Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Fenomena Link Video Syakirah 7 Menit Kembali Mencuat: Mengapa Anda Harus Berhenti Mencari Tautannya?

Sabtu, 4 April 2026 21:51 WIB

Heboh Link Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri di Dapur: Awas Jebakan Phishing yang Bisa Kuras Saldo Rekening!

Sabtu, 4 April 2026 21:26 WIB
The Great Asia Africa 2.0

Bukan Sekadar Jalan-Jalan! Ini 10 Spot ‘Healing’ Terbaik di Bandung yang Bikin Gagal Move On

Sabtu, 4 April 2026 21:07 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Fenomena Link Video Syakirah 7 Menit Kembali Mencuat: Mengapa Anda Harus Berhenti Mencari Tautannya?
  • Heboh Link Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri di Dapur: Awas Jebakan Phishing yang Bisa Kuras Saldo Rekening!
  • Bukan Sekadar Jalan-Jalan! Ini 10 Spot ‘Healing’ Terbaik di Bandung yang Bikin Gagal Move On
  • Rumor Kencan Bernadya dan Iqbaal Ramadhan Pecah! Berawal dari Foto ‘Blur’, Netizen Temukan Bukti Ini
  • Mandat Suci di Lebanon Berakhir di Tanah Air: Momen Haru Kepulangan Jenazah 3 Prajurit TNI
  • Prediksi Persib vs Semen Padang: Bobotoh Cantik Ini Ingatkan Maung Bandung Jangan Jemawa
  • Adu Sabar! Aksi Petugas Rekam KTP ODGJ Ini Malah Bak Shooting Film Action
  • Cantik Saja Enggak Cukup! Mojang Bandung Ini Pilih ‘Jalur Langit’ demi Orang Tua
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 4 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Koswara Peringatkan Dishub dan Satpol PP Kota Bandung Tak Jadi Backingan Jukir Liar

By Putra JuangRabu, 1 Januari 2025 15:00 WIB2 Mins Read
Penjabat Wali Kota Bandung, A. Koswara. (Foto: Humas Bandung)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Penjabat Wali Kota Bandung, A. Koswara memperingatkan petugas Dinas Perhubungan (Dishub) dan Satpol PP Kota Bandung untuk tidak menjadi pihak pendukung atau backingan para oknum juru parkir liar.

Hal itu disampaikan A. Koswara menanggapi atas viralnya kasus getok parkir sebesar Rp150 ribu kepada sopir bus pariwisata yang terjadi di Kebun Binatang Bandung, belum lama ini.

“Kami menekankan kepada seluruh teman-teman di Dinas Perhubungan maupun di Satpol PP bahwa praktik-praktik untuk melakukan seperti itu sangat dilarang, apalagi menjadi backing gitu ya, sangat dilarang,” ucap Koswara, Rabu (1/1/2025).

Sebab menurutnya, hal itu dapat mengganggu kondusifitas para wisatawan yang datang ke Kota Bandung.

Baca Juga:  10 Rekomendasi Kuliner Hidden Gem di Bandung yang Bikin Liburan Akhir Tahun Auto Kenyang

“Karena tentu akan mengganggu kondusifitas dan kenyamanan para pengunjung di Kota Bandung,” ungkapnya.

Oleh karena itu, Koswara pun meminta semua pihak agar ikut terlibat dalam menjaga kondusifitas Kota Bandung. Dia berharap, agar peristiwa serupa tidak terulang lagi.

“Semua haru terlibat dalam pengawas agar tidak terulang,” ujarnya.

Disinggung soal sanksi tegas yang akan diberikan kepada oknum tersebut, Koswara memastikan, hal itu nantinya akan ditindak langsung oleh Tim Saber Pungli.

“Kalau sanksi, kalau misalnya benar diterima, ada buktinya, pasti ada sanksi keras begitu, yang pasti dari Saber Pungli sudah ada ketentuan untuk pengurutan liar seperti itu,” tandasnya.

Baca Juga:  Tabrakan Beruntun di Jalan Terusan Buahbatu Bandung, Satu Orang Terluka

Sebelumnya, seorang pria yang berprofesi sebagai pengemudi bus pariwisata mengeluhkan terkait harga parkir di tempat wisata Kebun Binatang Bandung.

Bukan karena harga parkir resmi, melainkan sopir bus tersebut dimintai uang senilai Rp150 ribu agar bisa memarkirkan kendaraannya di kawasan wisata tersebut.

Hal ini diketahui berdasarkan sebuah video yang viral di media sosial. Seperti yang diunggah oleh pemilik akun @ryantaher di media sosial TikTok.

“Pukul 10an siang saya bawa rombongan pake bus medium ke Bandung Zoo. Dan PARKIRNYA Rp150.000 semuanya sama ujar si oknum ini. Dan sayapun parkir ditempatkan parkir di depan Gerbang ITB didepan larangan parkir,” tulis sang pemilik akun dalam caption video tersebut tulis Ryan, Senin (30/12/2024).

Baca Juga:  Merapat! Ini 18 Lokasi Nobar Timnas Indonesia Vs Australia di Bandung

Masih dalam video tersebut, terlihat pelaku getok parkir tidak menggunakan rompi resmi yang biasa terdapat logo Dinas Perhubungan.

Hal ini mengindikasikan, pria tersebut bukan merupakan anggota yang diperkerjakan Dishub Kota Bandung.

Bahkan, oknum ini menyebutkan bahwa seluruh bus yang datang ke Kebun Binatang Bandung dikenakan tarif yang sama sebesar Rp150 ribu.

“Rp150 ribu bapak semuanya sama. Kita kan langsung kordinasi sama orang dalem pak. Nanti ada kwitansinya kok,” ucap pria berbaju hitam yang muncul di video tersebut.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

A. Koswara Dishub getok parkir juru parkir Kebun Binatang Bandung Kota Bandung parkir liar Satpol PP viral
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Mandat Suci di Lebanon Berakhir di Tanah Air: Momen Haru Kepulangan Jenazah 3 Prajurit TNI

Komisi IV DPRD Jabar Soroti LKPJ 2025: Gini Ratio hingga Tunda Bayar Jadi Catatan

Cuaca Ekstrem Bandung Makan Korban! Pohon Tumbang di Caringin Tewaskan Pengendara

Musda Golkar Jabar Berakhir, Daniel Mutaqien Resmi Jadi Ketua

pembunuhan

Tragis! Bocah 11 Tahun Tewas Terserempet Kereta saat Menuju Rumah Nenek

Cuaca Ekstrem Hantam Bandung, BMKG Ingatkan Potensi Bencana Hidrometeorologi Sepekan ke Depan

Terpopuler
  • Viral Misterius! Potongan Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Kebun Sawit Bikin Heboh, Fakta Aslinya Mengejutkan
  • Di Balik Viral Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ di Kebun Sawit, Ada Ancaman Phishing Mengintai
  • Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.
    Viral! Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Part 2 di Dapur, Fakta atau Settingan?
  • Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ 7 Menit, Link Palsu Mengintai Warganet, Cek Aslinya
  • Geger! Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Part 2 ‘No Sensor’ Viral, Fakta Sebenarnya Bikin Kaget
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.