Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Cegah Kriminalitas, Farhan Perketat Pendataan Kos dan Kontrakan di Bandung

Senin, 29 Juni 2026 20:49 WIB

Bandara Husein Bandung Dikebut! Farhan Targetkan Operasional 17 September 2026

Senin, 29 Juni 2026 20:41 WIB

Transfer Sensasional! Djibril Sidibé Masuk Radar Persib, Gaji Rp44 M Jadi Tantangan Besar

Senin, 29 Juni 2026 20:34 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Cegah Kriminalitas, Farhan Perketat Pendataan Kos dan Kontrakan di Bandung
  • Bandara Husein Bandung Dikebut! Farhan Targetkan Operasional 17 September 2026
  • Transfer Sensasional! Djibril Sidibé Masuk Radar Persib, Gaji Rp44 M Jadi Tantangan Besar
  • Dampak BRT Bandung: Parkir Badan Jalan Hilang, Pemkot Siapkan Gedung Parkir Modern
  • Terungkap! Isi Sebenarnya Video Viral ‘Handuk Putih Anak vs Ibu’ yang Ramai Dicari
  • Pelatihan Koperasi Desa Merah Putih Makin Aneh? Akuntansi Dilewati, Senjata Api Dipelajari?
  • Big Match Piala Dunia 2026: Jadwal Siaran Langsung Brasil vs Jepang di Babak 32 Besar
  • Polda Jabar Endus Potensi Tersangka Baru yang Bantu Pelarian Taufik Hidayat
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 29 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Kredit SK Pensiun Diprotes, DPRD Jabar Minta Bank BJB Dikawal OJK

By SusanaRabu, 4 Februari 2026 15:10 WIB3 Mins Read
Komisi I dan Komisi III DPRD Jawa Barat menerima audiensi dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Pendekar Kawah Galunggung. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Komisi I dan Komisi III DPRD Jawa Barat menerima audiensi dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Pendekar Kawah Galunggung yang mewakili guru Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pensiunan ASN debitur Bank BJB.

Audiensi tersebut membahas keberatan atas sistem pinjaman berbasis SK pensiun yang dinilai memberatkan.

Audiensi berlangsung di Ruang Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Jawa Barat, Kota Bandung, Selasa (3/2/2026). Pertemuan ini dihadiri Anggota Komisi I DPRD Jawa Barat Rafael Situmorang serta Anggota Komisi III DPRD Jawa Barat Ineu Purwadewi Sundari dan Nia Purnakania.

Anggota Komisi III DPRD Jawa Barat, Ineu Purwadewi Sundari, menjelaskan bahwa para guru ASN dan pensiunan mengeluhkan penerapan bunga anuitas pada pinjaman Bank BJB, serta sistem pencairan gaji pensiunan secara bulanan yang disertai potongan cicilan dalam jumlah besar.

Baca Juga:  Chaos Melanda Unisba dan Unpas Bandung: Kampus Berubah Jadi Arena Kepanikan

“Para debitur keberatan karena potongan cicilan bisa mencapai hingga 90 persen dari gaji atau pensiunan, dengan masa pinjaman yang panjang. Akibatnya, sisa penghasilan mereka sangat minim untuk kebutuhan hidup sehari-hari,” ujar Ineu.

Empat Tuntutan Guru ASN dan Pensiunan

Dalam audiensi tersebut, para guru ASN dan pensiunan menyampaikan empat tuntutan utama. Pertama, meminta pemindahan penyaluran gaji (payroll) dari Bank BJB ke bank milik negara (BUMN).

“Kedua, mereka menuntut agar bank BUMN yang ditunjuk sebagai penyalur gaji tidak merangkap fungsi sebagai debt collector atau menjadi perpanjangan tangan Bank BJB dalam penagihan,” jelas Ineu.

Baca Juga:  Kolaborasi bank bjb dan Pemerintah Dorong Akses Rumah Bersubsidi di Bogor Makin Luas

Tuntutan ketiga adalah diberlakukannya kebijakan pelunasan khusus dengan skema angsuran maksimal 50 persen dari gaji atau pensiunan yang diterima, guna menjamin kelangsungan hidup debitur.

Sementara tuntutan keempat, para guru ASN dan pensiunan meminta agar gaji atau pensiunan dibayarkan secara penuh tanpa pemotongan langsung oleh pihak perbankan.

Selain itu, Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) yang turut hadir dalam audiensi juga mendorong adanya restrukturisasi pinjaman bagi para guru dan pensiunan yang terikat kredit di Bank BJB.

DPRD Jabar Minta Keterlibatan OJK

Menanggapi aspirasi tersebut, DPRD Jawa Barat meminta agar Bank BJB mengkaji secara serius tuntutan para debitur, dengan melibatkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai lembaga pengawas sektor perbankan.

Baca Juga:  Lawan Arus Medsos, Rafael Situmorang Ajak Media Massa Jadi Penyeimbang Berbasis Pancasila

“Kami mendorong Bank BJB untuk mendengarkan aspirasi ini dan melakukan kajian, apakah memungkinkan dilakukan restrukturisasi pinjaman atau penurunan bunga bagi guru dan pensiunan,” tegas Ineu.

DPRD Jawa Barat juga mengkritisi tingginya bunga kredit konsumtif serta pentingnya pembatasan usia peminjam. Menurut Ineu, jangan sampai ASN yang sudah pensiun masih dibebani utang dalam jangka panjang.

Sementara itu, Anggota Komisi III DPRD Jawa Barat Rafael Situmorang menekankan pentingnya peningkatan literasi keuangan bagi ASN serta pengawasan yang lebih interaktif dari lembaga terkait.

“Pengawasan yang kuat diperlukan agar praktik pinjaman tidak menjerat masyarakat, termasuk mencegah maraknya pinjaman ilegal yang bisa memperburuk kondisi ekonomi,” kata Rafael.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

bank bjb bunga anuitas debitur Bank BJB DPRD Jawa Barat Guru ASN kredit ASN pensiunan ASN pinjaman berbasis SK pensiun potongan gaji pensiunan
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Cegah Kriminalitas, Farhan Perketat Pendataan Kos dan Kontrakan di Bandung

Bandara Husein Bandung Dikebut! Farhan Targetkan Operasional 17 September 2026

Dampak BRT Bandung: Parkir Badan Jalan Hilang, Pemkot Siapkan Gedung Parkir Modern

Pelatihan Koperasi Desa Merah Putih Makin Aneh? Akuntansi Dilewati, Senjata Api Dipelajari?

Polda Jabar Endus Potensi Tersangka Baru yang Bantu Pelarian Taufik Hidayat

Bandara Husein Segera Dibuka Kembali, Dedi Mulyadi Sebut Negosiasi dengan Kertajati Masih Berjalan

Terpopuler
  • Link Video Ibu dan Anak Handuk Putih Banyak Dicari, Waspadai Modus Phishing
  • Ribuan Warganet Berburu Video ‘Handuk Putih Anak vs Ibu’, Ternyata Isinya Bikin Kaget
  • Terungkap! Ini Fakta Sebenarnya di Balik Video Ibu dan Anak Handuk Putih yang Viral
  • Api Mendadak Berkobar di RM Tamagochi Bandung, Diduga Berawal dari Meja Konsumen
  • Jadwal Piala Dunia 2026 25–28 Juni, Banyak Laga Penentuan Tim Besar Dunia
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.