Persib Bandung Lepas Gelandang Muda Adzikry Fadlilah ke Persijap Jepara

Kamis, 13 Agustus 2026 17:11 WIB

Kebakaran Hebat Gegerkan Panyileukan, Rumah Nyaris Ludes Dilalap Api

Kamis, 13 Agustus 2026 17:02 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Langit Wonosobo Rusak? Tradisi Ratusan Tahun Berubah Jadi Ajang Politik, Netizen Marah Besar!
  • Persib Bandung Lepas Gelandang Muda Adzikry Fadlilah ke Persijap Jepara
  • Kebakaran Hebat Gegerkan Panyileukan, Rumah Nyaris Ludes Dilalap Api
  • Uang Jajan Jadi Tabungan, Cara Sederhana Ajarkan Anak Kelola Keuangan Sejak Dini
  • Chelsea Beri Deadline Manchester City, Enzo Fernandez Dibanderol Rp2,8 Triliun
  • Lupa Isi Pulsa atau Kuota? Ini Cara Praktis Beli Lewat DIGI bank bjb
  • Tak Lagi Bergantung Browser, ChatGPT Resmi Bisa Dipakai Langsung di Desktop Linux
  • Daftar Lengkap Keluar-Masuk Pemain Persib 2026/2027: Kuota Asing Menumpuk, Bakal Makan Korban?
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 13 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Pesan Haedar Nashir Jelang Pilkada 2024: Jangan Terpikat dengan Pemimpin ‘Kembang Gula’

By Putra JuangRabu, 14 Agustus 2024 06:00 WIB2 Mins Read
Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir. (Foto: Muhammadiyah)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir menyampaikan kriteria pemimpin yang layak dipilih saat Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024 pada November mendatang.

Haedar mengimbau, agar tidak memilih pemimpin yang membangun populisme secara artificial semata.

“Melainkan pemimpin yang pro rakyat yang dibuktikan melalui kebijakan yang mensejahterakan, memajukan, dan mencerdaskan rakyat,” ucap Haedar dikutip laman Muhammadiyah, Rabu (14/8/2024).

Guru Besar Bidang Ilmu Sosiologi ini juga berpesan, masyarakat jangan mudah terpikat dengan pemimpin “kembang gula”.

“Yang menampilkan seakan-akan dia berpihak dan hidupnya senasib dengan rakyat, namun begitu kejam dan kebijakannya tidak berpihak ke rakyat,” ungkapnya.

Di era disrupsi informasi, kata Haedar, sosok calon yang akan bertarung di Pilkada 2024 akan mudah disulap citranya dengan penampilan sederhana.

“Berjibaku untuk rakyat sampai rela masuk ke saluran got atau pembuangan, demi menarik simpati rakyat,” jelasnya.

Menurutnya, pemimpin yang hanya menampilkan citra dan populisme artificial tidak baik untuk dipilih. Sebab, mereka seakan-akan bekerja, tapi hasil kerjanya tidak ada, seperti angka kemiskinan di daerah itu masih dan lain sebagainya.

“Mohon jangan senang yang begitu-begitu. Senang yang berbuatlah, yang mensejahterakan rakyat. Karena apa? kalau ini tidak dipotong oleh rakyat sendiri, bakal lama,” katanya.

Haedar menyebut, perumpamaan ini ditujukan kepada siapapun calon yang akan maju di Pilkada 2024. Sebab menurutnya, pemimpin harus memiliki culture bekerja konkrit atau sedikit bicara banyak bekerja.

“Orang mau memuji ya bersyukur, orang mau mencaci maki ya tidak apa-apa. Tapi kita tulus berbuat yang terbaik untuk rakyat,” tegasnya.

Dalam mencapai pilkada yang baik dan demokrasi yang substantif, kata Haedar, tidak bisa dilakukan secara sepihak, melainkan harus bersama-sama.

“Dari elit memberikan contoh yang baik, sementara rakyat tidak boleh mudah tergoda dengan hal-hal yang sifatnya artificial,” tandasnya.

[embedyt] https://www.youtube.com/watch?v=Nbcw6LoZTt0[/embedyt]

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Haedar Nashir kriteria Muhammadiyah pemimpin pilkada
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Langit Wonosobo Rusak? Tradisi Ratusan Tahun Berubah Jadi Ajang Politik, Netizen Marah Besar!

Kebakaran Hebat Gegerkan Panyileukan, Rumah Nyaris Ludes Dilalap Api

Uang Jajan Jadi Tabungan, Cara Sederhana Ajarkan Anak Kelola Keuangan Sejak Dini

Kisah Pahit Relawan Kebakaran Gunung Gede: Tertahan Birokrasi Hingga Akhirnya Masal Angkat Kaki

Pertama Sejak 1433, Negara Ini Alami Gelap Gulita Saat Gerhana Matahari Total Berlangsung

Kasus Dugaan Penistaan Agama The Sound Project Mencuat, 2 Orang Diamankan Polisi

Terpopuler
  • Genap 1 Tahun, PRI Jawa Barat Tegaskan Komitmen Jadi Rumah Rakyat
  • MUSWIL VII KAHMI Jabar Tuntas, 7 Presidium Terpilih Bawa Mandat Baru
  • Teti Ratnasih Terpilih Pimpin FORHATI Jabar, Bawa Misi Besar Transformasi Keumatan
  • 10 Pohon Hilang di Jalan Riau Bandung, Pemkot Kecolongan? Pengamat Bongkar Lemahnya Pengawasan
  • FOTO: Lebih dari Sepak Bola: Momen Hangat Penuh Respek di Final Piala Presiden 2026
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.