Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Misteri WNA Belanda Tewas di Hotel Bandung, Ditemukan dalam Bathtub

Senin, 21 September 2026 19:38 WIB
Kuliner Majalengka legendaris yang wajib dicoba

Jangan Cuma Jalakotek! Ini 5 Kuliner Legendaris Majalengka yang Wajib Dicoba

Senin, 21 September 2026 19:36 WIB

Investor Dubai Lirik Wisata Bandung Barat, Ada Peluang Investasi Besar di Lembang

Senin, 21 September 2026 19:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Misteri WNA Belanda Tewas di Hotel Bandung, Ditemukan dalam Bathtub
  • Jangan Cuma Jalakotek! Ini 5 Kuliner Legendaris Majalengka yang Wajib Dicoba
  • Investor Dubai Lirik Wisata Bandung Barat, Ada Peluang Investasi Besar di Lembang
  • Isu Karim Benzema hingga Kebutuhan Lini Depan, Begini Respons Tegas Pelatih Persib Bandung
  • Jejak Dakwah Syekh Ibrahim Al Madani, Muazin Masjidil Haram yang Tutup Usia Usai Lantunkan Azan Fajar
  • Bukan Uang Biasa? Jejak Tanda Tangan Purbaya di Rp100 Ribu Mulai Dicari Kolektor
  • Gebrakan MMA Indonesia! Vallensia Fahira Hotmauli Sumbang Medali di Asian Games 2026
  • Unjani dan Djarum Foundation Kolaborasi Dorong Green Campus dan Green Leadership
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 21 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Lakukan Kecurangan atas Perintah Penguasa, KPU Dinilai Sudah Tak Miliki Harga Diri

By Putra JuangSelasa, 27 Februari 2024 14:46 WIB2 Mins Read
Aksi unjuk rasa di kantor KPU dan Bawaslu Jabar. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Forum Emak-emak Jawa Barat mengingatkan, agar semua pihak yang terlibat dalam proses penyelenggaraan Pemilu 2024 agar menjalankan proses demokrasi sesuai dengan Undang-Undang Dasar 1945.

Hal itu disampaikan salah satu perwakilan Forum Emak-emak Jabar dan Insan Amanah Peduli, Nur Alam saat ditemui disela-sela unjuk rasa di kantor KPU dan Bawaslu Jabar, Selasa (27/2/2024).

“Demokrasi itu kan amanat konstitusi yang harus kita laksanakan sesuai dengan Undang-Undang Dasar 1945. Tapi yang ada sekarang adalah dirusak, kemudian juga tidak dipegang secara konsisten. Orang ngomong berkritik, banyak yang didzalimi,” kata Nur.

Nur mengatakan, unjuk rasa ini merupakan cara untuk menyampaikan pendapat dalam rangka menegakkan demokrasi.

Baca Juga:  Ema Ungkap Peluang Perempuan Duduki Kursi DPRD Kota Bandung Terbuka Lebar

“Jadi demokrasi kita tuh harus dikembalikan ke fitrahnya, kembali sesuai Undang-Undang Dasar 1945, tidak dimanipulasi, jadi jangan sampai ada hal-hal yang seharusnya bisa ditegakkan, malahan dirusak oleh aparat dan institusi negara khususnya dalam hal ini Pilpres 2024,” tuturnya.

Baca Juga:  Jaga Transparansi Hasil Pemilu, Diskominfo Jabar Pastikan Jaringan Internet di Seluruh TPS Lancar

Menurutnya, saat ini sudah banyak bukti-bukti yang menunjukan kecurangan pada Pemilu 2024 ini.

“Ada manipulasi data, ada penggelembungan suara paslon tertentu dan ditambah lagi ada kejadian di satu Desa Kertosono KPU daerahnya mengakui, bahwa mendapat perintah dari KPU nasional untuk melakukan kecurangan,” terangnya.

Atas kejadian tersebut, pihaknya merasa malu dan miris melihat Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai lembaga independen tapi banyak mendapat intervensi dari pihak luar.

“Kita malu, kalau KPU saja yang seharusnya menjadi lembaga yang independen, tidak boleh diintervensi, tapi malah melakukan kecurangan karena perintah dari atasan, perintah rezim penguasa, dia sudah ga ada harga diri,” katanya.

Baca Juga:  Saat Pencoblosan, Pemkot Bandung Fasilitasi Puskesmas 24 Jam untuk Penyelenggara Pemilu

Nur pun memastikan, pihaknya tidak membela paslon Capres-Cawapres 2024 manapun. Pihaknya hanya memprotes segala bentuk kecurangan dalam penyelenggaraan pemilu.

“Kita sebenarnya tidak bermasalah dengan 01, 02 dan 03. Sepanjang mereka menang berdasarkan fakta dan jujur, bukan karena kecurangan,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

KPU Pemilu 2024
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Misteri WNA Belanda Tewas di Hotel Bandung, Ditemukan dalam Bathtub

Investor Dubai Lirik Wisata Bandung Barat, Ada Peluang Investasi Besar di Lembang

Bukan Uang Biasa? Jejak Tanda Tangan Purbaya di Rp100 Ribu Mulai Dicari Kolektor

Unjani dan Djarum Foundation Kolaborasi Dorong Green Campus dan Green Leadership

RS Premier Bintaro Gunakan Robotic Navigation untuk Bedah Tulang Belakang Lebih Presisi

Investasi Rp800 Miliar Pasar Baru Bandung Ditinjau Ulang, Pemkot Buka Opsi Investor Baru

Terpopuler
  • Proyek Kabel Gatot Subroto Bandung Amburadul, Internet IndiHome Mati Nyaris Sepekan dan Bikin Rugi
  • Jadwal Lengkap FC Seoul vs Persib Bandung di ACL 2: Waktu Kick-off dan Link Nonton
  • 118 Gempa dalam 38 Hari, Apa yang Sebenarnya Bergerak di Bawah Kabupaten Bandung?
  • Game Free Fire
    Deretan Kode Redeem FF 15 September 2026, Klaim Reward Senjata Eksklusif Sekarang Juga!
  • Link Live Streaming ACL 2: FC Seoul vs Persib Bandung, Nonton Gratis di Sini!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.