Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Ogah Cari Istri Baru! Demian Aditya Blak-blakan Tak Kepikiran Nikah Lagi Usai Cerai dari Sara Wijayanto

Minggu, 8 November 2026 14:11 WIB

Jelang Persib vs Java United, Igor Tolic Minta Bobotoh Utamakan Keselamatan

Minggu, 8 November 2026 13:31 WIB

Kabar Duka! Bobotoh Meninggal saat Menuju Laga Persib di Semarang

Minggu, 8 November 2026 13:21 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Ogah Cari Istri Baru! Demian Aditya Blak-blakan Tak Kepikiran Nikah Lagi Usai Cerai dari Sara Wijayanto
  • Jelang Persib vs Java United, Igor Tolic Minta Bobotoh Utamakan Keselamatan
  • Kabar Duka! Bobotoh Meninggal saat Menuju Laga Persib di Semarang
  • Lelah Bukan Alasan! Marc Klok Minta Persib Habis-habisan di Jatidiri
  • Apes! Veda Ega Pratama Kedelapan di Kualifikasi, tapi Terlempar ke Start ke-14
  • Gagal Refund Gegara Aplikasi Error dan Tenggat 7×24 Jam, Penumpang Gugat KAI ke PN Bandung
  • Hilang Kontak Hampir Sebulan, PMI Cililin Diduga Korban TPPO Akhirnya Ditemukan
  • 10 Laga dalam 30 Hari! Igor Tolic Ungkap Kondisi Persib Jelang Lawan Java United
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 8 November 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Kasus Keracunan MBG di Bandung Barat Resmi Ditetapkan KLB

By Aga GustianaSelasa, 23 September 2025 14:20 WIB3 Mins Read
program MBG
Ilustrasi, program makan bergizi gratis (MBG). (Foto: bukamata.id/M Rafki)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kasus keracunan makanan bergizi gratis (MBG) yang menimpa ratusan siswa di Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat, resmi ditetapkan sebagai kejadian luar biasa (KLB). Penetapan itu diumumkan langsung oleh Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail, saat meninjau posko penanganan di Kantor Kecamatan Cipongkor, Selasa (23/9/2025).

“Jadi sekarang juga kita sudah menetapkan statusnya KLB, kejadian luar biasa, supaya penanganannya lebih cepat dan lebih menyeluruh, seperti itu,” ujar Jeje kepada wartawan.

Dapur MBG Cipongkor Ditutup Sementara

Jeje menjelaskan, Pemkab bersama sejumlah instansi terkait kini tengah mengusut dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang menyajikan menu MBG. Selama proses penyelidikan berlangsung, dapur di Cipongkor tersebut ditutup sementara.

“Karena mulai dari perizinan, kemudian standardisasi pengelolaan makanan itu harus kita cek. Kalau memang belum layak ya kita harus melakukan perbaikan. Dan khusus untuk dapur di Cipongkor ini kita tutup dulu untuk kita investigasi,” ucapnya.

Baca Juga:  28 Siswa SD di Cianjur Alami Gejala Keracunan Usai Santap MBG, 11 Dirujuk ke Rumah Sakit

Selain itu, evaluasi menyeluruh akan dilakukan terhadap 85 dapur MBG lain yang ada di wilayah Cipongkor. Menurut Jeje, tidak satu pun dapur tersebut memiliki sertifikasi kesehatan.

“Semuanya juga tetap kita lakukan evaluasi karena data yang saya dapat adalah 85 dapur memang masih belum memiliki sertifikasi sehat seperti itu. Yang kita setop ini yang di Cipongkor,” katanya.

Ratusan Siswa Jadi Korban

Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Hendra, menyebut total korban keracunan mencapai 369 siswa dari berbagai jenjang, mulai SD, madrasah diniyah, SMP hingga SMK.

Para siswa ditangani di sejumlah fasilitas kesehatan, termasuk Puskesmas Cipongkor, posko darurat kecamatan, RSUD Cililin, dan beberapa faskes lain.

“Yang sudah membaik atau sudah pulang tercatat ada 257 orang,” ungkap Hendra melalui pesan singkat.

