Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Inovasi Baru! Bayar Pajak Kendaraan Kini Lebih Praktis dan Bebas Ribet

Rabu, 18 Maret 2026 21:45 WIB
Skuad Persib Bandung 2025/2026.

Sembilan Laga Penentu, Persib Tak Boleh Lengah Demi Gelar Juara

Rabu, 18 Maret 2026 21:00 WIB
Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.

Video Pendek Ibu Tiri dan Anak Tiri Bikin Media Sosial Panas, Link Telegram Dicari

Rabu, 18 Maret 2026 20:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Inovasi Baru! Bayar Pajak Kendaraan Kini Lebih Praktis dan Bebas Ribet
  • Sembilan Laga Penentu, Persib Tak Boleh Lengah Demi Gelar Juara
  • Video Pendek Ibu Tiri dan Anak Tiri Bikin Media Sosial Panas, Link Telegram Dicari
  • Jadwal Idul Fitri 2026: Muhammadiyah Pastikan 20 Maret, NU Belum Final
  • Berjalan Kaki Pulang Kampung: Kisah Inspiratif Penjual Cilok dari Bandung ke Ciamis
  • Salat Id Pindah ke Gedung Sate, Pemprov Jabar Kejar Kekhusyukan Ibadah
  • Buka Puasa Hari Ini di Bandung? Ini Waktu Maghrib dan Doa Lengkapnya
  • H-3 Lebaran Membludak! 71 Ribu Kendaraan Serbu Jalur Nagreg
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 18 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Kronologi 115 Siswa di KBB Keracunan Massal Usai Santap MBG

By SusanaSelasa, 14 Oktober 2025 21:20 WIB3 Mins Read
Kasus keracunan makanan di SMPN 1 Cisarua, Bandung Barat, menelan 115 korban siswa. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kasus keracunan makanan yang menimpa siswa SMP Negeri 1 Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), kembali mencuat.

Hingga pukul 18.00 WIB, sebanyak 115 siswa dilaporkan mengalami gejala keracunan usai menyantap menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Selasa (14/10/2025).

Dari total korban, 11 siswa mendapatkan perawatan di posko sekolah, 56 siswa dirujuk ke Puskesmas Cisarua, RSUD Lembang, dan RS Cibabat, sementara 48 siswa lainnya telah diperbolehkan pulang setelah menjalani perawatan medis.

Pantauan di lokasi menunjukkan, penanganan darurat dilakukan di tiga posko kesehatan yang disiapkan pihak sekolah. Sejumlah siswa terlihat mendapatkan infus dan penanganan medis ringan di tempat.

Namun, beberapa siswa yang sempat pulang kembali ke posko dengan keluhan mual, pusing, dan muntah, sehingga harus dibawa lagi ke fasilitas kesehatan terdekat untuk penanganan lanjutan.

Koordinasi dengan Dinas Kesehatan dan Fasilitas Medis

Baca Juga:  Cegah Ledakan Sampah Plastik, PWI Bandung Barat Bagikan Daging Kurban Pakai Besek

Plt Camat Cisarua, Herman, menyebut pihaknya segera berkoordinasi dengan sekolah, fasilitas kesehatan, dan dapur penyedia makanan MBG untuk menelusuri penyebab kasus keracunan ini.

“Kami sudah berkoordinasi dengan pihak sekolah dan dapur penyedia makanan. Penelusuran dilakukan untuk memastikan apakah kasus serupa terjadi di sekolah lain. Namun, sampai sore ini belum ada laporan tambahan,” ujar Herman, Selasa (14/10/2025).

Diketahui, program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang didistribusikan dari Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kampung Panyandaan, Desa Jambudipa, menyasar sembilan sekolah di wilayah Cisarua. Namun, sejauh ini hanya SMPN 1 Cisarua yang melaporkan kasus keracunan.

Baca Juga:  Banyak Terjadi Kasus Keracunan Siswa, JPPI Desak Pemerintah Hentikan MBG

Herman menambahkan, dapur SPPG tersebut telah beroperasi lebih dari satu bulan tanpa keluhan sebelumnya, meski belum memiliki sertifikasi kesehatan resmi.

“Untuk pemeriksaan dapur akan dilakukan oleh Dinas Kesehatan. Kami memastikan koordinasi dan pemantauan terus berjalan di lapangan,” tegasnya.

Kronologi Kasus Keracunan Makan Bergizi Gratis

Kepala SMP Negeri 1 Cisarua, Agus Solihin, menjelaskan kronologi kejadian. Sekolahnya menerima 1.300 paket MBG, dan sekitar 1.255 paket telah dibagikan serta dikonsumsi oleh siswa.

Paket makanan tiba di sekolah sekitar pukul 09.00 WIB dan mulai dibagikan pada pukul 09.30 WIB. Menu MBG kali ini terdiri dari nasi, ayam kecap, sayur, dan potongan buah melon.

“Dibagikan jam 9.30 pagi, anak-anak makan sekitar jam 9 sampai 10, awalnya tidak ada gejala apa pun,” kata Agus.

Baca Juga:  Pemprov Jabar Terjunkan Alat Berat Bersihkan Sedimen dan Sampah di Jembatan Babakan Sapan

Gejala keracunan mulai muncul sekitar pukul 11.00 WIB, ditandai dengan keluhan pusing, mual, dan muntah-muntah dari sejumlah siswa.

“Sekitar jam 11 mulai ada yang pusing dan mual. Kami pisahkan yang gejalanya ringan dan berat, lalu segera ditangani,” ungkapnya.

Investigasi Penyebab Keracunan Masih Berlanjut

Hingga kini, Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Barat bersama BPOM tengah menyelidiki penyebab pasti kasus keracunan massal tersebut.

Sampel makanan dan minuman dari dapur SPPG Panyandaan telah diambil untuk diuji laboratorium.

Pemerintah daerah memastikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan tetap dievaluasi agar kejadian serupa tidak terulang di sekolah lain.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bandung Barat bpom dapur SPPG Dinas Kesehatan KBB kasus keracunan Keracunan Makanan Makan Bergizi Gratis siswa keracunan SMPN 1 Cisarua
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Inovasi Baru! Bayar Pajak Kendaraan Kini Lebih Praktis dan Bebas Ribet

Jadwal Idul Fitri 2026: Muhammadiyah Pastikan 20 Maret, NU Belum Final

Berjalan Kaki Pulang Kampung: Kisah Inspiratif Penjual Cilok dari Bandung ke Ciamis

Salat Id Pindah ke Gedung Sate, Pemprov Jabar Kejar Kekhusyukan Ibadah

Buka Puasa Hari Ini di Bandung? Ini Waktu Maghrib dan Doa Lengkapnya

H-3 Lebaran Membludak! 71 Ribu Kendaraan Serbu Jalur Nagreg

Terpopuler
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Netizen Penasaran! Video Mukena Pink ‘No Sensor’ Viral, Banyak yang Buru Link Aslinya
  • Kronologi dan Isi Video Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit yang Viral
  • Viral video ukhti mukena pink.
    Hati-hati! Link Video Viral Mukena Pink ‘No Sensor’ Bisa Sebarkan Malware
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Waspada Klaim Full Durasi Video Ukhti Mukena Pink ‘No Sensor’, Ini Faktanya
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Fenomena Ukhti Mukena Pink Viral di TikTok, Pakar Ingatkan Bahaya Tersembunyi di Balik Link Video
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.