Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Rayakan Ultah ke-19, DPRD Jabar Soroti Kemajuan Infrastruktur Bandung Barat Selatan

Sabtu, 20 Juni 2026 09:03 WIB
Garena Free Fire (FF)

Panen Hadiah Gratis! Klaim Kode Redeem FF Terbaru Sabtu 20 Juni 2026, Buruan Ambil Sebelum Hangus

Sabtu, 20 Juni 2026 08:19 WIB

Update Harga Emas Antam Akhir Pekan 20 Juni 2026: Masih Stabil, Ini Cara Beli dan Aturan Pajaknya

Sabtu, 20 Juni 2026 07:50 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Rayakan Ultah ke-19, DPRD Jabar Soroti Kemajuan Infrastruktur Bandung Barat Selatan
  • Panen Hadiah Gratis! Klaim Kode Redeem FF Terbaru Sabtu 20 Juni 2026, Buruan Ambil Sebelum Hangus
  • Update Harga Emas Antam Akhir Pekan 20 Juni 2026: Masih Stabil, Ini Cara Beli dan Aturan Pajaknya
  • Hasil Piala Dunia 2026: Maroko Menang Tipis 1-0 atas Skotlandia Lewat Drama Gol Cepat
  • Daftar Nominal PKH 2026 Terbaru, Ada yang Dapat Hingga Rp2,7 Juta per Tahun
  • Beckham Putra Yakin Argentina Juara Piala Dunia 2026, Ini Alasannya
  • Link Video Cut Salwa Viral di TikTok dan X, Ini Fakta Sebenarnya
  • Panen Pemain Bintang! Klaim Kode Redeem FC Mobile Hari Ini 20 Juni 2026, Amankan Paket Gems dan Koin Gratis
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 20 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Semarak Budaya 2025: Lestarikan Tradisi Lewat Festival Nasi Liwet

By Aga GustianaMinggu, 27 April 2025 11:36 WIB4 Mins Read
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Semarak Budaya 2025 yang diinisiasi oleh Anggota Komisi X DPR RI, Ledia Hanifa Amaliah, bekerja sama dengan Kementerian Kebudayaan, hari ini Sabtu (27/4/2025) sukses digelar di ASM Ariyanti.

Acara yang berpusat pada kekayaan kuliner tradisional Indonesia, khususnya nasi liwet, ini bertujuan untuk mensosialisasikan Undang-Undang Pemajuan Kebudayaan Nomor 5 Tahun 2017 kepada masyarakat luas.

Dalam sambutannya, Ledia Hanifa menyampaikan apresiasi kepada ASM Ariyanti atas dukungan tempat dan fasilitas. Beliau menekankan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Komisi X DPR RI dan Kementerian Kebudayaan untuk memperkenalkan kembali kekayaan budaya Indonesia yang tak terbatas pada seni saja, namun juga mencakup adat istiadat, tradisi, dan pengetahuan tradisional.

“Budaya tidak hanya soal seni, tapi juga mencakup adat istiadat, tradisi, dan pengetahuan tradisional. Contohnya, tradisi makan bersama (liwetan) yang khas di Indonesia,” ujar Ledia Hanifa.

Ia menyoroti bagaimana tradisi liwetan menjadi identitas unik bangsa Indonesia yang patut dilestarikan di tengah gempuran budaya asing.

Lebih lanjut, Ledia Hanifa mencontohkan kekayaan kuliner lain seperti cilok, cimol, dan cireng yang memiliki ilmu dan teknik pembuatan tersendiri. Inovasi dalam kuliner tradisional, seperti cilok berisi jengkol dan gula aren, juga menjadi perhatiannya sebagai bukti kekayaan dan fleksibilitas budaya Indonesia.

Baca Juga:  Asah Keterampilan Pelaku Ekraf di Bandung, Komisi X DPR RI Gelar Pelatihan Public Speaking

Acara ini juga menghadirkan narasumber dari Puri Masakera yang mengupas tuntas filosofi di balik tradisi liwetan, cara memasak ayam dalam kastrol, hingga pengetahuan tradisional tentang jamu. Ledia Hanifa berharap, selain menjadi ajang “healing”, kegiatan ini juga dapat menambah wawasan peserta tentang pentingnya melestarikan budaya bangsa.

Selain fokus pada pelestarian budaya, Ledia Hanifa juga memanfaatkan kesempatan ini untuk memperkenalkan potensi pendidikan di ASM Ariyanti. Beliau menyampaikan bahwa kampus yang telah berdiri selama 28 tahun ini tidak hanya menawarkan kursus, tetapi juga program kuliah dengan orientasi siap kerja.

Selain itu, Ledia Hanifa menjelaskan bahwa Kementerian Kebudayaan sebagai lembaga yang relatif baru terus berupaya untuk mensosialisasikan makna budaya yang lebih luas kepada masyarakat.

“Budaya itu bukan hanya soal seni. Ada banyak aspek lain yang termasuk dalam budaya, seperti adat istiadat, pemikiran tradisional, teknologi tradisional, permainan, dan olahraga tradisional,” jelasnya.

