bukamata.id – Harapan mengenai kenaikan gaji PNS kembali mencuat setelah pemerintah membuka blokir anggaran sebesar Rp134,9 triliun melalui Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025. Langkah ini menjadi sinyal positif di tengah dorongan publik akan peningkatan kesejahteraan aparatur negara, termasuk PNS, TNI, Polri, dan para pensiunan.
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menegaskan bahwa pembukaan blokir anggaran tersebut bukan semata-mata untuk melanjutkan belanja rutin, melainkan diarahkan sesuai prioritas pemerintahan baru di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.
“Inpres ini menjadi landasan penguatan ekonomi sekaligus menyesuaikan belanja negara dengan visi dan program Presiden Prabowo, termasuk fokus pada kesejahteraan aparatur sipil negara,” ujar Sri Mulyani dalam rapat kerja bersama Badan Anggaran DPR RI pada Selasa (1/7/2025).
Anggaran Besar, Harapan Besar
Dari total anggaran yang dibuka, sekitar Rp48 triliun sudah direalisasikan di 23 kementerian dan lembaga. Sisanya sebesar Rp86,9 triliun sedang dalam proses pencairan di 76 instansi lainnya. Kebijakan ini bertujuan menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional di tengah tantangan global.
Stabilnya konsumsi rumah tangga dan pertumbuhan sektor energi juga memperkuat keyakinan akan kesehatan ekonomi domestik. Menurut Sri Mulyani, konsumsi rumah tangga berada di kisaran 4,9–5 persen pada kuartal pertama 2025. Konsumsi listrik rumah tangga melonjak 17,7 persen, sementara konsumsi industri meningkat 6,3 persen.
“Ekonomi Indonesia tumbuh 4,87 persen. Ini menunjukkan fondasi ekonomi kita cukup kokoh, meskipun investasi belum sepenuhnya pulih,” jelasnya.
Kapan Kenaikan Gaji PNS Diumumkan?
Meski sinyal semakin jelas, hingga kini belum ada keputusan resmi terkait kenaikan gaji PNS tahun 2026. Tidak ditemukan aturan dalam APBN 2025 maupun Peraturan Pemerintah (PP) yang mengatur kenaikan tersebut. Tradisinya, pengumuman kenaikan gaji PNS disampaikan langsung oleh Presiden dalam pidato Nota Keuangan RAPBN di bulan Agustus.
Jika merujuk pada pola sebelumnya, apabila kenaikan gaji akan diberlakukan pada tahun 2026, maka pengumuman resminya besar kemungkinan akan disampaikan dalam pidato Presiden Prabowo pada Agustus 2025 mendatang.
Fokus Pemerintah: Kesejahteraan Aparatur Negara
Pemerintah telah menyampaikan rencana peningkatan gaji bagi para hakim, yang dianggap sebagai sinyal awal dari komitmen pemerintahan baru dalam memperbaiki kesejahteraan pegawai negara. Langkah ini disambut optimisme oleh para PNS, TNI, Polri, dan pensiunan, yang selama ini menjadi tulang punggung pelayanan publik.
Kesimpulan: Kenaikan Gaji PNS Sangat Mungkin Terjadi
Meski belum ada kepastian, kondisi fiskal yang membaik, arahan Presiden Prabowo, serta pembukaan blokir anggaran besar menjadi indikator kuat bahwa kenaikan gaji PNS pada 2026 sangat mungkin terjadi.
Kini, perhatian publik tertuju pada pidato Presiden di bulan Agustus 2025. Apakah kabar baik itu akhirnya diumumkan secara resmi? Para aparatur sipil negara dan pensiunan tentu berharap demikian. Sampai saat itu tiba, masyarakat menantikan kepastian yang akan membawa angin segar bagi kesejahteraan aparatur negara di masa depan.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News











