Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Ilustrasi berdoa

Haid saat Ramadhan? Ini 5 Amalan yang Tetap Berpahala Besar

Jumat, 20 Februari 2026 18:16 WIB

Demi Redam Perang Tarif, Indonesia ‘Terpaksa’ Belanja Migas AS Rp253 Triliun?

Jumat, 20 Februari 2026 17:17 WIB

Misi Balas Dendam Maung Bandung: Menanti Duel Panas Persib vs Persita di GBLA!

Jumat, 20 Februari 2026 17:04 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Haid saat Ramadhan? Ini 5 Amalan yang Tetap Berpahala Besar
  • Demi Redam Perang Tarif, Indonesia ‘Terpaksa’ Belanja Migas AS Rp253 Triliun?
  • Misi Balas Dendam Maung Bandung: Menanti Duel Panas Persib vs Persita di GBLA!
  • Adzan Maghrib Bandung Hari Ini 20 Februari 2026, Catat Waktu Buka Puasa!
  • Jadwal Buka Puasa DKI Jakarta Hari Ini 20 Februari 2026 Lengkap dengan Waktu Salat
  • Benarkah Video Teh Pucuk 17 Menit No Sensor? Ini Faktanya
  • Melihat Langsung ‘War’ Tarawih di Masjid Milik Said Abdullah, Nyata atau Settingan?
  • Lineup Rahasia Persib vs Persita: Siapa Starter Pekan 22 Super League?
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 20 Februari 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Kronologi Lengkap Kematian 4 Rusa Peliharaan Susi Pudjiastuti

By SusanaKamis, 20 November 2025 19:56 WIB3 Mins Read
Rusa. Foto: Pixabay.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Empat ekor rusa peliharaan milik mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mati setelah diserang kawanan anjing liar dalam tiga hari berturut-turut.

Rusa-rusa tersebut dipelihara di halaman rumah Susi, Gedung Yeng, yang berlokasi di Jalan Raya Desa Babakan, Kecamatan Pangandaran, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat.

Peristiwa kematian rusa ini sempat diunggah Susi melalui akun media sosialnya. Ia juga langsung melaporkan kejadian tersebut kepada Polres Pangandaran pada Minggu, 16 November 2025. Laporan itu membuat polisi datang ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan awal.

Pemeriksaan Polisi dan BKSDA di Lokasi Kejadian

Pada Kamis, 20 November 2025, petugas dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Resor Pangandaran bersama aparat kepolisian yang dipimpin Pamapta III Ipda Irsan kembali melakukan pemeriksaan lanjutan di kediaman Susi Pudjiastuti.

Kronologi: Rusa Mati Tiga Hari Beruntun

Baca Juga:  Dipimpin Ketum Muhammadiyah, Calon Menantu Susi Pudjiastuti Ucapkan Dua Kalimat Syahadat

Menurut Yudi, salah satu pekerja bangunan di rumah Susi, serangan anjing liar sudah terjadi sejak Kamis, 13 November 2025.

  • Kamis, 13 November 2025: Tamar, karyawan Susi, menemukan satu ekor rusa mati dengan kondisi perut terburai.
  • Jumat, 14 November 2025: Dua bangkai rusa ditemukan di lokasi berbeda.
  • Sabtu, 15 November 2025: Satu rusa kembali ditemukan mati dengan kondisi mengenaskan.

“Totalnya ada empat ekor rusa yang mati akibat digigit anjing,” kata Yudi.

Awalnya Susi memelihara sembilan ekor rusa dari berbagai jenis, dan beberapa kali rusa-rusa itu sempat kabur hingga ke jalan raya namun selalu berhasil digiring kembali.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Angkat Susi Pudjiastuti Jadi Tenaga Ahli, Tanpa Honor!

Rekaman CCTV Perlihatkan Serangan Anjing

Polres Pangandaran menerima rekaman CCTV yang dipasang di pintu gerbang utama. Dalam video tersebut terlihat dua ekor anjing mengejar dan menggigit seekor rusa yang terjebak di sela-sela teralis besi.

Petugas BKSDA Resor Pangandaran, Hadiat Kalseba, menyatakan bahwa keempat rusa yang mati adalah rusa India atau Axis (rusa tutul).

Berdasarkan undang-undang konservasi, jenis rusa ini tidak termasuk satwa dilindungi, sehingga masyarakat umum boleh memeliharanya.

“Siapapun boleh memelihara rusa India tersebut,” ujarnya.

Pengawasan Ketat dari Polisi dan BKSDA

Meski tidak termasuk satwa dilindungi, BKSDA Jawa Barat tetap melakukan pengawasan setelah adanya arahan Kapolres Pangandaran agar kejadian serupa tidak terulang.

“Kami bertugas mengawasi lalu lintas satwa dan memantau satwa dilindungi di wilayah Pangandaran,” kata Hadiat.

Baca Juga:  Buat Poros Baru, Pengamat Sarankan PKS Usung Haru Suandharu-Susi Pudjiastuti di Pilgub Jabar

Sementara itu, Plt. Kasi Humas Polres Pangandaran Aiptu Yusdiana menjelaskan bahwa setelah menerima laporan, tim gabungan dari Polres, Polsek Pangandaran, BKSDA, serta Dinas Pertanian dan Peternakan langsung melakukan pengecekan area, memeriksa pagar, dan menelusuri kemungkinan jalur masuk hewan liar.

Proses penyelidikan juga melibatkan prosedur ilmiah seperti:

  • pemeriksaan laboratorium,
  • analisis luka pada hewan,
  • koordinasi dengan tenaga medis veteriner.

Menurut Yusdiana, prosedur tersebut membutuhkan waktu agar hasilnya akurat.

“Kami menunggu hasil resmi agar informasi yang disampaikan ke publik benar-benar valid dan tidak bersumber dari asumsi,” ujarnya.

Polres Pangandaran memastikan bahwa penyelidikan dilakukan secara profesional, terukur, dan sesuai SOP, dan akan menyampaikan perkembangan begitu seluruh pemeriksaan teknis selesai.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

BKSDA Pangandaran rusa rusa mati digigit anjing Susi Pudjiastuti
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Demi Redam Perang Tarif, Indonesia ‘Terpaksa’ Belanja Migas AS Rp253 Triliun?

Adzan Maghrib Bandung Hari Ini 20 Februari 2026, Catat Waktu Buka Puasa!

Jadwal Pencairan THR CPNS 2026, Siap-siap Terima di Minggu Pertama Puasa

Bunuh Diri di Pohon Kampus Unpad, Polisi Pastikan Korban Bukan Mahasiswa

Geger! Jasad Pria Ditemukan di Arboretum Unpad Jatinangor, Kondisinya Sudah Membusuk

THR

Minggu Pertama Puasa, THR ASN 2026 Siap Masuk Rekening? Ini Rinciannya

Terpopuler
  • Apa Isi Video Teh Pucuk 17 Menit? Link No Sensor Bikin Penasaran
  • Beredar! Link Video Teh Pucuk 17 Menit, Full Durasi No Sensor
  • Viral No Sensor Video Teh Pucuk Durasi Panjang 17 Menit, Cek Faktanya!
  • Link Video Teh Pucuk 17 Menit vs 1 Menit 50 Detik: Benarkah Ada Dua Versi atau Sekadar Jebakan?
  • Viral! Link Video Teh Pucuk 17 Menit No Sensor, Nonton Full Dimana?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.