Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Link Video Diburu Netizen, Fakta di Balik Ibu Tiri vs Anak Tiri Terbongkar

Sabtu, 11 April 2026 03:00 WIB
Wisata Subang

Menjelajahi Serpihan Surga di Subang: Dari Hamparan Kebun Teh yang Menyejukkan hingga Sensasi Berendam Air Panas

Sabtu, 11 April 2026 02:00 WIB

Klaim Sekarang! Bocoran Kode Redeem FF 11 April 2026: Banjir Skin Senjata Permanen dan Bundle Spesial

Sabtu, 11 April 2026 01:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Link Video Diburu Netizen, Fakta di Balik Ibu Tiri vs Anak Tiri Terbongkar
  • Menjelajahi Serpihan Surga di Subang: Dari Hamparan Kebun Teh yang Menyejukkan hingga Sensasi Berendam Air Panas
  • Klaim Sekarang! Bocoran Kode Redeem FF 11 April 2026: Banjir Skin Senjata Permanen dan Bundle Spesial
  • Menanti Kabar Baik: Teka-Teki Rapel dan Realisasi Kenaikan Gaji Pensiunan PNS 2026
  • Menanti Kepastian Gaji ke-13 PNS 2026: Sinyal dari Menkeu Purbaya dan Realita Anggaran Negara
  • Banyak Dicari! Misteri Link Daster Pink Sidoarjo 7 Menit: Jangan Asal Klik!
  • Viral! Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Diduga Rekayasa, Netizen Kena Prank?
  • Perawat RSHS Bandung Kena SP1 Usai Kelalaian Fatal Penyerahan Bayi di NICU
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 11 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

KPU KBB Kerahkan 4.808 Pantarlih untuk Coklit Data Pemilih Pilkada 2024

By Putra JuangSenin, 1 Juli 2024 17:52 WIB2 Mins Read
Monitoring pelaksanaan coklit di Desa Rancasenggang, Kecamatan Sindangkerta. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bandung Barat (KBB), mengerahkan 4.808 Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih) dalam proses pencocokan dan penelitian (Coklit) data pemilih untuk Pilkada serentak 2024.

Ketua KPU KBB, Ripqi Ahmad Sulaeman mengatakan, Coklit dilakukan di 2.562 tempat pemungutan suara (TPS) dengan daftar penduduk potensial pemilih pemilihan (DP4) sebanyak 1.315.016 jiwa.

“Coklit berlangsung satu bulan atau dari sejak 24 Juni hingga 24 Juli 2024. Petugas pantarlih akan mendatangi setiap rumah warga untuk mencocokkan data yang ada dengan kondisi real saat ini di lapangan. Jadi kepada masyarakat saya harapkan bisa menerima petugas kami dengan baik,” kata Ripqi di Padalarang, Minggu (30/6/2024).

Menurutnya, petugas Pantarlih melakukan Coklit pemilih berdasarkan data yang tersedia dalam DP4 serta pemilih terakhir pada Pemilu 2024 lalu.

Baca Juga:  Jelang Pilkada, Gus Yahya Larang Penggunaan Identitas dan Fasilitas NU

Hal ini dilakukan, kata Ripqi, untuk mengetahui data keluarga pemilih secara pasti. Sehingga akan diketahui data pemilih, apakah berkurang atau bertambah dibandingkan pemilu pada Februari 2024 lalu.

“Dalam satu bulan ini kita targetkan selesai, pada hari kelima sudah 20 persen yang terdata dalam Coklit. Ini juga untuk mengetahui apakah ada penambahan atau pengurangan jumlah pemilih. Kita harapkan selesai sesuai waktu,” katanya.

Baca Juga:  Sosialisasi Pemilih, KPU dan PORTI Dorong Partisipasi Disabilitas dalam Pilkada 2024

Namun demikian, Ripqi menjelaskan terdapat perbedaan antara coklit data pemilih Pemilu 2024 dengan Pilkada 2024. Coklit data pemilih Pilkada 2024 akan memperhatikan kondisi pemilih disabilitas dengan kemudahannya ke TPS.

“Itu tergantung pada kondisi geografis, tetapi dengan tetap memperhatikan satu KK (kartu keluarga) itu dalam satu TPS,” ungkapnya.

Ripqi menyebut, setiap TPS Pantarlih ditugaskan sebanyak satu sampai dua orang tergantung jumlah pemilih.

Baca Juga:  Peringati Hari Santri dan Sumpah Pemuda, Bawaslu Jabar Ajak Santri Berperan Aktif di Pilkada 2024

“Ketentuannya jika satu TPS jumlah pemilihnya mencapai 600 orang, maka Pantarlih akan ditugaskan sebanyak 2 orang. Tapi jika pemilih di satu TPS dibawah 400, maka Pantarlih akan ditugaskan satu orang,” imbuhnya.

Untuk itu, Ripqi mengimbau kepada masyarakat agar dapat memberikan informasi yang benar terkait anggota keluarga dimaksud, sehingga kedepan masyarakat bisa menyalurkan hak pilih pada Pilkada di Kabupaten Bandung Barat nantinya.

“Prosesnya petugas meminta lembaran kartu keluarga untuk mencocokan. Jadi saya berharap masyarakat bisa membantu petugas Pantarlih dalam proses Coklit,” tandasnya. (Adv)

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bandung Barat Coklit Data Pemilih KPU KBB Pantarlih pilkada
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Perawat RSHS Bandung Kena SP1 Usai Kelalaian Fatal Penyerahan Bayi di NICU

Kasus Belatung di Menu MBG Cianjur: Dalih ‘Kasus Tunggal’ di Tengah Temuan IPAL yang Bermasalah

Diduga Cemburu Buta, Pria di Bandung Berniat Serang Teman Istri tapi Berakhir Jatuh ke Sungai Citarum

Anggota DPR RI, Ahmad Sahroni

Nekat Peras Ahmad Sahroni Rp300 Juta, Komplotan KPK ‘Jadi-jadian’ Berakhir di Penjara

Sekda Jabar Soroti Insiden Bayi di RSHS: Harus Jadi Pelajaran, SOP Layanan Wajib Diperketat

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi

Bayi Nyaris Tertukar, Dedi Mulyadi Desak Sanksi Tegas untuk Perawat RSHS

Terpopuler
  • Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.
    Heboh! Video Viral Ibu Tiri di Ladang Sawit Bikin Netizen Berburu Link 7 Menit ‘No Sensor’
  • Terungkap! Rahasia di Balik Video Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Bikin Geger
  • Link Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Part 2 Viral, Hati-Hati Bisa Bobol Rekening
  • Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri Part 2’ Gegerkan Medsos, Link Full Video Ternyata Berbahaya!
  • Terkuak! Pemeran Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri Bukan dari Indonesia, Hati-hati Jebakan Batman!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.