Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Persib Bandung

4 Winger + 1 Kiper Masuk Radar Persib, Siapa Paling Dekat Gabung?

Jumat, 1 Mei 2026 21:11 WIB

Jumat Malam yang Mencekam di Tamansari Bandung: Massa Serba Hitam Kocar-kacir Diterjang Aparat

Jumat, 1 Mei 2026 21:07 WIB

UMKM Pangan Sulit Tembus Ekspor? Ledia Hanifa Ungkap Rahasia di Balik Kemasan Produk

Jumat, 1 Mei 2026 20:58 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • 4 Winger + 1 Kiper Masuk Radar Persib, Siapa Paling Dekat Gabung?
  • Jumat Malam yang Mencekam di Tamansari Bandung: Massa Serba Hitam Kocar-kacir Diterjang Aparat
  • UMKM Pangan Sulit Tembus Ekspor? Ledia Hanifa Ungkap Rahasia di Balik Kemasan Produk
  • Heboh Link Video Bandar Membara, Identitas Pemeran Terungkap
  • Buntut Aksi May Day, Pos Polisi di Tamansari Bandung Hangus Dibakar Massa
  • Status SPM Muncul di 4 Bank, Bansos 2026 Segera Masuk Rekening
  • PANAS! 1 Sudah Deal, Ini Daftar Lengkap Target Transfer Persib Bandung
  • Rumah Anisa Rahma Eks Cherybelle Kebakaran, 3.500 Al-Qur’an Tak Tersentuh Api
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 1 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Buat Poros Baru, Pengamat Sarankan PKS Usung Haru Suandharu-Susi Pudjiastuti di Pilgub Jabar

By Putra JuangSabtu, 10 Agustus 2024 21:09 WIB4 Mins Read
Direktur Eksekutif Trias Politika Institute, Agung Baskoro. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Direktur Eksekutif Trias Politika Institute, Agung Baskoro menilai, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) memiliki mesin politik yang sudah teruji dalam setiap kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).

Agung mencontohkan, pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jabar 2018, pasangan Sudrajat-Syaikhu berhasil mengimbangi pasangan Dedi Mulyadi-Dedi Mizwar, bahkan sangat kompetitif dengan Ridwan Kamil-UU.

“Artinya PKS harus mulai mengorkestrasi, gesit, kemudian cerdik, cermat untuk mulai bermanuver melakukan lobi-lobi politik, membuka ruang-ruang komunikasi,” ucap Agung di Bandung, Sabtu (10/8/2024).

Karena itu, Agung pun menyarankan agar PKS bisa bergerak keluar dari zoman nyaman dalam Pilgub Jabar 2024. Sebab menurutnya, PKS bisa saja menjadi mimpi buruk bagi partai politik lain andaikan tidak bergabung dengan Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus.

“PKS harus mulai bergerak, keluar dari zona nyaman, jangan menunggu untuk dipinang, tapi sekarang mereka harus lebih aktif untuk meminang justru,” ungkapnya.

“Seandainya tidak di KIM Plus tadi dengan partai-partai yang lain, misalkan seperti Nasdem itu ada figure Pak Ilham Habibie atau dengan PDIP ada figur Pak Ono Surono atau Ibu Susi Pudjiastuti atau figur siapa lagi seperti itu dan ceruk-ceruk ini saling melengkapi dengan tokoh yang dimiliki oleh PKS,” tambahnya.

Baca Juga:  Kawal Basis Suara, Tim Pemenangan Dedi-Erwan Targetkan 80 Persen Kemenangan

Agung menilai, satu-satunya cara melawan KIM yaitu dengan membuat poros baru yang bisa diisi oleh PKS, PKB, PPP hingga PDIP.

“Kalau PKB Islam yang perdesaan, kalau PKS Islam yang perkotaan. Jadi PKS masuk ke semua sisi partai-partai yang sekarang ada di Jawa Barat dan saya kira itu sayang untuk tidak dikapitalisasi secara elektoral, kalau tidak momennya lewat nanti PKS hanya jadi pelengkap, penggembira. Apakah itu di KIM Plus ataupun di koalisi yang memang akan ada terbentuk,” tuturnya.

Terlebih lagi, PKS sendiri sudah memiliki potensi untuk bisa mengusung kadernya maju di Pilgub Jabar 2024 tanpa harus masuk dengan KIM Plus.

