Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Bikin Jalan Bandung Menyempit, Pembangunan Halte BRT Cicadas Ditarget Rampung 2 Minggu

Senin, 14 September 2026 19:55 WIB

Andre Taulany Nikah Lagi?! Ini Sosok Calon Istri Ketua Geng Prediksi

Senin, 14 September 2026 19:31 WIB

Misi Balas Kekalahan dari Persija? Persib Langsung Latihan Setibanya di Korea

Senin, 14 September 2026 18:55 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bikin Jalan Bandung Menyempit, Pembangunan Halte BRT Cicadas Ditarget Rampung 2 Minggu
  • Andre Taulany Nikah Lagi?! Ini Sosok Calon Istri Ketua Geng Prediksi
  • Misi Balas Kekalahan dari Persija? Persib Langsung Latihan Setibanya di Korea
  • Resmi Jabat Menkeu, Suahasil Nazara Singgung Peluang Tinjau Ulang Kebijakan Mutasi Purbaya Yudhi Sadewa
  • Purbaya Diganti! Suahasil Nazara Kini Pegang Kursi Menteri Keuangan
  • Viral Pasutri Bandung Disebut Tinggal di Makam, Fakta Sebenarnya Terungkap
  • Rumor Panas Paruh Musim: Bek Persija Digandeng Legia Warszawa, Persib Siap Datangkan Penyerang Eropa
  • Terbongkar! Sindikat Narkotika di Cirebon Manfaatkan Sistem Pesan Antar dan COD
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 14 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Pj Gubernur Jabar Tekankan Prosedur dan Mitigasi Bencana dalam Pilkada 2024

By SusanaRabu, 27 November 2024 16:00 WIB2 Mins Read
Pj Gubernur Jabar, Bey Machmudin. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pj Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin, menegaskan bahwa pelaksanaan Pilkada 2024 di Jabar harus tetap mengikuti prosedur yang berlaku, meskipun terdapat beberapa kendala di lapangan.

“Tadi dari Karawang melaporkan bahwa sudah menempuh jalur dari Bawaslu. Kita hormati saja, jadi sesuai prosedur,” ujar Bey Machmudin dalam konferensi pers terkait pelaksanaan Pilkada, Rabu (27/11/2024).

Bey Machmudin juga menyampaikan beberapa peristiwa yang terjadi selama pemungutan suara. Di Karawang, ditemukan kasus di mana orang tua mewakili anaknya untuk mencoblos di satu TPS.

Sementara di Sukabumi terjadi Pemungutan Suara Ulang (PSU) dua kali. Di Kota Bogor, salah satu petugas pemilu meninggal dunia akibat bencana yang terjadi di TPS.

Baca Juga:  Kantongi 1 Juta Suara, Pasangan Dadang-Ali Menang Pilkada Kabupaten Bandung 2024

Terkait dengan bencana alam yang dapat mengganggu jalannya pemilu, seperti hujan deras, Bey Machmudin menegaskan pentingnya mitigasi bencana.

“Jika saat perhitungan suara terjadi hal darurat, segera pindah ke tempat yang aman,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa semua TPS telah mempersiapkan lokasi yang lebih aman untuk menjalankan proses penghitungan suara.

Meskipun hujan lebat telah mempengaruhi kesiapan alat di beberapa TPS, sejauh ini tidak ada bencana besar yang menghambat jalannya pemilu.

Bey juga optimis mengenai tingkat partisipasi pemilih dalam Pilkada kali ini.

Baca Juga:  712 Jiwa Terisolasi di Purabaya Sukabumi, Bey Pastikan Percepat Relokasi Rumah Layak Huni

“Partisipasi pemilih di Subang sudah tinggi, mudah-mudahan di seluruh Jabar minimal bisa tercapai angka yang sama dengan Pileg dan Pilpres kemarin,” harapnya.

Meskipun demikian, ia mengungkapkan bahwa tingkat partisipasi saat ini diperkirakan sekitar 50%. “Dari 400 TPS yang ada, meskipun ada beberapa yang bersebelahan, kita harap semuanya tetap tinggi,” tambah Bey.

Terkait dengan petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang mengalami kelelahan, Bey Machmudin memberikan pesan agar petugas tidak memaksakan diri.

“Jika merasa kelelahan, segera istirahat. Kondisi tubuh kita yang tahu adalah diri kita sendiri,” ujarnya.

Baca Juga:  HIMI Persis Jabar Gelar Sosialisasi Pendidikan Pemilih Demi Sukseskan Pilgub 2024

Ia juga menekankan bahwa Puskesmas sudah beroperasi 24 jam selama Pilkada untuk mengantisipasi kejadian-kejadian yang tidak diinginkan.

Dalam hal netralitas, Bey menegaskan bahwa petugas dan saksi pemilu harus menjaga sikap netral. “Petugas harus jadi contoh dan tidak boleh berpihak. Semua harus sesuai dengan aturan main,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kondusivitas, terutama saat proses penghitungan suara yang seringkali memicu ketegangan.

“Kita harus bekerja sama dengan baik agar tidak ada kekhawatiran. Pada akhirnya, siapapun yang terpilih, semua pihak harus menerima dan mendukung hasilnya,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bey Machmudin Mitigasi Bencana pilkada
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bikin Jalan Bandung Menyempit, Pembangunan Halte BRT Cicadas Ditarget Rampung 2 Minggu

Resmi Jabat Menkeu, Suahasil Nazara Singgung Peluang Tinjau Ulang Kebijakan Mutasi Purbaya Yudhi Sadewa

Purbaya Diganti! Suahasil Nazara Kini Pegang Kursi Menteri Keuangan

Viral Pasutri Bandung Disebut Tinggal di Makam, Fakta Sebenarnya Terungkap

peredaran narkoba

Terbongkar! Sindikat Narkotika di Cirebon Manfaatkan Sistem Pesan Antar dan COD

Kabupaten Bogor

35 Persen Wilayah Purwakarta Terdampak Kekeringan, Distribusi Air Bersih Tembus 1 Juta Liter

Terpopuler
  • Aksi Sosial PT MBK Ventura di Purwakarta: Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis dan Donor Darah untuk Warga
  • Link Full 7 Menit Kasir Indomaret Coolmax Viral, Benarkah Ada Video Utuh?
  • Heboh Video Viral Kasir Indomaret, Lylia Beri Klarifikasi dan Bongkar Hal Ini
  • Gemuruh GBLA Bikin Merinding, Balsa Sekulic Terpukau oleh Militansi Bobotoh Persib
  • Semarak HUT TNI ke-81, Ribuan Peserta Siap Ikuti Fun Run di Cimahi
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.