Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Liburan Tanpa Ribet! 10 Destinasi Wisata Sukabumi Ini Bisa Dijangkau Cuma Naik Kereta Api

Sabtu, 19 September 2026 06:00 WIB

Dendam Masa Lalu Berujung Pengeroyokan, Jukir di Cileunyi Jadi Korban

Sabtu, 19 September 2026 05:00 WIB

Persib vs Persijap Jepara, Bobotoh Bisa Nobar di 5 Lokasi Ini

Sabtu, 19 September 2026 04:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Liburan Tanpa Ribet! 10 Destinasi Wisata Sukabumi Ini Bisa Dijangkau Cuma Naik Kereta Api
  • Dendam Masa Lalu Berujung Pengeroyokan, Jukir di Cileunyi Jadi Korban
  • Persib vs Persijap Jepara, Bobotoh Bisa Nobar di 5 Lokasi Ini
  • Bukan Cuma Didenda, Pohon yang Ditebang di Bandung Harus Dikembalikan ke Lokasi Semula
  • Cristiano Ronaldo Kembali Masuk Skuad Timnas Portugal untuk UEFA Nations League
  • Rekomendasi 10 Anime Pendek Terbaik yang Bisa Ditamatkan dalam Sehari, Cocok Buat Maraton Weekend!
  • Resmi Dirilis! Daftar 23 Pemain Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026 Tanpa Jay Idzes
  • Lawan Calo Pabrik, Dedi Mulyadi Buka Bursa Kerja Lewat Live TikTok Pemprov Jabar
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 19 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Kasus Radiasi Cs-137 di Cikande: Seberapa Bahaya dan Apakah Sama Seperti Chernobyl?

By Aga GustianaJumat, 17 Oktober 2025 14:50 WIB3 Mins Read
Ilustrasi daerah terdampak radiasi. (Foto: Pixabay)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Isu radiasi Cesium-137 (Cs-137) di kawasan Cikande, Serang, Banten, tengah menarik perhatian publik dan pemerintah. Setelah terungkap bahwa sembilan orang telah terpapar zat radioaktif tersebut, muncul pertanyaan besar: apakah kejadian ini bisa disamakan dengan insiden Chernobyl?

Awal Mula Kasus

Peristiwa ini bermula ketika Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengeluarkan peringatan kepada konsumen agar tidak membeli serta mengonsumsi udang beku asal Indonesia. Hasil investigasi mereka menunjukkan adanya indikasi kontaminasi Cs-137 pada produk ekspor tersebut. Temuan itu dinilai melanggar Federal Food, Drug, and Cosmetic (FD&C) Act karena dapat mengancam kesehatan masyarakat.

Apakah Setara dengan Chernobyl?

Paparan radiasi Cs-137 pertama kali ditemukan di Kawasan Industri Modern Cikande dengan intensitas mencapai 33.000 mikrosievert per jam, atau sekitar 875.000 kali lipat di atas batas normal lingkungan. Meskipun angkanya sangat tinggi dan membutuhkan penanganan serius, para ahli menegaskan bahwa kasus ini tidak sama dengan tragedi Chernobyl tahun 1986 di Ukraina.

Insiden Cikande diduga berasal dari limbah industri, seperti slag peleburan besi dan baja atau penggunaan komersial Cs-137. Tidak ada ledakan reaktor nuklir, tidak ada pelepasan radioaktif multi-nuklida dalam jumlah besar, serta belum terjadi penyebaran lintas wilayah.

Baca Juga:  Jaringan Judi Online Kamboja Dibongkar, Polres Cianjur Buru Mahasiswi Asal Banten

Sebaliknya, tragedi Chernobyl adalah kecelakaan reaktor terparah dalam sejarah, ketika ledakan reaktor menyebarkan lebih dari 14 EBq material radioaktif selama 10 hari, menyebabkan evakuasi besar-besaran dan banyak korban akibat sindrom radiasi akut.

