Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Rezeki Diatur Tuhan, Tapi Dihambat Manusia! Viral Pedagang Kreatif Diduga Diusir Karena Terlalu Laris

Sabtu, 2 Mei 2026 18:48 WIB

Bursa Transfer Memanas! Persib Bandung Dikabarkan Kunci Kesepakatan dengan Striker Tajam Asal Brasil

Sabtu, 2 Mei 2026 16:50 WIB

Heboh Video ‘Skandal Moral’ Amien Rais Raib: Istana Bereaksi, Partai Ummat Sebut ‘Offside’

Sabtu, 2 Mei 2026 15:41 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Rezeki Diatur Tuhan, Tapi Dihambat Manusia! Viral Pedagang Kreatif Diduga Diusir Karena Terlalu Laris
  • Bursa Transfer Memanas! Persib Bandung Dikabarkan Kunci Kesepakatan dengan Striker Tajam Asal Brasil
  • Heboh Video ‘Skandal Moral’ Amien Rais Raib: Istana Bereaksi, Partai Ummat Sebut ‘Offside’
  • Klarifikasi Panas! Marc Klok Bantah Tuduhan Rasisme Terhadap Henry Doumbia di Laga Persib vs Bhayangkara FC
  • Perkuat Warisan Lokal, DPRD Jabar Konsultasi ke Menteri Kebudayaan Terkait Raperda Baru
  • Bikin Haru! Aksi Teller Bank bjb Fasih Bahasa Isyarat Layani Nasabah Spesial, Warganet Angkat Jempol
  • Netizen Dukung TNI, Pro-Kontra Penertiban Rumah Dinas yang Ditempati Anak Cucu
  • Nihil Korban Jiwa, Proyek PLTA Upper Cisokan Diterjang Longsor Saat Pekerja Libur
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 2 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Kurs Rupiah Melemah Tajam, Efek Kebijakan Donald Trump

By Putra JuangSenin, 7 April 2025 14:30 WIB2 Mins Read
Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/Spt
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Gelombang kekhawatiran melanda pasar keuangan Indonesia seiring dengan anjloknya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.

Per Senin (7/4/2025), mata uang Indonesia terpantau menembus Rp16.856 per dollar AS, mengalami pelemahan signifikan sebesar 1,22% atau 203 poin dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya.

Data dari platform Bloomberg menunjukkan bahwa rupiah bergerak liar dalam rentang perdagangan hari ini, menyentuh level terendah di Rp17.224 per dollar AS.

Jika dibandingkan dengan awal tahun ini, rupiah telah kehilangan sekitar 4,45% nilainya. Bahkan, dalam setahun terakhir, setelah sempat menyentuh level terkuat di Rp15.060, kini rupiah justru menunjukkan tren pelemahan yang mengkhawatirkan.

Baca Juga:  Indonesia Bersatu Menentang Rencana Trump, Aksi Solidaritas Palestina Menggema di Bandung

Para analis pasar meyakini bahwa tekanan berat pada rupiah ini bersumber dari eskalasi perang dagang global yang dipicu oleh kebijakan kontroversial mantan Presiden AS, Donald Trump.

Pemberlakuan tarif impor resiprokal sebesar 32% terhadap berbagai negara, termasuk Indonesia, dinilai menjadi katalis utama sentimen negatif di pasar.

Pengamat pasar uang, Ariston Tjendra menilai, penyebab pelemahan nilai tukar (kurs) rupiah hari ini karena pengaruh respons negatif negara-negara atas kebijakan tarif resiprokal Amerika Serikat.

“Sentimen negatif dari pengumuman kebijakan tarif Trump (Presiden AS Donald Trump) yang direspons negatif oleh negara-negara yang dinaikkan tarifnya menjadi pemicu utama pelemahan rupiah,” ucap dilansir Antara, Senin (7/4/2025).

Baca Juga:  PP Persis Tegas Tolak Tolak Wacana Donald Trump Relokasi Warga Gaza

Menurutnya, pasar memiliki kekhawatiran bahwa ekonomi global tak akan baik-baik saja. Penurunan akibat perang dagang yang didorong kebijakan tarif resiprokal AS memicu pelaku pasar keluar dari aset berisiko dan masuk ke aset aman.

Selain itu, pelemahan kurs rupiah juga dipengaruhi data tenaga kerja nonfarm payrolls AS yang lebih bagus dari proyeksi. Adanya sentimen negatif untuk pergerakan aset berisiko juga dipicu oleh perang yang masih berlangsung di sejumlah wilayah dengan tensi yang meningkat.

“Perang di Timur Tengah di mana Israel meningkatkan serangan di jalur Gaza dan AS menyerang Yaman, serta perang di Ukraina di mana Rusia dan Ukraina saling meningkatkan serangan belakangan ini,” katanya.

Baca Juga:  Heboh Nilai Tukar Rupiah Jadi Rp8.170 per dolar AS, Google Eror?

Pada hari ini, operasi moneter rupiah dan valas diketahui masih libur.

“Kita masih nunggu respons pasar terhadap hasil negosiasi, bisa saja Trump melunak, dan positif lagi untuk harga aset berisiko,” ungkapnya.

Kondisi ini tentu menimbulkan kekhawatiran terhadap berbagai aspek perekonomian nasional. Melemahnya rupiah berpotensi mendongkrak harga barang impor, meningkatkan biaya utang dalam denominasi dollar, hingga mempengaruhi daya beli masyarakat.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dolar Amerika Serikat Donal Trump nilai tukar rupiah
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Heboh Video ‘Skandal Moral’ Amien Rais Raib: Istana Bereaksi, Partai Ummat Sebut ‘Offside’

Perkuat Warisan Lokal, DPRD Jabar Konsultasi ke Menteri Kebudayaan Terkait Raperda Baru

Netizen Dukung TNI, Pro-Kontra Penertiban Rumah Dinas yang Ditempati Anak Cucu

Nihil Korban Jiwa, Proyek PLTA Upper Cisokan Diterjang Longsor Saat Pekerja Libur

Menuju Akreditasi Unggul, Prodi KPI UIN Bandung Tuntaskan Asesmen Lapangan LAMSPAK

Bansos PKH dan BPNT 2026 Belum Cair, Ini Fakta Terbaru dan Jadwalnya

Terpopuler
  • Link Video Viral Vell Blunder Durasi Panjang, Waspada Modus Phising!
  • Link Video Bandar Batang Viral! Waspada Phising
  • Link Asli Video Bandar Membara Full Durasi, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Viral ‘Video Bandar Membara’ di Media Sosial, Warganet Cari Link Asli No Sensor
  • Gebrakan Mewah di Bursa Transfer: Persib Bandung Incar Bintang-bintang Eks Eropa
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.