Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Tutup Jadwal Padat dengan Pahit, Persib Kalah 1-2 di Semarang

Minggu, 8 November 2026 21:17 WIB

Baru Dimaafkan!! Evelyn Kembali Digoreng Gara-gara Mimpi Jadi Diva?

Minggu, 8 November 2026 19:28 WIB

Tolic Rotasi Besar-besaran! Ini Susunan Pemain Persib Lawan Java United

Minggu, 8 November 2026 18:41 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Tutup Jadwal Padat dengan Pahit, Persib Kalah 1-2 di Semarang
  • Baru Dimaafkan!! Evelyn Kembali Digoreng Gara-gara Mimpi Jadi Diva?
  • Tolic Rotasi Besar-besaran! Ini Susunan Pemain Persib Lawan Java United
  • Kepulan Asap di Pool Damri Kebon Kawung, Kebakaran Gegerkan Warga Bandung
  • Lelah Usai dari Australia, Persib Malah Bikin Pelatih Java United Ketar-ketir
  • CPNS 2026 Resmi Dibuka November! Siapkan Dokumen Ini dari Sekarang
  • Viral Pengendara Mobil Diacungi Senjata di Cangkuang, Remaja 17 Tahun Diamankan
  • Ogah Cari Istri Baru! Demian Aditya Blak-blakan Tak Kepikiran Nikah Lagi Usai Cerai dari Sara Wijayanto
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 8 November 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Lakukan Kecurangan atas Perintah Penguasa, KPU Dinilai Sudah Tak Miliki Harga Diri

By Putra JuangSelasa, 27 Februari 2024 14:46 WIB2 Mins Read
Aksi unjuk rasa di kantor KPU dan Bawaslu Jabar. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Forum Emak-emak Jawa Barat mengingatkan, agar semua pihak yang terlibat dalam proses penyelenggaraan Pemilu 2024 agar menjalankan proses demokrasi sesuai dengan Undang-Undang Dasar 1945.

Hal itu disampaikan salah satu perwakilan Forum Emak-emak Jabar dan Insan Amanah Peduli, Nur Alam saat ditemui disela-sela unjuk rasa di kantor KPU dan Bawaslu Jabar, Selasa (27/2/2024).

“Demokrasi itu kan amanat konstitusi yang harus kita laksanakan sesuai dengan Undang-Undang Dasar 1945. Tapi yang ada sekarang adalah dirusak, kemudian juga tidak dipegang secara konsisten. Orang ngomong berkritik, banyak yang didzalimi,” kata Nur.

Nur mengatakan, unjuk rasa ini merupakan cara untuk menyampaikan pendapat dalam rangka menegakkan demokrasi.

Baca Juga:  Pj Wali Kota Bandung Minta Media Sterilisasi Konten Kampanye di Masa Tenang Pemilu

“Jadi demokrasi kita tuh harus dikembalikan ke fitrahnya, kembali sesuai Undang-Undang Dasar 1945, tidak dimanipulasi, jadi jangan sampai ada hal-hal yang seharusnya bisa ditegakkan, malahan dirusak oleh aparat dan institusi negara khususnya dalam hal ini Pilpres 2024,” tuturnya.

Baca Juga:  Ditegur KPU, Gibran Siap Lakukan Evaluasi

Menurutnya, saat ini sudah banyak bukti-bukti yang menunjukan kecurangan pada Pemilu 2024 ini.

“Ada manipulasi data, ada penggelembungan suara paslon tertentu dan ditambah lagi ada kejadian di satu Desa Kertosono KPU daerahnya mengakui, bahwa mendapat perintah dari KPU nasional untuk melakukan kecurangan,” terangnya.

Atas kejadian tersebut, pihaknya merasa malu dan miris melihat Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai lembaga independen tapi banyak mendapat intervensi dari pihak luar.

“Kita malu, kalau KPU saja yang seharusnya menjadi lembaga yang independen, tidak boleh diintervensi, tapi malah melakukan kecurangan karena perintah dari atasan, perintah rezim penguasa, dia sudah ga ada harga diri,” katanya.

Baca Juga:  Sah, KPU Tetapkan Pasangan Prabowo-Gibran sebagai Capres-Cawapres Pemilu 2024

Nur pun memastikan, pihaknya tidak membela paslon Capres-Cawapres 2024 manapun. Pihaknya hanya memprotes segala bentuk kecurangan dalam penyelenggaraan pemilu.

“Kita sebenarnya tidak bermasalah dengan 01, 02 dan 03. Sepanjang mereka menang berdasarkan fakta dan jujur, bukan karena kecurangan,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

KPU Pemilu 2024
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Kepulan Asap di Pool Damri Kebon Kawung, Kebakaran Gegerkan Warga Bandung

CPNS

CPNS 2026 Resmi Dibuka November! Siapkan Dokumen Ini dari Sekarang

Viral Pengendara Mobil Diacungi Senjata di Cangkuang, Remaja 17 Tahun Diamankan

Kabar Duka! Bobotoh Meninggal saat Menuju Laga Persib di Semarang

Gagal Refund Gegara Aplikasi Error dan Tenggat 7×24 Jam, Penumpang Gugat KAI ke PN Bandung

Hilang Kontak Hampir Sebulan, PMI Cililin Diduga Korban TPPO Akhirnya Ditemukan

Terpopuler
  • Link Video Viral Egar dan Fina Banyuwangi Part 1 Sampai 4 Full Durasi Dicari Netizen, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Ilustrasi video syur
    Link Video Egar dan Fina Banyuwangi Viral di TikTok, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Ramai Dicari Netizen! Terbongkar Kebenaran Isu Link Video Egar dan Fina Asal Banyuwangi
  • Geger Link Video Viral Karyawan HWI Durasi 6 Menit, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Heboh! Video 6 Menit Karyawan HWI Jepara Viral di TikTok, Benarkah Ada Rekaman Rahasia?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.