Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
gempa

Bukan Sekali! Dua Gempa Dangkal Guncang Bandung, Getarannya Dirasakan Warga Pangalengan

Rabu, 12 Agustus 2026 19:02 WIB

Rencana Pembatasan Pertalite Desil 9-10 Dikritik, Pakar Warning Kelas Menengah Terancam Jadi Korban

Rabu, 12 Agustus 2026 19:01 WIB

Dua Orang Ditangkap Imbas Kontroversi Tantangan Hafalan Al-Qur’an Hadiah Miras

Rabu, 12 Agustus 2026 18:56 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bukan Sekali! Dua Gempa Dangkal Guncang Bandung, Getarannya Dirasakan Warga Pangalengan
  • Rencana Pembatasan Pertalite Desil 9-10 Dikritik, Pakar Warning Kelas Menengah Terancam Jadi Korban
  • Dua Orang Ditangkap Imbas Kontroversi Tantangan Hafalan Al-Qur’an Hadiah Miras
  • Tak Perlu Jago Desain, 5 Prompt AI Ini Bisa Bikin Poster HUT RI Makin Keren
  • Persib Dapat Suntikan 2 Bintang Timnas, Sandy Walsh dan Ragnar Siap Unjuk Gigi
  • Geger! 35 Pohon di Bandung Ditebang Ilegal, Ada yang Sudah Ditutup Cor
  • Persebaya Punya 5 Senjata untuk Musim Baru, Rivera dan Yuran Fernandes Jadi Sorotan
  • Nama Bisa Hilang dari Daftar Bansos Agustus 2026, Ini Penyebab dan Cara Ceknya
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 12 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Kenaikan Gaji Pensiunan PNS di 2026? Ini Sinyal Kuat dari Sri Mulyani

By Aga GustianaJumat, 4 Juli 2025 07:51 WIB2 Mins Read
Menteri Keuangan Sri Mulyani
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, dan Menteri Keuangan Sri Mulyani. (@smindrawati)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Harapan baru bagi para pensiunan Pegawai Negeri Sipil (PNS) mulai terlihat jelas. Pemerintah melalui Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memberikan sinyal positif terkait rencana kenaikan gaji pensiunan PNS yang berpotensi diakomodasi dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2026.

Pernyataan ini disampaikan langsung oleh Sri Mulyani dalam Rapat Paripurna DPR RI baru-baru ini. Ia menegaskan bahwa keberhasilan pengelolaan keuangan negara, yang ditandai dengan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas APBN 2024, menjadi landasan kuat untuk meningkatkan kesejahteraan aparatur negara—baik yang masih aktif maupun yang telah memasuki masa pensiun.

Fondasi APBN 2024 Kuat, Pemerintah Siapkan Ruang untuk Penyesuaian Tunjangan

Menurut Sri Mulyani, pencapaian APBN 2024 di tengah tantangan ekonomi global menjadi bukti bahwa keuangan negara dikelola secara hati-hati dan bertanggung jawab. Defisit anggaran hanya tercatat sebesar 2,3% dari Produk Domestik Bruto (PDB), lebih rendah dari perkiraan awal sebesar 2,7%.

Di tengah tekanan eksternal seperti konflik geopolitik, ketegangan di Laut Merah, dan lonjakan harga komoditas global, pemerintah tetap mampu menjaga postur anggaran yang sehat. Belanja negara mencapai Rp3.359,8 triliun atau naik 6% dari tahun sebelumnya, dengan fokus pada perlindungan sosial, subsidi energi, infrastruktur, serta pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).

Sri Mulyani menyebutkan, keberhasilan ini membuka peluang untuk menyesuaikan tunjangan pensiun PNS, yang selama ini dinilai masih stagnan. “Dengan kondisi fiskal yang stabil, kami bisa mempertimbangkan peningkatan kesejahteraan bagi para pensiunan yang telah lama mengabdi,” ungkapnya.

Fokus Pemerintah: Kesejahteraan ASN dan Transisi Pemerintahan

Lebih jauh, Menteri Keuangan menegaskan bahwa pemerintah akan tetap memprioritaskan kesejahteraan Aparatur Sipil Negara (ASN), termasuk kenaikan gaji PNS dan tunjangan pensiun, sebagai bentuk apresiasi terhadap pengabdian mereka terhadap negara.

Langkah ini juga dinilai strategis dalam mendukung proses transisi pemerintahan dari Presiden Joko Widodo ke Presiden terpilih Prabowo Subianto. Pemerintah berharap, keberlanjutan pengelolaan APBN yang transparan dan akuntabel dapat terus dijaga bersama DPR dan BPK.

Kenaikan Gaji Pensiunan PNS Tunggu Kondisi Ekonomi Makro

Meski peluang kenaikan gaji pensiunan PNS pada 2026 semakin terbuka, Sri Mulyani menegaskan bahwa keputusan final tetap akan mempertimbangkan perkembangan ekonomi makro secara keseluruhan. Stabilitas inflasi, pertumbuhan ekonomi, dan pendapatan negara akan menjadi faktor penentu.

Namun demikian, sinyal kuat dari pemerintah ini menjadi angin segar bagi jutaan pensiunan PNS yang telah menantikan kepastian penyesuaian tunjangan. Kebijakan ini diharapkan bisa meningkatkan daya beli serta memastikan kehidupan yang lebih layak di masa pensiun.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

APBN 2026 ASN gaji pensiunan PNS kebijakan fiskal kenaikan gaji PNS Sri Mulyani tunjangan pensiunan
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

gempa

Bukan Sekali! Dua Gempa Dangkal Guncang Bandung, Getarannya Dirasakan Warga Pangalengan

Rencana Pembatasan Pertalite Desil 9-10 Dikritik, Pakar Warning Kelas Menengah Terancam Jadi Korban

Dua Orang Ditangkap Imbas Kontroversi Tantangan Hafalan Al-Qur’an Hadiah Miras

Geger! 35 Pohon di Bandung Ditebang Ilegal, Ada yang Sudah Ditutup Cor

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Nama Bisa Hilang dari Daftar Bansos Agustus 2026, Ini Penyebab dan Cara Ceknya

Gerhana Matahari Total Hari Ini Bikin Langit Gelap, Indonesia Bisa Melihat atau Tidak?

Terpopuler
  • Menuju Muswil VII KAHMI Jabar, Pansel Umumkan 16 Calon Presidium dengan Rekam Jejak Strategis
  • Genap 1 Tahun, PRI Jawa Barat Tegaskan Komitmen Jadi Rumah Rakyat
  • MUSWIL VII KAHMI Jabar Tuntas, 7 Presidium Terpilih Bawa Mandat Baru
  • Teti Ratnasih Terpilih Pimpin FORHATI Jabar, Bawa Misi Besar Transformasi Keumatan
  • 10 Pohon Hilang di Jalan Riau Bandung, Pemkot Kecolongan? Pengamat Bongkar Lemahnya Pengawasan
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.