Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

GBLA Belum Siap, 3 Pertandingan Persib Oktober Digelar di Si Jalak Harupat

Jumat, 2 Oktober 2026 15:05 WIB

Proyek Data Center BDx di Purwakarta Disorot, Perizinan dan Kebutuhan Air Jadi Perhatian

Jumat, 2 Oktober 2026 14:45 WIB

Bukan Shin Tae-yong, Justin Hubner Sebut John Herdman Bisa Bawa Garuda Naik Level

Jumat, 2 Oktober 2026 14:35 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • GBLA Belum Siap, 3 Pertandingan Persib Oktober Digelar di Si Jalak Harupat
  • Proyek Data Center BDx di Purwakarta Disorot, Perizinan dan Kebutuhan Air Jadi Perhatian
  • Bukan Shin Tae-yong, Justin Hubner Sebut John Herdman Bisa Bawa Garuda Naik Level
  • Gaya Hidup Sekaligus Mesin Uang: Alasan Kuat Properti Kota Baru Parahyangan Diserbu Investor Urban
  • PWI Jabar Periode 2026–2031 Dilantik, Siapkan Bidang Advokasi hingga Pengembangan Digital
  • Melarikan Penat dari Riuhnya Ibu Kota: Menemukan Ketenangan Hidup di Kota Baru Parahyangan
  • Kulineran di Bandung? Ini 5 Tempat Makan Sunda dengan Cita Rasa Khas yang Menggoda
  • Stadion GBLA Masih Direnovasi, Persib Bandung Kembali Berpindah Markas ke SJH
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 2 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Kericuhan di Samsat Soreang, Warga Protes Soal Antrian Pembayaran Pajak

By Aga GustianaJumat, 11 April 2025 17:17 WIB2 Mins Read
Samsat
Pantauan di berbagai kantor Samsat di Bandung, Garut, hingga Bekasi menunjukkan lonjakan jumlah wajib pajak yang membayar pajak kendaraan. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Suasana di kantor Samsat Soreang, Kabupaten Bandung, mendadak ricuh pada Kamis (10/4/2025) sore. Sejumlah warga yang tengah mengantre untuk membayar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) memprotes layanan di loket pembayaran setelah diduga terjadi tindakan tidak adil dalam antrean.

Video kericuhan tersebut sempat viral di media sosial, memperlihatkan warga berkerumun dan memprotes petugas kasir. Beberapa warga terekam mengangkat suara di depan loket sambil merekam kejadian menggunakan ponsel mereka.

Petugas kepolisian yang berada di lokasi langsung turun tangan untuk meredam emosi warga dan menenangkan suasana. Tak lama kemudian, kondisi mulai kondusif dan pelayanan kembali dilanjutkan.

Kericuhan bermula ketika seorang warga datang untuk melunasi pembayaran balik nama kendaraan, namun mendapati bahwa kasir tengah memproses berkas lain yang baru datang. Hal ini memicu kecurigaan dari warga lain yang merasa diperlakukan tidak adil dalam sistem antrean.

Baca Juga:  Bandung Jadi Tempat Kolaborasi Perdana Efek Rumah Kaca x Barasuara di Lintas Resonan

Ternyata, berkas yang sedang diproses adalah milik wajib pajak lain yang melakukan perpanjangan pajak lima tahunan, namun pembayarannya tertunda sehari sebelumnya karena kekurangan dana. Wajib pajak tersebut datang kembali pada hari Kamis untuk melunasi kekurangannya, dan langsung dilayani tanpa antre ulang.

Baca Juga:  Rachmat Irianto Terancam Tinggalkan Persib Lebih Awal, Kontrak Habis Sebelum Liga 1 Usai

Kesalahpahaman inilah yang memicu kemarahan warga yang sedang antre, hingga akhirnya mereka mengerumuni loket kasir dan meneriakkan protes.

Menanggapi kejadian ini, Analis Kebijakan P3DW Kabupaten Bandung 2 Soreang, Nunung Nurhayati, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas insiden yang terjadi.

“Kami menghaturkan permohonan maaf atas insiden yang terjadi kemarin. Kami memahami ketidaknyamanan yang dirasakan masyarakat,” ujar Nunung kepada media, Jumat (11/4/2025).

Baca Juga:  3 Tempat Sarapan Hits di Bandung yang Wajib Dicoba, dari Bubur hingga Roti Panggang Ala Barat

Nunung menjelaskan bahwa lonjakan pengunjung terjadi karena antusiasme warga dalam mengikuti program pemutihan pajak dari Pemprov Jawa Barat.

“Program pengampunan PKB ini disambut sangat antusias oleh masyarakat, sehingga terjadi lonjakan pengunjung yang luar biasa di Samsat Soreang,” jelasnya.

Ia juga mengakui adanya kesalahan persepsi dan komunikasi antara petugas dan warga, yang berujung pada kericuhan.

“Kami akan terus memperbaiki kualitas layanan agar kejadian serupa tidak terulang, demi kesuksesan program dari Bapak Gubernur Jawa Barat,” pungkas Nunung.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

bandung pajak Samsat Soreang
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Proyek Data Center BDx di Purwakarta Disorot, Perizinan dan Kebutuhan Air Jadi Perhatian

PWI Jabar Periode 2026–2031 Dilantik, Siapkan Bidang Advokasi hingga Pengembangan Digital

Sudah Ditegur 3 Kali, 40 Bangunan Liar di Bandung Akhirnya Ditertibkan Satpol PP

Bansos

Kabar Baik! BSU 2026 Rp900 Ribu untuk 13,3 Juta Pekerja, Kapan Cair?

Keracunan Makanan

14 Siswa SDN Garuda Cisarua Diduga Keracunan, Sampel Makanan MBG Diperiksa

Skandal HGB Kota Baru Parahyangan: KPK Amankan Berkas dan Ungkap Aliran Suap Miliaran

Terpopuler
  • Eksa Silika Resmi Jadi Plt, KORMI Bandung Bersiap Pilih Ketua Baru
  • HUT ke-38 Bikers Brotherhood 1% MC Digelar di Bandung, Angkat Semangat Persaudaraan
  • Polemik Data Center AI Jatiluhur: AMDAL Belum Rampung tapi Proyek Sudah Dimulai, Apakah Ruang Koreksi Masih Ada?
  • Badai di Tubuh KORMI Bandung: Hibah Seret, Kudeta Kepengurusan, hingga Sentilan Guru Besar UPI
  • Antara Regulasi dan Realita: Menguak Karut-Marut Anggaran Publikasi Rp250 Juta di Diskominfo Purwakarta
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.