“Ada potensi PKS tidak harus masuk skema KIM Plus. Artinya membuat poros baru tadi. Karena PKS punya posisi tawar, dia punya kursi yang besar pasca Gerindra kalau enggak salah, dia punya tokoh, sosok banyak, bahkan bisa memunculkan nama,” ungkapnya.

Baca Juga:  Menilik Kuda Hitam di Pilgub Jabar, Cagub Wajib Punya 4 Indikator Ini

“PKS juga punya basis yang jelas dan ini sudah teruji dari pemilu kemarin. Posisi tawar ini yang bisa dijual ke KIM Plus, istilahnya Kalau lu enggak sama gua, kemungkinan kalah lu besar, apalagi kalau gua buat boros baru bro, hati-hati,” sambungnya.

Menurutnya, dengan membuat poros baru berisikan PKS, PKB, PPP hingga PDIP akan bisa menggoyang KIM Plus yang bisa dikatakan saat ini memikiki kekuatan politik yang besar.

“Saya masih melihat potensi itu besar, kenapa? Tadi, Islam PKS ini kan Islam perkotaan, PKS butuh untuk memperluas ceruk pemilihnya Islam perdesaan, itu biasanya representasi oleh PPP dan PKB. Kalau ini bareng, saya melihat potensi kemenangannya ada besar,” jelasnya.

“Jadi kalau saya mengendorse aja, karena ini Open Election, peta masih terbuka, dinamika masih banyak, digagas aja poros Islam, apakah itu poros tengah, ataukah poros apa namanya nanti poros santri, terserah apapun namanya. Tapi yang jelas potensi partai-partai Islam bersatu di Jawa Barat ada momennya dan tokoh-tokohnya juga saya lihat potensial semua,” lanjutnya.

Baca Juga:  Program Nasi Kuning Babah Alun Ditargetkan Jadi Gerakan Nasional

Jika seandainya poros baru itu terwujud, Agung mengatakan maka PKS harus mengusung figur yang memiliki elektabilitas tinggi.

“Misalkan nama yang cukup moncer, kayak Ibu Susi misalkan diambil sama teman-teman PKS atau teman-teman tadi Koalisi Santri,” ungkapnya.

Menurutnya, sosok Susi Pudjiastuti akan sangat menarik jika disandingkan dengan Haru Suandharu di Pilgub Jabar 2024.

“Karena memang Pak Haru punya mesin, Ibu Susi punya elektabilitas. Nah kalau mesin dan figur ini bersatu, peluang untuk memenangkan Pilkada itu lebih besar. Karena kan yang punya mesin sudah teruji, yang punya elektabilitas juga sudah terbaca oleh survei mainstream,” terangnya.

“Jadi saya melihat idealnya Pilkada itu perkawinan antara figur dan mesin (partai), jangan hanya salah satu saja, figur saja atau mesin saja. PKS butuh figur, figur butuh PKS jadi relasi-relasi yang mutualistik seperti itu,” tandasnya.

[embedyt] https://www.youtube.com/watch?v=Nbcw6LoZTt0[/embedyt]

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Haru Suandharu KIM Partai Keadilan Sejahtera Pilgub Jabar PKS Poros Baru Susi Pudjiastuti
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Jumat Malam yang Mencekam di Tamansari Bandung: Massa Serba Hitam Kocar-kacir Diterjang Aparat

UMKM Pangan Sulit Tembus Ekspor? Ledia Hanifa Ungkap Rahasia di Balik Kemasan Produk

Buntut Aksi May Day, Pos Polisi di Tamansari Bandung Hangus Dibakar Massa

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Status SPM Muncul di 4 Bank, Bansos 2026 Segera Masuk Rekening

Roblox

Waspada! BNPT Bongkar Modus ‘Digital Grooming’ Terorisme di Game Roblox

Ngeri! Detik-detik Pemotor dan Pejalan Kaki di Cimahi Nyaris Tertemper Kereta, Petugas Sampai Lari

Terpopuler
  • Link Video Viral Vell Blunder Durasi Panjang, Waspada Modus Phising!
  • Link Video Bandar Batang Viral! Waspada Phising
  • Link Asli Video Bandar Membara Full Durasi, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Viral ‘Video Bandar Membara’ di Media Sosial, Warganet Cari Link Asli No Sensor
  • Gebrakan Mewah di Bursa Transfer: Persib Bandung Incar Bintang-bintang Eks Eropa
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.