Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Ogah Pikirkan Pemulihan Nama Baik Pasca-SP3, Erwin Pilih Pasrahkan Derajatnya pada Ketetapan Allah

Kamis, 4 Juni 2026 12:35 WIB

Pasca-SP3 Kejari Bandung: Erwin Akui Tetap Kerja Senyap dan Langsung Sowan ke Pimpinan Pesantren

Kamis, 4 Juni 2026 12:32 WIB

Kasus Korupsinya Disetop, Erwin Apresiasi Kejari Bandung hingga Siap Gas Pol Lagi

Kamis, 4 Juni 2026 12:29 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Ogah Pikirkan Pemulihan Nama Baik Pasca-SP3, Erwin Pilih Pasrahkan Derajatnya pada Ketetapan Allah
  • Pasca-SP3 Kejari Bandung: Erwin Akui Tetap Kerja Senyap dan Langsung Sowan ke Pimpinan Pesantren
  • Kasus Korupsinya Disetop, Erwin Apresiasi Kejari Bandung hingga Siap Gas Pol Lagi
  • Satu Bintang Resmi Pergi, Ini 7 Pemain Persib yang Santer Dikabarkan Bakal Menyusul Hengkang!
  • Rupiah Tembus Batas Psikologis Rp18.000 per Dolar AS, Sinyal Waspada Bagi Ekonomi Nasional
  • Video Cut Syifa Ramai Dicari di TikTok dan X, Ini Fakta yang Sebenarnya
  • Kurs Rupiah Anjlok ke Rp18.020 per Dolar AS, Pasar Keuangan Beri Sinyal Bahaya?
  • Bukan Matematika! Ini Pelajaran ‘Aneh’ di Pedalaman Papua yang Bikin Netizen Menangis Haru
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 4 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Pj Gubernur Jabar Tekankan Prosedur dan Mitigasi Bencana dalam Pilkada 2024

By SusanaRabu, 27 November 2024 16:00 WIB2 Mins Read
Pj Gubernur Jabar, Bey Machmudin. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pj Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin, menegaskan bahwa pelaksanaan Pilkada 2024 di Jabar harus tetap mengikuti prosedur yang berlaku, meskipun terdapat beberapa kendala di lapangan.

“Tadi dari Karawang melaporkan bahwa sudah menempuh jalur dari Bawaslu. Kita hormati saja, jadi sesuai prosedur,” ujar Bey Machmudin dalam konferensi pers terkait pelaksanaan Pilkada, Rabu (27/11/2024).

Bey Machmudin juga menyampaikan beberapa peristiwa yang terjadi selama pemungutan suara. Di Karawang, ditemukan kasus di mana orang tua mewakili anaknya untuk mencoblos di satu TPS.

Sementara di Sukabumi terjadi Pemungutan Suara Ulang (PSU) dua kali. Di Kota Bogor, salah satu petugas pemilu meninggal dunia akibat bencana yang terjadi di TPS.

Baca Juga:  Pasangan ASIH Bertekad Lanjutkan Cita-cita Gubernur Jabar Terdahulu

Terkait dengan bencana alam yang dapat mengganggu jalannya pemilu, seperti hujan deras, Bey Machmudin menegaskan pentingnya mitigasi bencana.

“Jika saat perhitungan suara terjadi hal darurat, segera pindah ke tempat yang aman,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa semua TPS telah mempersiapkan lokasi yang lebih aman untuk menjalankan proses penghitungan suara.

Meskipun hujan lebat telah mempengaruhi kesiapan alat di beberapa TPS, sejauh ini tidak ada bencana besar yang menghambat jalannya pemilu.

Bey juga optimis mengenai tingkat partisipasi pemilih dalam Pilkada kali ini.

Baca Juga:  Peninggian Tanggul Kali Bekasi Rampung Juni 2024, Bey Harap Bisa Atasi Banjir

“Partisipasi pemilih di Subang sudah tinggi, mudah-mudahan di seluruh Jabar minimal bisa tercapai angka yang sama dengan Pileg dan Pilpres kemarin,” harapnya.

Meskipun demikian, ia mengungkapkan bahwa tingkat partisipasi saat ini diperkirakan sekitar 50%. “Dari 400 TPS yang ada, meskipun ada beberapa yang bersebelahan, kita harap semuanya tetap tinggi,” tambah Bey.

Terkait dengan petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang mengalami kelelahan, Bey Machmudin memberikan pesan agar petugas tidak memaksakan diri.

“Jika merasa kelelahan, segera istirahat. Kondisi tubuh kita yang tahu adalah diri kita sendiri,” ujarnya.

Baca Juga:  Minta Bobotoh Tertib Rayakan Persib Juara, Bey: Jangan Ganggu Plat Luar D

Ia juga menekankan bahwa Puskesmas sudah beroperasi 24 jam selama Pilkada untuk mengantisipasi kejadian-kejadian yang tidak diinginkan.

Dalam hal netralitas, Bey menegaskan bahwa petugas dan saksi pemilu harus menjaga sikap netral. “Petugas harus jadi contoh dan tidak boleh berpihak. Semua harus sesuai dengan aturan main,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kondusivitas, terutama saat proses penghitungan suara yang seringkali memicu ketegangan.

“Kita harus bekerja sama dengan baik agar tidak ada kekhawatiran. Pada akhirnya, siapapun yang terpilih, semua pihak harus menerima dan mendukung hasilnya,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bey Machmudin kendala Mitigasi Bencana pilkada
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Ogah Pikirkan Pemulihan Nama Baik Pasca-SP3, Erwin Pilih Pasrahkan Derajatnya pada Ketetapan Allah

Pasca-SP3 Kejari Bandung: Erwin Akui Tetap Kerja Senyap dan Langsung Sowan ke Pimpinan Pesantren

Kasus Korupsinya Disetop, Erwin Apresiasi Kejari Bandung hingga Siap Gas Pol Lagi

Rupiah Tembus Batas Psikologis Rp18.000 per Dolar AS, Sinyal Waspada Bagi Ekonomi Nasional

ilustrasi bansos

Kurs Rupiah Anjlok ke Rp18.020 per Dolar AS, Pasar Keuangan Beri Sinyal Bahaya?

Kejagung Bongkar Dugaan Korupsi Dadan Hindayana CS, Mark Up Motor Listrik Rp1 Triliun

Terpopuler
  • Video Rok Hijau Tosca di Dapur Viral! Ini Fakta Sebenarnya di TikTok
  • Video ‘Rok Hijau Tosca’ 3 Menit Bikin Heboh Warganet, Ternyata Ini yang Terjadi
  • Video ‘Rok Hijau 3 Menit’ Viral, Link Mencurigakan Mulai Menjebak Warganet
  • Rok Hijau Tosca Viral Gegerkan TikTok, Link Asli Bikin Penasaran Warganet
  • Nama Vell Mendadak Trending Lagi, Benarkah Ada Video Viral Berdurasi 10 Menit?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.