Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Viral video ukhti mukena pink.

Waspada! Mukena Pink Viral Bisa Jadi Jebakan Digital, Jangan Klik Link Asal

Selasa, 17 Maret 2026 20:39 WIB

Ini Modus Ustaz SAM Diduga Pelecehan Santri, Janji Beasiswa Jadi Alat Kepercayaan

Selasa, 17 Maret 2026 20:21 WIB

Video Ibu Tiri dan Anak Tiri di Sawit Muncul di TikTok, Ada Link Telegram?

Selasa, 17 Maret 2026 20:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Waspada! Mukena Pink Viral Bisa Jadi Jebakan Digital, Jangan Klik Link Asal
  • Ini Modus Ustaz SAM Diduga Pelecehan Santri, Janji Beasiswa Jadi Alat Kepercayaan
  • Video Ibu Tiri dan Anak Tiri di Sawit Muncul di TikTok, Ada Link Telegram?
  • Persib di Puncak Klasemen, Bojan Hodak Sebut Super League Masuk Periode Penentu
  • Suaranya Mirip Dubbing Iklan, Ibu-Ibu Viral Ini Maki Pengunjung Minimarket Pakai Bahasa ‘Naskah Sinetron’!
  • Kapan Lebaran 2026? Ini Prediksi Terbaru, Bisa Berbeda Tanggal!
  • Kata Inara Rusli Soal Video Syur: Akui Ada Rekaman, Bantah Tuduhan Perzinaan
  • Waktu Maghrib Kota Bandung Hari Ini Jam Berapa? Jangan Lewatkan Doa Buka Puasa
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 17 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Ledia Hanifa Ingatkan Pentingnya Pancasila Hadapi Tantangan Internal Bangsa

By Putra JuangSelasa, 12 Maret 2024 13:06 WIB3 Mins Read
Anggota MPR RI, Ledia Hanifa Amaliah. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Anggota MPR RI, Ledia Hanifa Amaliah mengingatkan tentang tantangan kebangsaan yang meliputi tantangan internal dan eksternal.

Hal itu disampaikan Ledia Hanifa saat menggelar Sosialisasi 4 Pilar MPR RI dihadapan perwakilan masyarakat dari Kecamatan Cidadap dan Regol di Hotel Newton, Kota Bandung pada Kamis (7/3/2024).

“Tantangan internal bangsa ini salah satunya masih banyak yang belum memahami pentingnya Pancasila sebagai dasar negara Republik Indonesia, padahal sebagai dasar tentu akan mempengaruhi penegakan kekokohan kehidupan bernegara,” ucap Ledia.

“Contohnya, terkait sila pertama Pancasila yaitu Ketuhanan Yang Maha Esa, ini bermakna semua Warga Negara Indonesia harus bertuhan dan mengimplementasikannya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” tambahnya.

Baca Juga:  Implementasi Nilai Pancasila Jadi Pesan Utama Wabup Purwakarta di Hari Kesaktian Pancasila

Ledia mengatakan, tantangan internal selanjutnya adalah fanatisme kesukuan. Padahal, para pendiri negeri ini telah berjuang dengan segenap jiwa raga untuk mempersatukan Indonesia.

Karena itu, perbedaan agama, suku, bahasa hingga warna kulit merupakan keistimewaan yang dimiliki Bangsa Indonesia. Perbedaan yang bukan untuk membedakan tetapi justra berupa keberagaman yang mempersatukan dalam keindahan dan harmoni.

“Bhineka Tunggal Ika itulah kita, berbeda tetapi tetap satu,” ujarnya.

Tantangan ketiga adalah adanya kesenjangan. Sebagai anggota MPR yang juga anggota Komisi X DPR RI, Ledia mencontohkan besarnya persoalan ketidakmerataan di bidang pendidikan.

“Harus kita akui soal sarana prasarana, ketersediaan guru hingga rata-rata tingkat pendidikan banyak ketidakmerataan di berbagai wilayah. Sehingga banyak rakyat Indonesia yang ketika ingin mengenyam pendidikan, harus bersekolah ke daerah lain yang terkadang jaraknya begitu jauh dari tempat asal, dan kalau secara ekonomi juga terbatas maka akan berujung pada putus sekolah,” tuturnya.

Baca Juga:  Dukung Musik Hadroh, Kemenparekraf dan Komisi X DPR Gelar Bisa Fest di Bandung

Selain tantangan internal, tantangan eksternal seperti pengaruh globalisasi juga harus siap dihadapi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Ledia mengajak hadirin untuk semakin bijak di tengah gempuran budaya asing yang kian menjamur di negeri ini.

“Dari sisi makanan saja misalnya, semakin sering kita temui produk luar negeri yang digandrungi anak-anak muda sampai rela antre untuk mendapatkannya. Padahal di dalam negeri, kita punya beragam sekali olahan makanan tradisional yang tidak kalah lezatnya dan bahkan banyak yang serupa dari sisi bahan baku juga rasa,” bebernya.

Baca Juga:  Semarak Budaya 2025: Lestarikan Tradisi Lewat Festival Nasi Liwet

“Ini tentu menjadi pengingat bagi kita semua bahwa mengikuti arus globalisasi tidak semestinya menghilangkan jati diri bangsa, bahkan seharusnya bisa menjadikan produk lokal sebagai kebanggaan,” lanjutnya.

Ledia yang merupakan Anggota DPR RI dapil Kota Bandung Kota Cimahi ini kembali mengingatkan jika 4 pilar MPR RI yang terdiri dari Pancasila, UUD NRI 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika adalah dasar negara, pandangan hidup dan cikal bakal persatuan bangsa ini.

Sehingga nilai-nilainya harus terus disosialisasikan, harus terus kembali diingatkan sebagai bekal menghadapi tantangan berbangsa dan bernegara.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Ledia Hanifa MPR RI Pancasila tantangan bangsa
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Ini Modus Ustaz SAM Diduga Pelecehan Santri, Janji Beasiswa Jadi Alat Kepercayaan

Kapan Lebaran 2026? Ini Prediksi Terbaru, Bisa Berbeda Tanggal!

Waktu Maghrib Kota Bandung Hari Ini Jam Berapa? Jangan Lewatkan Doa Buka Puasa

Polisi Umumkan Tol Gedebage Dibuka 24 Jam saat Arus Mudik Lebaran 2026

Laba Tembus Rp1,15 Triliun, bank bjb Buktikan Ketahanan Finansial di Tengah Gejolak Ekonomi 2025

Bukan Sembarang Prajurit! Prada Nawawi Harumkan Indonesia di Langit Libya, Netizen: Tentara Allah!

Terpopuler
  • Viral Video Kebun Sawit Ibu Tiri vs Anak Tiri, Apa Isinya? Hati-hati Jebakan Batman!
  • Video Aksi Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit Viral, Link Diburu Netizen
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Netizen Penasaran! Video Mukena Pink ‘No Sensor’ Viral, Banyak yang Buru Link Aslinya
  • Kronologi dan Isi Video Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit yang Viral
  • Viral video ukhti mukena pink.
    Hati-hati! Link Video Viral Mukena Pink ‘No Sensor’ Bisa Sebarkan Malware
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.