bukamata.id – Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat, Rizaldy Danar Priambodo, S.Si, mendorong mahasiswa untuk aktif melakukan riset terkait pelayanan publik yang dijalankan pemerintah.
Menurutnya, hasil riset tersebut dapat disampaikan sebagai aspirasi resmi melalui audiensi dengan DPRD Jabar, sehingga dapat menjadi dasar dalam peningkatan kualitas pelayanan publik.
Hal itu disampaikan Rizaldy saat menerima wawancara mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran (Unpad) terkait riset mata kuliah Jurnalisme Advokasi mengenai pelayanan transportasi Metro Jabar Trans (MJT) di Ruang Rapat Komisi IV DPRD Jabar, Jumat (21/11/2025).
Anggaran MJT Dinilai Cukup, Pelayanan Masih Perlu Perbaikan
Rizaldy menjelaskan bahwa anggaran bukan menjadi kendala utama, karena pada Tahun Anggaran 2025, DPRD Jabar telah menyetujui anggaran yang besar untuk mendukung operasional Metro Jabar Trans.
Dalam riset yang disampaikan mahasiswa, ditemukan bahwa pelayanan MJT masih dirasakan belum maksimal, terutama di Koridor V Dipati Ukur–Jatinangor.
Beberapa catatan yang muncul antara lain:
- unit bus yang beroperasi belum cukup besar,
- jam operasional masih terbatas,
- perlu penambahan halte,
- dan perlunya petugas bantuan khususnya bagi kelompok prioritas seperti lansia, penyandang disabilitas, dan ibu hamil.
DPRD Sambut Baik Masukan dari Mahasiswa
Rizaldy menyampaikan apresiasi atas saran dan temuan tersebut. Menurutnya, masukan dari masyarakat, termasuk kalangan mahasiswa, sangat penting untuk perbaikan kebijakan di sektor transportasi.
“Kami berterima kasih atas masukan dan informasi yang disampaikan. Dalam melaksanakan tugas dan fungsi, DPRD sangat membutuhkan masukan dari masyarakat, termasuk dari mahasiswa,” ujar Rizaldy.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News











