Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Simak Jadwal Pekan 22 Super League: Persib vs Persita hingga PSIM vs Bali United

Kamis, 19 Februari 2026 12:46 WIB

Siap-Siap Pulang Kampung! Daftar Lengkap Mudik Gratis 2026 Beserta Jadwal dan Kuota

Kamis, 19 Februari 2026 12:35 WIB

Fatal! Andrew Jung Ungkap Kunci Kegagalan Persib Melaju ke Perempat Final ACL 2

Kamis, 19 Februari 2026 11:27 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Simak Jadwal Pekan 22 Super League: Persib vs Persita hingga PSIM vs Bali United
  • Siap-Siap Pulang Kampung! Daftar Lengkap Mudik Gratis 2026 Beserta Jadwal dan Kuota
  • Fatal! Andrew Jung Ungkap Kunci Kegagalan Persib Melaju ke Perempat Final ACL 2
  • Viral Lagi! Link Video Cukur Kumis 35 Menit, Ini Faktanya
  • Teka-teki Hubungan Ardhito Pramono dan Davina Karamoy Terjawab? Caption Romantis Ini Jadi Sorotan
  • Harga Emas Pegadaian Hari Ini 19 Februari 2026 Naik Lagi, Cek Rincian UBS dan Galeri24
  • Bukan Akhir Segalanya! Marc Klok Janji Persib Bakal Kembali Lebih Kuat
  • Hilang Konsentrasi, Remaja 18 Tahun Meninggal dalam Kecelakaan Maut di Pasupati
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 19 Februari 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

KPU KBB Kerahkan 4.808 Pantarlih untuk Coklit Data Pemilih Pilkada 2024

By Putra JuangSenin, 1 Juli 2024 17:52 WIB2 Mins Read
Monitoring pelaksanaan coklit di Desa Rancasenggang, Kecamatan Sindangkerta. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bandung Barat (KBB), mengerahkan 4.808 Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih) dalam proses pencocokan dan penelitian (Coklit) data pemilih untuk Pilkada serentak 2024.

Ketua KPU KBB, Ripqi Ahmad Sulaeman mengatakan, Coklit dilakukan di 2.562 tempat pemungutan suara (TPS) dengan daftar penduduk potensial pemilih pemilihan (DP4) sebanyak 1.315.016 jiwa.

“Coklit berlangsung satu bulan atau dari sejak 24 Juni hingga 24 Juli 2024. Petugas pantarlih akan mendatangi setiap rumah warga untuk mencocokkan data yang ada dengan kondisi real saat ini di lapangan. Jadi kepada masyarakat saya harapkan bisa menerima petugas kami dengan baik,” kata Ripqi di Padalarang, Minggu (30/6/2024).

Menurutnya, petugas Pantarlih melakukan Coklit pemilih berdasarkan data yang tersedia dalam DP4 serta pemilih terakhir pada Pemilu 2024 lalu.

Baca Juga:  Tak Penuhi Keterwakilan Perempuan, KPU Bandung Barat Diduga Langgar Aturan Perekrutan PPK

Hal ini dilakukan, kata Ripqi, untuk mengetahui data keluarga pemilih secara pasti. Sehingga akan diketahui data pemilih, apakah berkurang atau bertambah dibandingkan pemilu pada Februari 2024 lalu.

“Dalam satu bulan ini kita targetkan selesai, pada hari kelima sudah 20 persen yang terdata dalam Coklit. Ini juga untuk mengetahui apakah ada penambahan atau pengurangan jumlah pemilih. Kita harapkan selesai sesuai waktu,” katanya.

Baca Juga:  Aksi Begal Gagal! Pria Bersenpi Ditangkap di Atap Rumah Warga Padalarang

Namun demikian, Ripqi menjelaskan terdapat perbedaan antara coklit data pemilih Pemilu 2024 dengan Pilkada 2024. Coklit data pemilih Pilkada 2024 akan memperhatikan kondisi pemilih disabilitas dengan kemudahannya ke TPS.

“Itu tergantung pada kondisi geografis, tetapi dengan tetap memperhatikan satu KK (kartu keluarga) itu dalam satu TPS,” ungkapnya.

Ripqi menyebut, setiap TPS Pantarlih ditugaskan sebanyak satu sampai dua orang tergantung jumlah pemilih.

Baca Juga:  Resmi Dukung Pasangan Dadang-Ali, Hamida Siap Jadi Penggerak Utama Bedas Jilid 2

“Ketentuannya jika satu TPS jumlah pemilihnya mencapai 600 orang, maka Pantarlih akan ditugaskan sebanyak 2 orang. Tapi jika pemilih di satu TPS dibawah 400, maka Pantarlih akan ditugaskan satu orang,” imbuhnya.

Untuk itu, Ripqi mengimbau kepada masyarakat agar dapat memberikan informasi yang benar terkait anggota keluarga dimaksud, sehingga kedepan masyarakat bisa menyalurkan hak pilih pada Pilkada di Kabupaten Bandung Barat nantinya.

“Prosesnya petugas meminta lembaran kartu keluarga untuk mencocokan. Jadi saya berharap masyarakat bisa membantu petugas Pantarlih dalam proses Coklit,” tandasnya. (Adv)

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bandung Barat Coklit Data Pemilih KPU KBB Pantarlih pilkada
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Siap-Siap Pulang Kampung! Daftar Lengkap Mudik Gratis 2026 Beserta Jadwal dan Kuota

Hilang Konsentrasi, Remaja 18 Tahun Meninggal dalam Kecelakaan Maut di Pasupati

THR Rp55 Triliun Cair Minggu Pertama Ramadhan, Ini Komponen Lengkap untuk ASN dan CPNS

Jangan Terlewat! Jadwal Imsakiyah Bandung Raya 19 Februari 2026 Lengkap dengan Niat Puasa

Perang Sarung

Ramadhan Aman, Polisi Tegaskan Perang Sarung dan Balap Liar di Jabar

Anggaran Ekonomi Jabar Minim, DPRD Dorong Program Pemberdayaan Masyarakat Lebih Kuat

Terpopuler
  • Apa Isi Video Teh Pucuk 17 Menit? Link No Sensor Bikin Penasaran
  • Beredar! Link Video Teh Pucuk 17 Menit, Full Durasi No Sensor
  • Link Video Teh Pucuk 17 Menit vs 1 Menit 50 Detik: Benarkah Ada Dua Versi atau Sekadar Jebakan?
  • Viral No Sensor Video Teh Pucuk Durasi Panjang 17 Menit, Cek Faktanya!
  • Link Video Viral Teh Pucuk 17 Menit Bisa Jadi Malware, Jangan Asal Klik!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.