Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Dapatkan saldo DANA gratis hanya dengan bermain game, tukarkan poin dengan uang cash.

Cara Aman Klaim Saldo DANA Gratis 5 Agustus 2026: Waspadai Modus Penipuan Berkedok Tautan Palsu

Rabu, 5 Agustus 2026 02:00 WIB
Garena Free Fire

Berburu Hadiah Gratis! Cek Deretan Kode Redeem FF Terbaru 5 Agustus 2026, Segera Klaim Sebelum Kedaluwarsa

Rabu, 5 Agustus 2026 01:00 WIB

FOTO: Dedikasi Tanpa Batas Tim Medis Mengawal Keselamatan Laga Piala Presiden 2026

Selasa, 4 Agustus 2026 23:21 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Cara Aman Klaim Saldo DANA Gratis 5 Agustus 2026: Waspadai Modus Penipuan Berkedok Tautan Palsu
  • Berburu Hadiah Gratis! Cek Deretan Kode Redeem FF Terbaru 5 Agustus 2026, Segera Klaim Sebelum Kedaluwarsa
  • FOTO: Dedikasi Tanpa Batas Tim Medis Mengawal Keselamatan Laga Piala Presiden 2026
  • Cegah Mahasiswa Terjebak Judol dan Pinjol, Pegadaian Genjot Literasi Keuangan dan Integritas di ITB
  • Persib Lolos Final Piala Presiden 2026, Lucho Bongkar Kondisi Pemain Usai Kalahkan Persija
  • Dari GIIAS ke Lautan Meme, Ini Alasan Konten Bryan Ebem Jadi Bahan Parodi Warganet
  • Singgung Aturan FIFA, Pelatih Persib Layangkan Kritik Keras Terkait Jadwal Piala Presiden 2026
  • Aturan Baru SIM Bikin Geger, Pemilik Kendaraan Wajib Punya BPJS Kesehatan Aktif?
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 5 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Kasus Radiasi Cs-137 di Cikande: Seberapa Bahaya dan Apakah Sama Seperti Chernobyl?

By Aga GustianaJumat, 17 Oktober 2025 14:50 WIB3 Mins Read
Ilustrasi daerah terdampak radiasi. (Foto: Pixabay)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Isu radiasi Cesium-137 (Cs-137) di kawasan Cikande, Serang, Banten, tengah menarik perhatian publik dan pemerintah. Setelah terungkap bahwa sembilan orang telah terpapar zat radioaktif tersebut, muncul pertanyaan besar: apakah kejadian ini bisa disamakan dengan insiden Chernobyl?

Awal Mula Kasus

Peristiwa ini bermula ketika Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengeluarkan peringatan kepada konsumen agar tidak membeli serta mengonsumsi udang beku asal Indonesia. Hasil investigasi mereka menunjukkan adanya indikasi kontaminasi Cs-137 pada produk ekspor tersebut. Temuan itu dinilai melanggar Federal Food, Drug, and Cosmetic (FD&C) Act karena dapat mengancam kesehatan masyarakat.

Apakah Setara dengan Chernobyl?

Paparan radiasi Cs-137 pertama kali ditemukan di Kawasan Industri Modern Cikande dengan intensitas mencapai 33.000 mikrosievert per jam, atau sekitar 875.000 kali lipat di atas batas normal lingkungan. Meskipun angkanya sangat tinggi dan membutuhkan penanganan serius, para ahli menegaskan bahwa kasus ini tidak sama dengan tragedi Chernobyl tahun 1986 di Ukraina.

Insiden Cikande diduga berasal dari limbah industri, seperti slag peleburan besi dan baja atau penggunaan komersial Cs-137. Tidak ada ledakan reaktor nuklir, tidak ada pelepasan radioaktif multi-nuklida dalam jumlah besar, serta belum terjadi penyebaran lintas wilayah.

Sebaliknya, tragedi Chernobyl adalah kecelakaan reaktor terparah dalam sejarah, ketika ledakan reaktor menyebarkan lebih dari 14 EBq material radioaktif selama 10 hari, menyebabkan evakuasi besar-besaran dan banyak korban akibat sindrom radiasi akut.