Pemilihan tema kuliner dalam acara ini didasari oleh fakta bahwa kuliner merupakan bagian tak terpisahkan dari adat istiadat dan kebiasaan masyarakat.

Baca Juga:  Dukung Festival Bojana 2024, bank bjb Ajak Generasi Muda Mencintai Budaya Indonesia

Ledia Hanifa mengungkapkan keprihatinannya atas derasnya arus budaya kuliner asing yang mempengaruhi generasi muda, sehingga kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat kembali kecintaan terhadap kuliner lokal.

Kerja sama dengan ASM Ariyanti, dengan menghadirkan dosen di bidang kuliner sebagai narasumber, menjadi langkah strategis untuk memberikan pemahaman mendalam tentang tradisi liwetan.

“Biasanya, ibu-ibu hanya tahu liwetan secara praktik, namun hari ini kita ingin menambahkan sisi ilmunya, sehingga nantinya bisa ditularkan kepada komunitas dan anak-anak,” imbuh Ledia Hanifa.

Upaya pelestarian dan pemajuan budaya ini, yang juga didukung oleh Balai Pelestarian Kebudayaan Jawa Barat, telah dimulai sejak dua tahun lalu dengan pendekatan bertahap ke berbagai wilayah masyarakat. Ledia Hanifa menekankan bahwa pelestarian budaya tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan budayawan, tetapi juga seluruh elemen masyarakat.

“Bismillah, mudah-mudahan kita bisa mengumpulkan, menjaga, dan memajukan budaya-budaya kita, dan Insya Allah memberikan kontribusi nyata bagi ketahanan nasional ke depan,” pungkas Ledia Hanifa dengan penuh harap.

Baca Juga:  Ledia Hanifa Ingatkan Pentingnya Pancasila Hadapi Tantangan Internal Bangsa

Sementara itu, Direktur Akademi Sekretari dan Manajemen Arianti, Yana Swanjaya mengucapkan terima kasihnya kepada Ledia Hanifa yang sudah hadir dan mengadakan kegiatan di KKUSA SMA Arianti atau Yayasan Pendidikan Arianti dengan tema Karnaval Budaya.

Dalam kegiatan ini, terdapat beberapa festival dan lomba, yaitu lomba pengolahan makanan dari bahan dasar aci, diikuti oleh masyarakat dari Bandung dan Cimahi. Kemudian lomba membuat tumpeng, yang disertai dengan materi tentang cara membuat tumpeng dan filosofi tumpeng itu sendiri.

“Acara ini berlangsung cukup meriah.
Hari ini, ada sesi lomba membuat liwet. Kegiatan ini juga dilengkapi materi tentang liwet, serta perlombaan yang kembali diikuti masyarakat dari Bandung dan Cimahi,” ujar Yana.

“Mudah-mudahan kegiatan seperti ini dapat memperluas wawasan masyarakat mengenai kemajuan budaya Indonesia, khususnya di Bandung dan Cimahi,” pungkasnya.

Festival ini diharapkan menjadi momentum penting dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan kekayaan budaya Indonesia dan mendorong partisipasi aktif dalam upaya pelestariannya. Kehangatan tradisi liwetan yang dihadirkan di ASM Ariyanti hari ini menjadi pengingat akan pentingnya menjaga warisan budaya bangsa di tengah modernisasi.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

budaya festival Ledia Hanifa liwet
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Rayakan Ultah ke-19, DPRD Jabar Soroti Kemajuan Infrastruktur Bandung Barat Selatan

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Daftar Nominal PKH 2026 Terbaru, Ada yang Dapat Hingga Rp2,7 Juta per Tahun

Refleksi Pedas 19 Tahun KBB: Tokoh Pendiri Sindir Pejabat yang Cuma Pamer Pencapaian Semu!

Mengejutkan! Kreator Konten Kini Wajib Punya NIB, Ini Aturan Terbarunya

Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi! Roy Suryo dan Dr Tifa Resmi Diamankan Polisi

Diduga Hilang Konsentrasi, Angkot Berisi Belasan Pelajar Terjungkal di Jalan Menanjak Jatinangor

Terpopuler
  • Heboh Cut Salwa Viral! Warganet Ramai Cari Link Video ‘No Sensor’, Begini Fakta yang Terungkap
  • Hilang 3 Tahun, Wanita Bandung Ditemukan dengan Wajah Hancur! Diduga Disekap Kekasih Sendiri
  • Perkuat Edukasi dan Aksi Sosial, Yayasan Jalan Surga Gandeng bukamata.id Sebarkan Nilai Kebaikan
  • Heboh Video Cut Salwa Viral! Warganet Penasaran, Sebenarnya Isinya Apa?
  • Merasa Ditipu Janji Manis Asuransi, Mantan Pangdam Ngamuk Saldo Rp520 Juta Terjun Bebas Jadi Rp263 Juta
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.