Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Belum Sempat Istirahat, Persib Langsung Latihan di Bangkok Jelang Lawan Port FC

Selasa, 6 Oktober 2026 20:35 WIB

Viral Buruh Asal Jabar Disiksa dan Tak Digaji di Batam, Begini Kata Polisi

Selasa, 6 Oktober 2026 20:33 WIB

Bukan Sekadar Lagu: Alasan Di Balik Tangisan Anggun C Sasmi di Hadapan Puluhan Ribu Suporter Garuda

Selasa, 6 Oktober 2026 20:28 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Belum Sempat Istirahat, Persib Langsung Latihan di Bangkok Jelang Lawan Port FC
  • Viral Buruh Asal Jabar Disiksa dan Tak Digaji di Batam, Begini Kata Polisi
  • Bukan Sekadar Lagu: Alasan Di Balik Tangisan Anggun C Sasmi di Hadapan Puluhan Ribu Suporter Garuda
  • Viral Selebrasi ‘Power Rangers’ ala Presiden Prabowo Saat Timnas Indonesia Juara ASEAN Cup 2026
  • Puluhan Kasus HIV/AIDS Ditemukan di Pangandaran, Sejumlah Calon Pengantin Ikut Positif Terinfeksi
  • Misi Putus Tren Buruk: Marc Klok Tegaskan Persib Incar Kemenangan di Kandang Port FC
  • bank bjb syariah Perkuat Sinergi dengan Pemkab Cirebon, ASN Dapat Layanan Haji hingga Emas
  • Bejat! Oknum Guru Ngaji di Sukabumi Cabuli 7 Anak, Modus Ajak Main
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 7 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Dua Orang Ditangkap Imbas Kontroversi Tantangan Hafalan Al-Qur’an Hadiah Miras

By Aga GustianaRabu, 12 Agustus 2026 18:56 WIB3 Mins Read
Viral Challenge baca surah Al-Quran hadiah miras. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kepolisian resmi mengamankan dua orang terduga pelaku yang terlibat dalam aksi kontroversial berupa tantangan membaca Al-Qur’an berhadiah minuman beralkohol. Insiden tersebut sebelumnya menjadi sorotan publik usai terjadi di area gelaran festival musik The Sounds Project yang berlangsung di Ancol, Jakarta Utara.

“Pelaku penistaan saat ini sudah diamankan di Polres Metro Jakarta Utara,” kata Plh Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Oki Waskito kepada wartawan, Rabu (12/8/2026).

Dua individu yang diringkus oleh penyidik terdiri dari seorang perempuan berinisial R dan seorang pria berinisial E. Kendati demikian, pihak kepolisian belum membeberkan secara mendalam mengenai peran spesifik dari masing-masing individu tersebut.

“Rencananya nanti malam akan digelarkan, paling lambat besok karna waktu 24 jam dari tadi pagi untuk menentukan peningkatan menjadi proses sidik,” ujarnya.

Aparat juga membuka peluang adanya penambahan tersangka lain seiring dengan pendalaman dan pemeriksaan saksi-saksi yang masih terus berjalan.

Sikap Tegas Penyelenggara Event

Merespons peristiwa yang memicu kegaduhan publik ini, tim penyelenggara The Sounds Project menyampaikan sikap resmi melalui saluran komunikasi digital mereka. Pihaknya mengutuk keras perbuatan tersebut dan menegaskan tidak pernah memberikan izin atas konten berbau keagamaan untuk materi promosi.

“Kami sebagai penyelenggara acara turut merasa marah, kecewa, dan mengecam perilaku tersebut. Kami tidak pernah dan tidak akan pernah, membenarkan perilaku yang menjadikan agama sebagai bahan challenge atau promosi produk dalam bentuk apa pun,” kata The Sounds Project melalui akun Instagram resminya.

Manajemen festival menegaskan aksi tersebut murni di luar skenario maupun persetujuan panitia. Teguran keras pun telah dilayangkan kepada tenant sponsor terkait guna menuntaskan masalah hukum yang timbul.

