Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Keindahan Curug Cimahi, destinasi utama Wisata Cimahi dengan udara sejuk dan pemandangan mempesona

Bosan ke Bandung? Saatnya Eksplorasi 9 Permata Tersembunyi di Kota Cimahi

Minggu, 20 September 2026 01:00 WIB
Ilustrasi begal

Driver Ojol di Garut Ngaku Dibegal dan Dibacok, Ternyata Bohong!

Sabtu, 19 September 2026 20:03 WIB

Waspada Lonjakan Influenza A: Kenali Gejala, Risiko Komplikasi, dan Cara Ampuh Pencegahannya

Sabtu, 19 September 2026 19:51 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bosan ke Bandung? Saatnya Eksplorasi 9 Permata Tersembunyi di Kota Cimahi
  • Driver Ojol di Garut Ngaku Dibegal dan Dibacok, Ternyata Bohong!
  • Waspada Lonjakan Influenza A: Kenali Gejala, Risiko Komplikasi, dan Cara Ampuh Pencegahannya
  • Skandal Pungli Alkid Jogja Memanas! Owner Bolosego Skakmat Klarifikasi Jukir di Depan Wawali, Publik Geram!
  • Insiden Memalukan di Asian Games 2026, Korea Selatan Diputarkan Lagu Korea Utara
  • Daftar Lokasi Nobar Resmi Persijap vs Persib Bandung: Titik Kumpul Bobotoh Akhir Pekan Ini
  • Kronologi Lengkap Mahasiswa UPI Tewas Usai Kecelakaan di Jalan A.H. Nasution Bandung
  • Karma Dibayar Kontan? Deretan Kontroversi Jule dari Lepas Hijab hingga Berakhir di Sel Tahanan
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 20 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Kemensos Fokus Tanggulangi Kemiskinan dengan Data Terpadu dan Sinergi Antar Lembaga

By Muhammad Rafki Razif KiransyahRabu, 13 November 2024 14:00 WIB2 Mins Read
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kementerian Sosial (Kemensos) RI menekankan pentingnya koordinasi dan sinergi antara berbagai lembaga untuk menanggulangi kemiskinan di Indonesia.

Menteri Sosial (Mensos), Saifullah Yusuf menjelaskan, koordinasi yang dimaksud melibatkan Kemensos, pemerintah provinsi dan daerah, serta kementerian dan lembaga lainnya.

Saifullah mengungkapkan bahwa langkah pertama yang sedang dilakukan adalah konsolidasi data oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Nantinya, data tersebut menjadi referensi tunggal untuk semua pihak yang terlibat dalam program-program pengentasan kemiskinan.

“Data ini akan menjadi pedoman dalam mengintervensi program bantuan sosial, jaminan sosial, serta rehabilitasi dan pemberdayaan. Program-program ini diharapkan dapat membantu masyarakat untuk gradiasi, yaitu keluar dari ketergantungan pada bantuan sosial dan menjadi mandiri,” kata Saifullah usai acara Dialog Gus Mensos Bersama Pilar-Pilar Sosial di Masjid Pusdai Kota Bandung, Rabu (13/11/2024).

Baca Juga:  Cek Bansos Kemensos 2025: Cara Mudah Mengetahui Posisi Desil Keluarga Tanpa Aplikasi

Saifullah mengatakan bahwa target jangka panjang untuk menurunkan angka kemiskinan di Indonesia adalah mengurangi kemiskinan ekstrem hingga 0 persen dalam waktu dua tahun.

“Dan menurunkan angka kemiskinan umum yang saat ini berada di angka 9 persen, menjadi di bawah 6 persen pada tahun 2029,” ujarnya.

Adapun mengenai program bantuan sosial (bansos), kata Saifullah, bahwa pemerintah akan melakukan penyaluran bansos triwulan keempat pada akhir tahun 2024.

“Intervensi yang diberikan akan berdasarkan data yang telah dikonsolidasi, dengan fokus pada penerima manfaat yang tepat sasaran,” imbuhnya.

Baca Juga:  Desil Bansos Tak Sesuai Kenyataan? Ini Cara Mudah Mengubahnya Pakai HP dan Persyaratannya

Saifullah menuebut, program bansos ini akan mencakup bantuan tunai yang langsung disalurkan ke rekening penerima manfaat melalui Himbara atau PT Pos, sesuai dengan keputusan yang diambil oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) terkait penundaan penyaluran yang berhubungan dengan Pilkada.

“Bantuan sosial yang akan disalurkan meliputi bantuan pangan, pendidikan, ibu hamil, lansia, dan lainnya. Semua itu akan disesuaikan dengan arahan Mendagri,” ungkapnya.

Salah satu fokus utama Kemensos adalah mendorong para penerima bantuan sosial agar bisa mandiri dan tidak lagi bergantung pada bantuan.

Melalui pendampingan dari kementerian terkait seperti Kementerian Koperasi dan UKM, para penerima manfaat yang sudah mengalami gradiasi akan diarahkan untuk mengakses pemberdayaan, misalnya melalui bantuan modal usaha atau alat produksi, guna meningkatkan kesejahteraan mereka secara jangka panjang.

Baca Juga:  Sekda Herman Harap Investasi Bisa Berdampak pada Pengangguran dan Kemiskinan di Jabar

“Pemberdayaan akan terus dilakukan, termasuk melalui pendampingan. Kami ingin agar masyarakat yang sudah tidak bergantung pada bansos, tetapi mulai beralih ke pemberdayaan ekonomi, seperti usaha mikro dan UMKM,” terangnya.

Pemerintah, melalui sinergi ini, berharap dapat menciptakan perubahan yang signifikan dalam pengentasan kemiskinan di Indonesia.

Menurutnya, keberhasilan program ini bergantung pada kerja sama yang solid antara kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah serta peran aktif masyarakat dalam proses ini.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Kemensos kemiskinan
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Ilustrasi begal

Driver Ojol di Garut Ngaku Dibegal dan Dibacok, Ternyata Bohong!

Skandal Pungli Alkid Jogja Memanas! Owner Bolosego Skakmat Klarifikasi Jukir di Depan Wawali, Publik Geram!

Kronologi Lengkap Mahasiswa UPI Tewas Usai Kecelakaan di Jalan A.H. Nasution Bandung

Jejak Pengabdian Danny Setiawan: Dari Camat di Lebak hingga Kursi Gubernur Jawa Barat

Pamer Lencana KPK, Oknum LSM Pemeras Ketua Kelompok Tani di Sukabumi Dicokok Polisi

Bongkar Alasan Dikick dari Kemenkeu! Aksi ‘Koboy’ Purbaya Berakhir di Kolam Pancing, Siap Kejar Pilgub Jabar?

Terpopuler
  • Proyek Kabel Gatot Subroto Bandung Amburadul, Internet IndiHome Mati Nyaris Sepekan dan Bikin Rugi
  • Jadwal Lengkap FC Seoul vs Persib Bandung di ACL 2: Waktu Kick-off dan Link Nonton
  • Game Free Fire
    Deretan Kode Redeem FF 15 September 2026, Klaim Reward Senjata Eksklusif Sekarang Juga!
  • Tradisi 60 Tahun Berujung Hujatan! Menelusuri Fakta di Balik Hebohnya Simbang Kulon Night Carnival 2026
  • Karpet Merah Mobilitas Publik atau Kuburan Ekonomi Rakyat: Menelisik Polemik di Balik Megaproyek BRT Bandung Raya
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.