Langkah Pemerintah

Meski skalanya jauh berbeda, pemerintah tetap bergerak cepat. Sembilan pekerja yang terpapar Cs-137 telah mendapat perawatan medis. Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan Bapeten telah memetakan area terdampak dan menetapkan zona merah. Proses dekontaminasi pun sedang berjalan, dengan rencana evakuasi sementara bagi warga sekitar.

Baca Juga:  Sering Dipanggil Gibran, Kaesang: Siapa Tau Jadi Wapres Masuk PSI

Penyelidikan kasus ini kini telah ditingkatkan ke tahap penyidikan oleh Bareskrim Polri, termasuk pelacakan sumber material radioaktif, baik dari impor scrap maupun potensi penyalahgunaan zat berbahaya tersebut.

Peringatan dari Pakar

Para ahli lingkungan dan nuklir mengingatkan bahwa walaupun bukan bencana nuklir besar, Cesium-137 tetap berbahaya. Paparan dalam jangka panjang dapat meningkatkan risiko kanker dan merusak ekosistem bila tidak ditangani dengan tepat. Masyarakat diminta tetap waspada, mengikuti arahan resmi, dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.

Fakta Penting Kasus Radiasi Cikande

  1. Jejak pada Produk Ekspor
    Kontaminasi Cs-137 juga terdeteksi pada udang beku Indonesia yang dikirim ke AS, meskipun masih dalam kadar yang dapat dikendalikan.
  2. Sumber Diduga dari Limbah Industri
    Kontaminasi radioaktif berasal dari slag peleburan logam milik PT Peter Metal Technology Indonesia (PMT).
  3. Paparan Sangat Tinggi
    Intensitas mencapai 33.000 mikrosievert per jam atau 875.000 kali ambang normal.
  4. Status Kejadian Khusus
    Pemerintah menetapkan peristiwa ini sebagai Kejadian Khusus Cemaran Radiasi Cs-137, dengan pengendalian kawasan oleh Satgas lintas lembaga.
  5. Evakuasi Disiapkan
    Tiga titik evakuasi warga telah ditetapkan: BLK, Gedung PGRI, dan Wisma Bhayangkara, sambil menjaga aktivitas warga.
  6. Korban Terpapar
    Sembilan pekerja telah terdeteksi terpapar dan kini dalam pengawasan medis.
  7. Penyidikan Polri
    Kasus masuk tahap penyidikan, fokus pada penelusuran sumber material radioakti
Baca Juga:  Gubernur Banten Nonaktifkan Kepala SMAN 1 Cimarga Usai Dugaan Penamparan Siswa

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Banten
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Dendam Masa Lalu Berujung Pengeroyokan, Jukir di Cileunyi Jadi Korban

Bukan Cuma Didenda, Pohon yang Ditebang di Bandung Harus Dikembalikan ke Lokasi Semula

Lawan Calo Pabrik, Dedi Mulyadi Buka Bursa Kerja Lewat Live TikTok Pemprov Jabar

lampu lalu lintas

Marak Pencurian Kabel Traffic Light di Bandung, Polisi Diminta Segera Bertindak

Masuk Bursa Survei Nasional, Purbaya Yudhi Sadewa Punya Peluang di Pilgub Jabar 2029?

Kedok Kerja Sama Berujung Kamar Kos: Suami Gerebek Istri Ngamar Bareng Pegawai Pelat Merah di Sukabumi

Terpopuler
  • Jadwal Lengkap FC Seoul vs Persib Bandung di ACL 2: Waktu Kick-off dan Link Nonton
  • Game Free Fire
    Deretan Kode Redeem FF 15 September 2026, Klaim Reward Senjata Eksklusif Sekarang Juga!
  • Tradisi 60 Tahun Berujung Hujatan! Menelusuri Fakta di Balik Hebohnya Simbang Kulon Night Carnival 2026
  • Karpet Merah Mobilitas Publik atau Kuburan Ekonomi Rakyat: Menelisik Polemik di Balik Megaproyek BRT Bandung Raya
  • Link Live Streaming ACL 2: FC Seoul vs Persib Bandung, Nonton Gratis di Sini!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.