Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
THR

Minggu Pertama Puasa, THR ASN 2026 Siap Masuk Rekening? Ini Rinciannya

Jumat, 20 Februari 2026 04:00 WIB

Jadwal Imsak Hari Ini: 20 Februari 2026, Lengkap dengan Niat Puasa Ramadhan

Jumat, 20 Februari 2026 03:00 WIB

Buruan Cek! Link Video Nay TikTok Blunder Jadi Incaran Netizen, Awas Jebakan Mengintai

Jumat, 20 Februari 2026 02:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Minggu Pertama Puasa, THR ASN 2026 Siap Masuk Rekening? Ini Rinciannya
  • Jadwal Imsak Hari Ini: 20 Februari 2026, Lengkap dengan Niat Puasa Ramadhan
  • Buruan Cek! Link Video Nay TikTok Blunder Jadi Incaran Netizen, Awas Jebakan Mengintai
  • Nonton Film Gratis di LK21: Nyesel Baru Tahu Ternyata Ada Mata-mata yang Bisa Sadap HP!
  • Prabowo Hadiri Pertemuan Perdana Board of Peace Bentukan Trump di Washington
  • Link Video Chindo Adidas Full Version Bertebaran, Awas Jangan Sampai Jadi Korban Selanjutnya!
  • Polemik Kursi Ketua DPW PPP Jabar: Pepep Saepul Hidayat Seret DPP ke Pengadilan
  • Satu Tahun Pimpin Kota Bandung, Farhan Soroti Ekonomi Tumbuh di Atas 5 Persen
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 20 Februari 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Lakukan Wolbachia untuk Atasi DBD, Berikut Kekurangan dan Kelebihannya

By Putri Mutia RahmanRabu, 22 November 2023 22:23 WIB2 Mins Read
Foto/Ilustrasi Nyamuk wolbachia. (Pexels)
ADVERTISEMENT

bukamata.id- Dinas Kesehatan (Dinkes) Jawa Barat menjelaskan kelebihan dan kekurangan nyamuk Wolbachia dibanding penggunaan fogging untuk melawan Demam Berdarah (DBD). 

Kepala Dinkes Jabar, Vini Adiana Dewi mengatakan, penanganan DBD menggunakan fogging justru dapat membuat nyamuk Aedes Aegypti kebal. Pada akhirnya tidak begitu berdampak pada pencegahan kasus. 

“Fogging itu kan zatnya lama-lama bisa resistance (kebal) akhirnya ada nyamuk DBD yang sudah kebal pada zat fogging, maka dari itu orang tidak boleh sembarangan melakukan fogging,” ujar Vini, pada Rabu (22/11/2023).

Sedangkan untuk Wolbachia, yaitu mengawinkan nyamuk betina yang sudah mengandung bakteri Wolbachia dengan nyamuk Aedes Aegypti maka telurnya akan mati. 

Baca Juga:  Atasi 12.000 Ton Sampah Kota Bandung, Pemkot Siapkan 2 Lahan Sementara

“Jadi ujungnya telur yang mengandung DBD virusnya tidak akan terbawa lagi atau ketika bertelur mati,” ucapnya. 

Vini memastikan, metode Wolbachia di Jawa Barat baru diterapkan di Kota Bandung. Hal itu juga merupakan program langsung dari pemerintah pusat. Untuk disebarkan di wilayah lain, Vini memastikan keputusan itu menunggu dari Kementerian Kesehatan.

Baca Juga:  3 Spot Estetik di Kota Bandung yang Cocok Dijadikan Tempat Foto Prewedding

“Kami pribadi sekali lagi menunggu keputusan dan arahan dari pusat, tapi kalau itu bermanfaat kenapa tidak, kita ‘amit-amit’ misalnya kena TBC, lebih tenang karena sudah ada obatnya tinggal bagaimana kita mengobati dengan baik,” katanya. 

Baca Juga:  Museum Mainan 198x di Bandung Bisa Jadi Pilihan Isi Liburan Long Weekend

Lebih lanjut, Vini menambahkan, penerapan Wolbachia di Kota Bandung juga langsung diawasi dan dikontrol oleh Kementerian Kesehatan. Mengenai polemik yang ada, dia memastikan akan mengikuti anjuran dari pemerintah pusat. 

“Sementara ini fokusnya di Bandung dan kami kemarin sudah koordinasi dan menerima manfaatnya jadi kami serahkan kembali kepada mereka,” kata dia.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Kota Bandung Nyamuk Wolbachia Penanganan DBD
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

THR

Minggu Pertama Puasa, THR ASN 2026 Siap Masuk Rekening? Ini Rinciannya

Jadwal Imsak Hari Ini: 20 Februari 2026, Lengkap dengan Niat Puasa Ramadhan

Presiden Prabowo Subianto

Prabowo Hadiri Pertemuan Perdana Board of Peace Bentukan Trump di Washington

Polemik Kursi Ketua DPW PPP Jabar: Pepep Saepul Hidayat Seret DPP ke Pengadilan

Satu Tahun Pimpin Kota Bandung, Farhan Soroti Ekonomi Tumbuh di Atas 5 Persen

Pengendara Motor Tewas Tabrak Trotoar di Jalan Terusan Pasirkoja Bandung

Terpopuler
  • Apa Isi Video Teh Pucuk 17 Menit? Link No Sensor Bikin Penasaran
  • Beredar! Link Video Teh Pucuk 17 Menit, Full Durasi No Sensor
  • Viral No Sensor Video Teh Pucuk Durasi Panjang 17 Menit, Cek Faktanya!
  • Link Video Teh Pucuk 17 Menit vs 1 Menit 50 Detik: Benarkah Ada Dua Versi atau Sekadar Jebakan?
  • Viral! Link Video Teh Pucuk 17 Menit No Sensor, Nonton Full Dimana?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.