Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Ilustrasi menonton film

Bahaya Tersembunyi di Balik Situs Film Ilegal, Mengapa LK21 dan IndoXXI Masih Diburu?

Sabtu, 2 Mei 2026 22:00 WIB

Bikin Penasaran Video Viral ‘Tasya Gym Bandar Batang’, Link Diburu Netizen

Sabtu, 2 Mei 2026 21:05 WIB

Siap-siap! Iuran BPJS Kesehatan Bakal Naik per Mei 2026

Sabtu, 2 Mei 2026 20:30 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bahaya Tersembunyi di Balik Situs Film Ilegal, Mengapa LK21 dan IndoXXI Masih Diburu?
  • Bikin Penasaran Video Viral ‘Tasya Gym Bandar Batang’, Link Diburu Netizen
  • Siap-siap! Iuran BPJS Kesehatan Bakal Naik per Mei 2026
  • Saldo KKS Masih Nol? Ini Daftar Penyebab Baru Bansos PKH & BPNT 2026 Tidak Cair Lagi
  • Rezeki Diatur Tuhan, Tapi Dihambat Manusia! Viral Pedagang Kreatif Diduga Diusir Karena Terlalu Laris
  • Bursa Transfer Memanas! Persib Bandung Dikabarkan Kunci Kesepakatan dengan Striker Tajam Asal Brasil
  • Heboh Video ‘Skandal Moral’ Amien Rais Raib: Istana Bereaksi, Partai Ummat Sebut ‘Offside’
  • Klarifikasi Panas! Marc Klok Bantah Tuduhan Rasisme Terhadap Henry Doumbia di Laga Persib vs Bhayangkara FC
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 2 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Kasus Radiasi Cs-137 di Cikande: Seberapa Bahaya dan Apakah Sama Seperti Chernobyl?

By Aga GustianaJumat, 17 Oktober 2025 14:50 WIB3 Mins Read
Ilustrasi daerah terdampak radiasi. (Foto: Pixabay)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Isu radiasi Cesium-137 (Cs-137) di kawasan Cikande, Serang, Banten, tengah menarik perhatian publik dan pemerintah. Setelah terungkap bahwa sembilan orang telah terpapar zat radioaktif tersebut, muncul pertanyaan besar: apakah kejadian ini bisa disamakan dengan insiden Chernobyl?

Awal Mula Kasus

Peristiwa ini bermula ketika Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengeluarkan peringatan kepada konsumen agar tidak membeli serta mengonsumsi udang beku asal Indonesia. Hasil investigasi mereka menunjukkan adanya indikasi kontaminasi Cs-137 pada produk ekspor tersebut. Temuan itu dinilai melanggar Federal Food, Drug, and Cosmetic (FD&C) Act karena dapat mengancam kesehatan masyarakat.

Apakah Setara dengan Chernobyl?

Paparan radiasi Cs-137 pertama kali ditemukan di Kawasan Industri Modern Cikande dengan intensitas mencapai 33.000 mikrosievert per jam, atau sekitar 875.000 kali lipat di atas batas normal lingkungan. Meskipun angkanya sangat tinggi dan membutuhkan penanganan serius, para ahli menegaskan bahwa kasus ini tidak sama dengan tragedi Chernobyl tahun 1986 di Ukraina.

Insiden Cikande diduga berasal dari limbah industri, seperti slag peleburan besi dan baja atau penggunaan komersial Cs-137. Tidak ada ledakan reaktor nuklir, tidak ada pelepasan radioaktif multi-nuklida dalam jumlah besar, serta belum terjadi penyebaran lintas wilayah.

Baca Juga:  Kampanye ke-30, Cak Imin Targetkan 60 Persen Suara di Banten

Sebaliknya, tragedi Chernobyl adalah kecelakaan reaktor terparah dalam sejarah, ketika ledakan reaktor menyebarkan lebih dari 14 EBq material radioaktif selama 10 hari, menyebabkan evakuasi besar-besaran dan banyak korban akibat sindrom radiasi akut.