“Kami telah menegur pihak sponsor terkait dan meminta mereka untuk menyelesaikan kasus ini hingga tuntas,” ujarnya.

Penyelenggara memastikan bakal mengawal penanganan perkara hingga tuntas, sekaligus melakukan pembenahan sistemik agar tindakan serupa tidak terulang di masa mendatang.

Klarifikasi dan Permohonan Maaf Pihak Brand

Di sisi lain, jajaran pimpinan Newport turut angkat bicara atas dinamika yang terjadi di area stan mereka. Direktur Newport, Handoko Sasongko, menyampaikan permohonan maaf terbuka dan mengklarifikasi bahwa aksi tersebut bukanlah bagian dari kampanye resmi perusahaan.

“Sehubungan dengan beredarnya video di booth Newport pada gelaran festival musik The Sounds Project, Minggu (9/8), Newport menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh umat muslim, tokoh agama, dan seluruh masyarakat Indonesia atas kejadian yang menimbulkan ketidaknyamanan, rasa terluka, dan kegaduhan yang terjadi,” ungkap Handoko dalam keterangannya, Selasa (11/8).

“Newport perlu meluruskan bahwa aktivitas tersebut bukan merupakan program, konsep promosi, challenge, maupun arahan yang dibuat atau direncanakan oleh Newport. Aktivitas tersebut muncul secara spontan dari pengunjung yang berada di lokasi,” imbuhnya.

Handoko mengakui terdapat celah pada pengawasan internal personel di lapangan, sehingga situasi dinilai lepas dari kendali petugas keamanan stan saat peristiwa berlangsung.

“Newport sangat menyesalkan bahwa situasi tersebut tidak ditangani sebagaimana mestinya pada saat kejadian. Kami menyesal adanya kelemahan dalam pengawasan terhadap pengunjung yang bisa mengambil alih mik dari MC di lapangan, sehingga tindakan yang tidak sesuai dengan nilai-nilai agama, keyakinan, budaya serta adat istiadat yang dijunjung oleh masyarakat dapat terjadi,” ucapnya.

Manajemen menegaskan komitmennya untuk selalu menjunjung tinggi norma keagamaan serta keberagaman etika sosial yang berlaku di Indonesia dalam setiap kegiatan operasional mereka.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Viral Buruh Asal Jabar Disiksa dan Tak Digaji di Batam, Begini Kata Polisi

Viral Selebrasi ‘Power Rangers’ ala Presiden Prabowo Saat Timnas Indonesia Juara ASEAN Cup 2026

Ilustrasi virus HIV/AIDS

Puluhan Kasus HIV/AIDS Ditemukan di Pangandaran, Sejumlah Calon Pengantin Ikut Positif Terinfeksi

bank bjb syariah Perkuat Sinergi dengan Pemkab Cirebon, ASN Dapat Layanan Haji hingga Emas

kekerasan

Bejat! Oknum Guru Ngaji di Sukabumi Cabuli 7 Anak, Modus Ajak Main

Viral! Sejumlah Pengunjung Diduga Keracunan Massal Usai Makan di Restoran Korea Bandung

Terpopuler
  • Jadwal dan Link Live Streaming Indonesia vs Thailand: Momentum Garuda Rebut Trofi di Rumah Sendiri
  • Polemik Data Center AI Jatiluhur: AMDAL Belum Rampung tapi Proyek Sudah Dimulai, Apakah Ruang Koreksi Masih Ada?
  • Aturan Dibuat untuk Dilanggar? Menguliti Tiga Dosa Administratif Pengadaan Publikasi Purwakarta
  • Skandal HGB Kota Baru Parahyangan: KPK Amankan Berkas dan Ungkap Aliran Suap Miliaran
  • Blunder Dedi Mulyadi, Polemik Data Center AI Ancam Kepercayaan Investor
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.