Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Sambangi Bandung Lewat GO! NEXT 2026, FiberStar Kenalkan Solusi Digital Terintegrasi untuk Bisnis

Sabtu, 17 Oktober 2026 16:47 WIB

Dihantam Hujatan Se-Indonesia! Keputusan Drastis Reno Ferdinand Usai Pulang Tanpa Gelar di Mister Global 2026

Sabtu, 17 Oktober 2026 16:39 WIB

Diduga Kalap Akibat Tekanan Kerja, Pria di Sukabumi Tega Bacok Istri Tanpa Cekcok

Sabtu, 17 Oktober 2026 16:18 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Sambangi Bandung Lewat GO! NEXT 2026, FiberStar Kenalkan Solusi Digital Terintegrasi untuk Bisnis
  • Dihantam Hujatan Se-Indonesia! Keputusan Drastis Reno Ferdinand Usai Pulang Tanpa Gelar di Mister Global 2026
  • Diduga Kalap Akibat Tekanan Kerja, Pria di Sukabumi Tega Bacok Istri Tanpa Cekcok
  • Kabar Gembira Pekerja! BSU 2026 Disalurkan Sekaligus Rp900 Ribu Akhir Tahun, Ini Penjelasan Pemerintah
  • Langit Jakarta dan Jawa Barat Dirayapi Asap Karhutla Kalimantan, Kualitas Udara Mulai Terancam?
  • Bukti Bakat Indonesia Itu Real! Dari Lapangan Semen Kampung, Devina Digodok Pelatih Berlisensi UEFA
  • Usai Debut Manis di ACL Two, Sandy Walsh Siap Tempur di Laga Persib vs Persik Kediri
  • Ironi Gubernur Konten: Pamer Aduan di Medsos, Tapi Gagap Saat Diadang Warga
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 17 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

KPU Dorong Aksesibilitas bagi Pemilih Disabilitas di Pilkada Jabar 2024

By SusanaMinggu, 27 Oktober 2024 20:00 WIB2 Mins Read
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Yayasan Lensa Difabel Informatif Kreatif (LDIK) menyelenggarakan sosialisasi pemilih bagi komunitas penyandang disabilitas, khususnya dalam rangka Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat 2024.

Bertempat di Yayasan Penyantun Wyata Guna, Kota Bandung, kegiatan yang dihadiri oleh sekitar 50 peserta dari berbagai latar belakang.

Ketua LDIK, Suhendar, menyoroti pentingnya kesetaraan hak dalam proses demokrasi.

“Perempuan dan penyandang disabilitas sering kali menjadi objek politik. Kami harap, dengan pengetahuan yang didapatkan hari ini, kita semua bisa turut andil dan mendapat manfaat di Pilgub ini,” ungkap Suhendar dalam sambutannya.

Selanjutnya, Komisioner KPU Kota Bandung, Fajar Kurniawan Safrudin, menekankan hak-hak pemilih disabilitas.

Baca Juga:  Sekda Jabar Ingatkan Pentingnya Masyarakat Bahagia dalam Program Pembangunan

“Sosialisasi ini adalah bagian dari tugas KPU untuk memastikan bahwa semua kalangan masyarakat, termasuk penyandang disabilitas, memiliki akses dan pemahaman yang cukup untuk memilih dengan baik dan benar,” tegas Fajar.

Ia berharap, kegiatan ini mendorong partisipasi yang lebih luas dan memastikan bahwa semua pemilih dapat menyuarakan hak mereka tanpa diskriminasi.

Fajar mengatakan, TPS harus memenuhi standar aksesibilitas, termasuk jalur yang ramah difabel, parkir yang memadai, dan tanda petunjuk yang jelas.

“Setiap penyandang disabilitas memiliki hak untuk pendampingan di TPS, serta prioritas dalam antrean. Selain itu, informasi pemungutan suara harus tersedia dalam format yang mudah dipahami, seperti dalam huruf Braille atau audio,” jelas Fajar.

Baca Juga:  Jawa Barat Luncurkan 18 Desa Ramah Pelayanan Publik

Sementara itu, mantan Ketua KPU Kabupaten Bandung periode 2013-2023, Agus Bayora menyatakan bahwa Pilgub adalah pesta demokrasi milik seluruh rakyat Indonesia.

“Pilkada ini bukan hanya untuk KPU atau Bawaslu, tetapi untuk kita semua. Untuk memastikan pilkada sukses, kita harus mengawal prosesnya dengan baik, mulai dari partisipasi aktif masyarakat hingga keamanan yang kondusif,” ujar Agus.

Ia menggarisbawahi bahwa kesuksesan pemilu diukur dari tingginya partisipasi, terpilihnya pemimpin yang kredibel, serta administrasi yang transparan dan bersih dari korupsi.

Baca Juga:  KPU Jabar Imbau Anggota DPRD Terpilih yang Ikut Pilkada Segera Mengundurkan Diri

Suhendar kemudian menambahkan bahwa setiap warga negara, termasuk penyandang disabilitas, berhak atas pilihan politiknya secara rahasia.

“Pilihan kita adalah rahasia, bahkan orang terdekat pun tidak berhak tahu,” ungkapnya.

Kegiatan ini ditutup dengan sesi tanya jawab yang interaktif, di mana peserta diajak berdiskusi mengenai kendala dan dukungan yang diharapkan dalam pelaksanaan pemilu.

Kegiatan sosialisasi ini diharapkan dapat meningkatkan partisipasi pemilih disabilitas di Pilgub Jabar dan menjadi langkah awal untuk pemilu yang lebih inklusif.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Jabar KPU pilkada Sosialisasi
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Sambangi Bandung Lewat GO! NEXT 2026, FiberStar Kenalkan Solusi Digital Terintegrasi untuk Bisnis

Diduga Kalap Akibat Tekanan Kerja, Pria di Sukabumi Tega Bacok Istri Tanpa Cekcok

Langit Jakarta dan Jawa Barat Dirayapi Asap Karhutla Kalimantan, Kualitas Udara Mulai Terancam?

Ironi Gubernur Konten: Pamer Aduan di Medsos, Tapi Gagap Saat Diadang Warga

Geger Dugaan Pelecehan Verbal Dosen UIN Bandung: Mahasiswa Gelar Aksi, Rektor Sampaikan Permohonan Maaf

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

BSU Rp900 Ribu untuk Pekerja Kembali Jadi Sorotan, Ini Syarat yang Perlu Diketahui

Terpopuler
  • Humas Era Digital Tak Cukup Viral! Mahasiswa UIN Bandung Dibekali Strategi Algoritma hingga Etika
  • Ramai Kritik Ornamen Candi di Gedung Sate, Warga Sentil Dedi Mulyadi: Estetik Henteu, Fungsional Komo!
  • Viral! Dana Donasi Pak Santoso Tercatat Rp14,3 Juta, Disebut Hanya Terima Rp600 Ribu
  • Kontroversi Jalan Diponegoro Bandung: Demi Ruang Publik atau Menabrak Tata Ruang?
  • 100 Persen Pulih, Beckham Putra Bakal Jadi Senjata Persib Kontra Persik Kediri?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.