Langkah Pemerintah

Meski skalanya jauh berbeda, pemerintah tetap bergerak cepat. Sembilan pekerja yang terpapar Cs-137 telah mendapat perawatan medis. Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan Bapeten telah memetakan area terdampak dan menetapkan zona merah. Proses dekontaminasi pun sedang berjalan, dengan rencana evakuasi sementara bagi warga sekitar.

Penyelidikan kasus ini kini telah ditingkatkan ke tahap penyidikan oleh Bareskrim Polri, termasuk pelacakan sumber material radioaktif, baik dari impor scrap maupun potensi penyalahgunaan zat berbahaya tersebut.

Peringatan dari Pakar

Para ahli lingkungan dan nuklir mengingatkan bahwa walaupun bukan bencana nuklir besar, Cesium-137 tetap berbahaya. Paparan dalam jangka panjang dapat meningkatkan risiko kanker dan merusak ekosistem bila tidak ditangani dengan tepat. Masyarakat diminta tetap waspada, mengikuti arahan resmi, dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.

Fakta Penting Kasus Radiasi Cikande

  1. Jejak pada Produk Ekspor
    Kontaminasi Cs-137 juga terdeteksi pada udang beku Indonesia yang dikirim ke AS, meskipun masih dalam kadar yang dapat dikendalikan.
  2. Sumber Diduga dari Limbah Industri
    Kontaminasi radioaktif berasal dari slag peleburan logam milik PT Peter Metal Technology Indonesia (PMT).
  3. Paparan Sangat Tinggi
    Intensitas mencapai 33.000 mikrosievert per jam atau 875.000 kali ambang normal.
  4. Status Kejadian Khusus
    Pemerintah menetapkan peristiwa ini sebagai Kejadian Khusus Cemaran Radiasi Cs-137, dengan pengendalian kawasan oleh Satgas lintas lembaga.
  5. Evakuasi Disiapkan
    Tiga titik evakuasi warga telah ditetapkan: BLK, Gedung PGRI, dan Wisma Bhayangkara, sambil menjaga aktivitas warga.
  6. Korban Terpapar
    Sembilan pekerja telah terdeteksi terpapar dan kini dalam pengawasan medis.
  7. Penyidikan Polri
    Kasus masuk tahap penyidikan, fokus pada penelusuran sumber material radioakti

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Banten Chernobyl Cikande Cs-137 radiasi
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Aturan Baru SIM Bikin Geger, Pemilik Kendaraan Wajib Punya BPJS Kesehatan Aktif?

Lurah Cihapit Ungkap Kronologi Kasus Penebangan Pohon di Jalan Riau, Siap Terima Sanksi Jika Dinilai Lalai

Ciptabintar Pastikan Lapangan Padel Surya Sumantri Tak Langgar Tata Ruang, Kebisingan Jadi Sorotan

Isak Tangis Warnai PHK Massal Pabrik Tekstil di Cimahi, Ratusan Buruh Kehilangan Pekerjaan

Jabar Peringkat Pertama Nasional Kasus PHK Sepanjang Januari-Juni 2026

Mencekam! Geng Motor Bersenpi dan Sajam Teror Warga Garut, Videonya Viral di Medsos

Terpopuler
  • Rindang Jadi Beton! 9 Pohon di Cihapit Ditebang Demi Lapangan Padel?
  • FOTO: Dedikasi Tanpa Batas Tim Medis Mengawal Keselamatan Laga Piala Presiden 2026
  • Pengelola Harian SixNine Buka Suara soal Dugaan Penebangan Pohon di Jalan Riau: Kami Hanya Jalankan Operasional
  • Cara Nonton Link Live Streaming Persib vs Tampines Rovers Malam Ini di Piala Presiden 2026
  • Gebrakan atau Kontroversi? Polemik Hadiah Tangkap Begal ala Dedi Mulyadi di Tengah Resah Warga Jabar
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.