Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Heboh TikTok, Video Kontroversial Sawit Picu Pencarian Link Tanpa Sensor

Senin, 16 Maret 2026 06:00 WIB

Waktu Imsak Bandung Hari ke-26 Ramadhan, Pastikan Sahur Tepat Waktu

Senin, 16 Maret 2026 03:00 WIB
Viral video ukhti mukena pink.

Warganet Penasaran Video Mukena Pink Tanpa Sensor, Hati-Hati Link Berbahaya

Senin, 16 Maret 2026 01:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Heboh TikTok, Video Kontroversial Sawit Picu Pencarian Link Tanpa Sensor
  • Waktu Imsak Bandung Hari ke-26 Ramadhan, Pastikan Sahur Tepat Waktu
  • Warganet Penasaran Video Mukena Pink Tanpa Sensor, Hati-Hati Link Berbahaya
  • Persib Gagal Menang, tapi Poin Tetap di Puncak Klasemen Super League
  • Ledakan Misterius Hancurkan Kontrakan 19 Kamar di Cileunyi, Satu Penghuni Terluka
  • Atur WFA Saat Libur Nyepi–Lebaran 2026, Pemkab Bandung Pastikan Pelayanan Publik Tetap Jalan
  • Pulang Umrah, Bupati Bandung Dadang Supriatna Langsung Tinjau Banjir Bandang Desa Panyadap Solokanjeruk
  • Ramadan 2026 Heboh! Link Video Mukena Pink No Sensor Tersebar, Begini Isi Videonya
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 16 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Kata Dedi Mulyadi Soal Polemik Penjualan Gas LPG 3 Kg: Seharusnya…

By Aga GustianaRabu, 5 Februari 2025 15:19 WIB2 Mins Read
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi. Foto: YouTube.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Gubernur Jawa Barat terpilih, Dedi Mulyadi turut menyoroti polemik penjualan gas LPG 3 kg yang saat ini terjadi di masyarakat.

Menurut Dedi, kebijakan Kementerian Energi dan Sumberdaya Mineral (ESDM) terkait penjualan gas melon itu sebenarnya sudah baik, hanya saja perencanannya kurang matang.

“Niat dari Kementerian ESDM itu sangat baik menyelamatkan uang negara agar jatuh ke tangan yang berhak. Tetapi niat baik saja tidak cukup kalau tidak dilakukan dengan hati-hati dan perencanaan yang tepat,” ujar Dedi Mulyadi dalam keterangannya yang disampaikan di Instagram @dedimulyadi71 dikutip Rabu (5/2/2025).

Dedi menilai, kebijakan itu untuk mencegah penyalahgunaan subsidi yang faktanya tak hanya digunakan oleh masyarakat kurang mampu, namun orang-orang kaya hingga pedagang besar.

Baca Juga:  Sekda Jabar Beberkan Alasan Dana Operasional Gubernur Tembus Rp28 Miliar

Tak hanya itu, subsidi ini juga kerap disalahgunakan oleh oknum yang mengalihkan gasnya ke tabung gas ukuran besar non subsidi, lalu dijual dengan harga non subsidi.

“Maka Kementerian ESDM akan merubah pengecer menjadi sub pangkalan,” kata Dedi.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Pastikan Pemprov Jabar Bantu Anggaran PSU Tasikmalaya

Menurut Dedi, seharusnya Kementerian ESDM menyiapkan matang-matang sebelum kebijakan ini ditetapkan. Seperti mendata warung-warung yang akan dibuah menjadi sub pengecer.

“Seharunya disiapkan dulu perangkatnya. Warung-warung diubah menjadi sub pengecer, didaftarkan para penerimanya kemudian didatakan dengan baik. Kemudian dibuat percobaan. Setelah seluruhnya siap baru diberlakukan,” ungkap KDM.

Baca Juga:  PDIP Beri Sinyal Koalisi dengan ke Gerindra Usung Dedi Mulyadi di Pilgub Jabar 2024

Ia berharap semoga apa yang terjadi saat ini menjadi pembelajaran, terlebih mulai hari ini sudah diambil keputusan warung-warung atau pengecer bisa kembali menjual LPG 3 kg.

“Mudah-mudahan ini menjadi pembelajaran penting bagi kita semuanya agar kedepan negara tepat sasaran dalam memberikan subsidi dan rakyat pun menyadari kalau yang bukan berhak menerima subsidi sebaiknya tidak mengambil gas 3 kg,” tutupnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bahlil Dedi Mulyadi ESDM gas lpg
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Waktu Imsak Bandung Hari ke-26 Ramadhan, Pastikan Sahur Tepat Waktu

Ledakan Misterius Hancurkan Kontrakan 19 Kamar di Cileunyi, Satu Penghuni Terluka

CPNS Kemenag

Atur WFA Saat Libur Nyepi–Lebaran 2026, Pemkab Bandung Pastikan Pelayanan Publik Tetap Jalan

Pulang Umrah, Bupati Bandung Dadang Supriatna Langsung Tinjau Banjir Bandang Desa Panyadap Solokanjeruk

Bukan Main Layangan, Bocah 10 Tahun Ini Malah Sibuk Masak dan Urus Orang Tua Sakit!

Doa Buka Puasa dan Jadwal Adzan Maghrib Bandung 15 Maret 2026

Terpopuler
  • Viral Video Kebun Sawit Ibu Tiri vs Anak Tiri, Apa Isinya? Hati-hati Jebakan Batman!
  • Video Aksi Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit Viral, Link Diburu Netizen
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Waspada Klaim Full Durasi Video Ukhti Mukena Pink ‘No Sensor’, Ini Faktanya
  • Viral video ukhti mukena pink.
    Hati-hati! Link Video Viral Mukena Pink ‘No Sensor’ Bisa Sebarkan Malware
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Fenomena Ukhti Mukena Pink Viral di TikTok, Pakar Ingatkan Bahaya Tersembunyi di Balik Link Video
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.