Rentetan Kasus Keracunan MBG

Kasus KLB keracunan MBG bukanlah yang pertama. Pada Mei 2025, 210 siswa di Kota Bogor mengalami hal serupa dan kasus tersebut juga ditetapkan sebagai KLB. Sementara di Cianjur, pada 22 April, sebanyak 176 siswa keracunan setelah mengonsumsi menu MBG.

Baca Juga:  Lima Kali Raih WTP, Bandung Barat Kukuhkan Komitmen Tata Kelola Keuangan yang Transparan

Berdasarkan data BPOM RI hingga pertengahan Mei 2025, tercatat ada 17 kasus KLB keracunan pangan MBG yang tersebar di 10 provinsi.

“Menurut data yang kami miliki ada 17 kejadian luar biasa keracunan pangan terkait dengan MBG di 10 provinsi yang teridentifikasi,” jelas Kepala BPOM RI, Taruna Ikrar, dalam rapat bersama Komisi IX DPR RI, Kamis (15/5/2025).

Ikrar menekankan bahwa salah satu faktor penyebab keracunan adalah kontaminasi bahan pangan mentah. Karena itu, pengawasan keamanan pangan MBG harus diperketat agar tujuan program tidak justru menimbulkan risiko kesehatan.

Masalah Bahan Baku dan Proses Masak

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, menambahkan bahwa masih ditemukan bahan baku yang tidak segar, namun tetap dipakai untuk menu MBG.

Baca Juga:  Tinjau Korban Longsor Bandung Barat, Mensos Risma: Penanganan Butuh Waktu Lama

“Kami masih menemukan bahan baku tidak layak, tetap disajikan pada menu MBG. Karenanya, ke depan pemantauan bahan baku diupayakan lebih selektif,” jelas Dadan.

Selain kualitas bahan, ia juga menyoroti lamanya waktu memasak yang menyebabkan makanan kehilangan kesegaran sebelum dibagikan ke sekolah-sekolah.

“Jadi nanti agar Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) tidak memasak terlalu lama, antara waktu memasak dan penyiapan diperhatikan betul. Kita juga ingin meningkatkan protokol keamanan terkait batas toleransi makanan diterima, juga sesampainya di sekolah agar langsung dikonsumsi,” paparnya dalam rapat Komisi IX DPR RI, Rabu (21/5).

Dadan menambahkan, beberapa kasus keracunan terjadi karena makanan dikonsumsi terlambat meski distribusinya tepat waktu.

“Tepat waktu dikirim, tetapi ada acara sekolah, jadi konsumsinya terlambat dan ada beberapa makanan yang menjadi basi. Ini hal yang kita tingkatkan,” pungkasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bandung Barat Bupati Jeje Ritchie Ismail MBG
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Kabar Duka! Bobotoh Meninggal saat Menuju Laga Persib di Semarang

Gagal Refund Gegara Aplikasi Error dan Tenggat 7×24 Jam, Penumpang Gugat KAI ke PN Bandung

Hilang Kontak Hampir Sebulan, PMI Cililin Diduga Korban TPPO Akhirnya Ditemukan

Ilustrasi video syur

Heboh 7 Versi Video Mesum Karyawati Pabrik di Jombang, Mantan Kekasih Diringkus Polisi!

Geger Balita 2 Tahun di Garut Diculik Mobil Avanza Putih, Polisi Buru Pelaku

Misteri Poster Munaslub Golkar 29 November: Siapa ‘Gank Solo’ & Komprador di Balik Layar?

Terpopuler
  • Link Video Viral Egar dan Fina Banyuwangi Part 1 Sampai 4 Full Durasi Dicari Netizen, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Ilustrasi video syur
    Link Video Egar dan Fina Banyuwangi Viral di TikTok, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Ramai Dicari Netizen! Terbongkar Kebenaran Isu Link Video Egar dan Fina Asal Banyuwangi
  • Geger Link Video Viral Karyawan HWI Durasi 6 Menit, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Heboh! Video 6 Menit Karyawan HWI Jepara Viral di TikTok, Benarkah Ada Rekaman Rahasia?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.