Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Uang Miliaran Melayang Sia-sia, Manajemen Persib Curhat Pilu Usai Dijatuhi Hukuman Berat AFC

Jumat, 15 Mei 2026 16:00 WIB

Pemkot Bandung Tertibkan PKL dan Bangunan Liar, Pedagang Dialihkan ke Marketplace Digital

Jumat, 15 Mei 2026 15:45 WIB

Cek Fakta Link Video Guru Bahasa Inggris vs Murid Part 2: Benarkah atau Sekadar Hoaks?

Jumat, 15 Mei 2026 15:25 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Uang Miliaran Melayang Sia-sia, Manajemen Persib Curhat Pilu Usai Dijatuhi Hukuman Berat AFC
  • Pemkot Bandung Tertibkan PKL dan Bangunan Liar, Pedagang Dialihkan ke Marketplace Digital
  • Cek Fakta Link Video Guru Bahasa Inggris vs Murid Part 2: Benarkah atau Sekadar Hoaks?
  • Dulu Berani Tantang DPR RI, Salsa Erwina Kembali Viral Usai Akui Tak Lagi Ingin Childfree: Isunya Bukan Sekadar Anak!
  • Rumor Transfer Memanas: Bintang Persija Menuju Persib? Akankah ‘Tragedi’ Marc Klok Terulang?
  • Razia Gabungan di Bandung, 51 PPKS Terjaring di Kawasan Wisata dan Pusat Kota
  • SKORZ Bandung Hadir di 23 Paskal, Tawarkan Sensasi Sportainment Modern untuk Anak Muda dan Keluarga
  • Persib Murka Usai Disanksi AFC, Manajemen Singgung Ulah Segelintir Oknum
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 15 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

KPU Dorong Aksesibilitas bagi Pemilih Disabilitas di Pilkada Jabar 2024

By SusanaMinggu, 27 Oktober 2024 20:00 WIB2 Mins Read
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Yayasan Lensa Difabel Informatif Kreatif (LDIK) menyelenggarakan sosialisasi pemilih bagi komunitas penyandang disabilitas, khususnya dalam rangka Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat 2024.

Bertempat di Yayasan Penyantun Wyata Guna, Kota Bandung, kegiatan yang dihadiri oleh sekitar 50 peserta dari berbagai latar belakang.

Ketua LDIK, Suhendar, menyoroti pentingnya kesetaraan hak dalam proses demokrasi.

“Perempuan dan penyandang disabilitas sering kali menjadi objek politik. Kami harap, dengan pengetahuan yang didapatkan hari ini, kita semua bisa turut andil dan mendapat manfaat di Pilgub ini,” ungkap Suhendar dalam sambutannya.

Baca Juga:  PPP Resmi Usung Pasangan Ngatiyana dan Adhitia Yudsithira di Pilkada Cimahi 2024

Selanjutnya, Komisioner KPU Kota Bandung, Fajar Kurniawan Safrudin, menekankan hak-hak pemilih disabilitas.

“Sosialisasi ini adalah bagian dari tugas KPU untuk memastikan bahwa semua kalangan masyarakat, termasuk penyandang disabilitas, memiliki akses dan pemahaman yang cukup untuk memilih dengan baik dan benar,” tegas Fajar.

Ia berharap, kegiatan ini mendorong partisipasi yang lebih luas dan memastikan bahwa semua pemilih dapat menyuarakan hak mereka tanpa diskriminasi.

Fajar mengatakan, TPS harus memenuhi standar aksesibilitas, termasuk jalur yang ramah difabel, parkir yang memadai, dan tanda petunjuk yang jelas.

“Setiap penyandang disabilitas memiliki hak untuk pendampingan di TPS, serta prioritas dalam antrean. Selain itu, informasi pemungutan suara harus tersedia dalam format yang mudah dipahami, seperti dalam huruf Braille atau audio,” jelas Fajar.

Baca Juga:  Di Hadapan 517 Kepala Daerah, Jokowi Minta Persiapan Pilkada Dimatangkan

Sementara itu, mantan Ketua KPU Kabupaten Bandung periode 2013-2023, Agus Bayora menyatakan bahwa Pilgub adalah pesta demokrasi milik seluruh rakyat Indonesia.

“Pilkada ini bukan hanya untuk KPU atau Bawaslu, tetapi untuk kita semua. Untuk memastikan pilkada sukses, kita harus mengawal prosesnya dengan baik, mulai dari partisipasi aktif masyarakat hingga keamanan yang kondusif,” ujar Agus.

Ia menggarisbawahi bahwa kesuksesan pemilu diukur dari tingginya partisipasi, terpilihnya pemimpin yang kredibel, serta administrasi yang transparan dan bersih dari korupsi.

Baca Juga:  Bey Andalkan Cabor Dayung Jadi Lumbung Medali Emas di PON XXI Aceh-Sumut 2024

Suhendar kemudian menambahkan bahwa setiap warga negara, termasuk penyandang disabilitas, berhak atas pilihan politiknya secara rahasia.

“Pilihan kita adalah rahasia, bahkan orang terdekat pun tidak berhak tahu,” ungkapnya.

Kegiatan ini ditutup dengan sesi tanya jawab yang interaktif, di mana peserta diajak berdiskusi mengenai kendala dan dukungan yang diharapkan dalam pelaksanaan pemilu.

Kegiatan sosialisasi ini diharapkan dapat meningkatkan partisipasi pemilih disabilitas di Pilgub Jabar dan menjadi langkah awal untuk pemilu yang lebih inklusif.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Jabar KPU LDIK penyandang disabilitas pilkada Sosialisasi
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Pemkot Bandung Tertibkan PKL dan Bangunan Liar, Pedagang Dialihkan ke Marketplace Digital

Razia Gabungan di Bandung, 51 PPKS Terjaring di Kawasan Wisata dan Pusat Kota

SKORZ Bandung Hadir di 23 Paskal, Tawarkan Sensasi Sportainment Modern untuk Anak Muda dan Keluarga

Bandung Siapkan Ekosistem Inklusif, RBM Jadi Wadah Kolaborasi Penyandang Disabilitas

Dunia Menangis Lihat Ini! Remaja Blitar Tolak Fasilitas Mewah Demi Tetap di Samping Ibu

Harga Emas Hari Ini 15 Mei 2026 Naik atau Turun? Antam, UBS dan Galeri24 Terbaru

Terpopuler
  • Link Full Video Guru Bahasa Inggris Viral Banyak Dicari, Publik Diingatkan Bahaya Phishing
  • Link Video Guru Bahasa Inggris Ramai Dicari, Link 6 Menit Ternyata Jebakan Phishing
  • Link Video Bu Guru Bahasa Inggris Diburu Netizen, Identitas Pemeran Masih Misterius
  • Persib Bandung Gigit Jari? Striker Abroad Timnas Indonesia Dipastikan Bertahan di Eropa Musim Depan
  • Video ‘Bu Guru Bahasa Inggris dan Murid Viral di TikTok, Waspada Penipuan!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.