Langkah Pemerintah

Meski skalanya jauh berbeda, pemerintah tetap bergerak cepat. Sembilan pekerja yang terpapar Cs-137 telah mendapat perawatan medis. Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan Bapeten telah memetakan area terdampak dan menetapkan zona merah. Proses dekontaminasi pun sedang berjalan, dengan rencana evakuasi sementara bagi warga sekitar.

Baca Juga:  Pantang Pulang Sebelum Wangi! Petugas Damkar Dihadiahi Paket Nyalon Lengkap Usai Bantu Warga

Penyelidikan kasus ini kini telah ditingkatkan ke tahap penyidikan oleh Bareskrim Polri, termasuk pelacakan sumber material radioaktif, baik dari impor scrap maupun potensi penyalahgunaan zat berbahaya tersebut.

Peringatan dari Pakar

Para ahli lingkungan dan nuklir mengingatkan bahwa walaupun bukan bencana nuklir besar, Cesium-137 tetap berbahaya. Paparan dalam jangka panjang dapat meningkatkan risiko kanker dan merusak ekosistem bila tidak ditangani dengan tepat. Masyarakat diminta tetap waspada, mengikuti arahan resmi, dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.

Fakta Penting Kasus Radiasi Cikande

  1. Jejak pada Produk Ekspor
    Kontaminasi Cs-137 juga terdeteksi pada udang beku Indonesia yang dikirim ke AS, meskipun masih dalam kadar yang dapat dikendalikan.
  2. Sumber Diduga dari Limbah Industri
    Kontaminasi radioaktif berasal dari slag peleburan logam milik PT Peter Metal Technology Indonesia (PMT).
  3. Paparan Sangat Tinggi
    Intensitas mencapai 33.000 mikrosievert per jam atau 875.000 kali ambang normal.
  4. Status Kejadian Khusus
    Pemerintah menetapkan peristiwa ini sebagai Kejadian Khusus Cemaran Radiasi Cs-137, dengan pengendalian kawasan oleh Satgas lintas lembaga.
  5. Evakuasi Disiapkan
    Tiga titik evakuasi warga telah ditetapkan: BLK, Gedung PGRI, dan Wisma Bhayangkara, sambil menjaga aktivitas warga.
  6. Korban Terpapar
    Sembilan pekerja telah terdeteksi terpapar dan kini dalam pengawasan medis.
  7. Penyidikan Polri
    Kasus masuk tahap penyidikan, fokus pada penelusuran sumber material radioakti
Baca Juga:  Syarat Akreditasi Tak Terpenuhi, 7 Kampus di Jabar dan Banten Terancam Ditutup

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Banten Chernobyl Cikande Cs-137 radiasi
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Heboh Video ‘Skandal Moral’ Amien Rais Raib: Istana Bereaksi, Partai Ummat Sebut ‘Offside’

Perkuat Warisan Lokal, DPRD Jabar Konsultasi ke Menteri Kebudayaan Terkait Raperda Baru

Netizen Dukung TNI, Pro-Kontra Penertiban Rumah Dinas yang Ditempati Anak Cucu

Nihil Korban Jiwa, Proyek PLTA Upper Cisokan Diterjang Longsor Saat Pekerja Libur

Menuju Akreditasi Unggul, Prodi KPI UIN Bandung Tuntaskan Asesmen Lapangan LAMSPAK

Bansos PKH dan BPNT 2026 Belum Cair, Ini Fakta Terbaru dan Jadwalnya

Terpopuler
  • Link Video Viral Vell Blunder Durasi Panjang, Waspada Modus Phising!
  • Link Video Bandar Batang Viral! Waspada Phising
  • Link Asli Video Bandar Membara Full Durasi, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Viral ‘Video Bandar Membara’ di Media Sosial, Warganet Cari Link Asli No Sensor
  • Link Video Bandar Batang Membara Viral, Pemeran Sengaja Jual-Beli Konten?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.