bukamata.id – PSSI secara resmi mengakhiri kerja sama dengan Patrick Kluivert dan jajaran staf kepelatihannya. Selama menukangi Timnas Indonesia, pelatih asal Belanda itu telah memimpin 8 pertandingan, mencatat 3 kemenangan, 1 hasil imbang, dan 4 kekalahan. Persentase kemenangan yang hanya mencapai 37,5 persen membuat kinerjanya menuai banyak kritik.
Keputusan pemecatan ini justru disambut datar oleh publik sepak bola Indonesia. Alih-alih bersedih, banyak warganet justru langsung menyuarakan nama pelatih yang mereka rindukan: Shin Tae-yong.
Shin Tae-yong Jadi Idola yang “Dirindukan”
Nama Shin kembali mencuat tidak lama setelah dirinya resmi berpisah dengan klub Ulsan UD pekan lalu. Kondisi ini semakin memperkuat spekulasi bahwa pelatih asal Korea Selatan itu bisa saja kembali ke kursi pelatih Timnas Indonesia.
Shin, yang kini berusia 55 tahun, memang meninggalkan kesan mendalam bagi para pendukung Garuda. Ia menangani Indonesia sejak 2020 hingga awal 2025, sebelum digantikan oleh Kluivert. Selama masa kepemimpinannya, Shin mencatat 63 laga dengan torehan 27 kemenangan, 15 imbang, dan 21 kekalahan, serta persentase kemenangan mencapai 42,86 persen.
Bersama Shin, Indonesia saat itu menunjukkan performa menjanjikan, terutama dalam kualifikasi Piala Dunia 2026. Namun pergantian ke Kluivert dianggap sebagai langkah mundur, karena berdampak pada gagalnya Timnas melangkah lebih jauh.
Peluang Kembali ke Timnas Masih Tanda Tanya
Banyak pendukung meyakini Shin masih memiliki kapasitas besar untuk menghidupkan kembali permainan Timnas Indonesia, terutama dalam menyongsong kualifikasi Piala Dunia 2030. Ungkapan kerinduan pun membanjiri media sosial resmi Timnas.
“Welcome back, Shin Tae-yong!” tulis salah satu warganet pada kolom komentar Instagram Timnas Indonesia, disertai berbagai tagar dukungan.
Meski begitu, peluang kembalinya Shin belum tentu mudah. Hubungan antara dirinya dan PSSI disebut tidak selalu harmonis, sehingga kemungkinan reuni dalam waktu dekat masih sangat kecil.
Shin sendiri menanggapi rumor tersebut dengan tegas.
“Rumor itu (kembali melatih Indonesia) tidak benar. Kinerjaku (bersama Indonesia sebelumnya) sering diremehkan. Tetapi ingat, kami sempat mengalahkan Arab Saudi dan menahan Australia. Itu bukan keberuntungan,” ujar Shin Tae-yong dalam wawancara dengan KBS News
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News











