Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Bikin Turis Asing Terpikat, Ini 7 Surga Wisata Indonesia yang Tak Kalah Cantik dari Bali

Selasa, 3 November 2026 12:24 WIB

Mengupas Makna Dibalik Lirik ‘Dipaksa Sehat di Negara yang Sakit’ yang Buat Aviwkila Pilih Vakum Medsos

Selasa, 3 November 2026 12:14 WIB

Intip Fantastisnya Penghasilan Nadia Omara usai Video KHW 400 Tembus Puluhan Juta Views!

Selasa, 3 November 2026 12:03 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bikin Turis Asing Terpikat, Ini 7 Surga Wisata Indonesia yang Tak Kalah Cantik dari Bali
  • Mengupas Makna Dibalik Lirik ‘Dipaksa Sehat di Negara yang Sakit’ yang Buat Aviwkila Pilih Vakum Medsos
  • Intip Fantastisnya Penghasilan Nadia Omara usai Video KHW 400 Tembus Puluhan Juta Views!
  • Sinyal Bahaya Emiten Raffi-Nagita: Saham RANS Ambles Lebih dari 50 Persen!
  • I.League Cup 2026/2027 Kick Off Hari Ini: Cek Jadwal 6 Matchday Pertama dan Nasib Persib Bandung
  • Penertiban 48 Bangli Bundaran Cibiru Bandung dan Jeritan Kompensasi Pedagang
  • Akhirnya Comeback! Dari Skandal Podcast Sampai Tutup Channel, Juan dan Eve Buka Lembaran Baru!
  • Ujian Fisik Skuad Persib: Usai Tarung di Australia, Langsung Tantang Java United di Pekan Ke-9
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 3 November 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Mengulik Calung, Alat Musik Bambu yang Sarat Filosofi dan Kearifan Lokal

By SusanaJumat, 6 Desember 2024 04:00 WIB2 Mins Read
Ilustrasi Calung (Foto: indonesiakaya.com).
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Indonesia adalah rumah bagi kekayaan budaya yang luar biasa, termasuk seni musik tradisional. Salah satu warisan budaya yang patut kita kenal lebih dekat adalah calung, alat musik tradisional khas Sunda yang terbuat dari bambu.

Calung bukan sekadar alat musik; ia adalah simbol kreativitas dan sejarah masyarakat Sunda. Alunannya yang menenangkan menyimpan filosofi mendalam tentang kehidupan.

Dalam Buku Waditra: Mengenal Alat-Alat Kesenian Daerah Jawa Bara karya Drs. Ubun Kubarsah R., disebutkan bahwa kata calung berasal dari bahasa Sunda: “ca” yang berarti membaca (maca) dan “lung” yang berarti bingung (linglung).

Filosofi ini berakar dari kebiasaan masyarakat Sunda masa lampau, yang memainkan calung di tengah kesunyian sawah atau ladang untuk menghibur hati yang gelisah.

Baca Juga:  Kampung Wisata Kreatif Cigadung, Surga Budaya dan Kuliner di Utara Kota Bandung

Musik calung menjadi teman setia di masa menunggu panen, membawa kedamaian sekaligus momen reflektif.

Awalnya, calung hanya dimainkan sebagai hiburan pribadi. Namun, seiring perkembangan waktu, alat musik ini berkembang menjadi bagian seni pertunjukan, memperkaya identitas budaya Sunda sekaligus menjadi daya tarik hiburan.

Jenis-Jenis Calung

Calung memiliki beberapa jenis dengan ciri khas dan cara memainkan yang unik:

1. Calung Rantay
– Terdiri dari 10 bilah bambu yang diikat berjajar.
– Dimainkan sambil duduk dengan cara memukul bilah-bilah bambu menggunakan alat pemukul.

2. Calung Gambang
– Bilah bambunya dipasang pada rangka khusus (*ancak*), menyerupai alat musik gambang.
– Memiliki stabilitas rangka yang membuatnya nyaman dimainkan.

Baca Juga:  Dibangun Sejak 1909, TPU Cikadut Jadi Bukti Keragaman Budaya dan Agama di Kota Bandung

3. Calung Jingjing
– Dimainkan sambil digantung.
– Tangan kiri memegang rangka bambu, sementara tangan kanan memukul bilah-bilahnya.

Bagian utama calung jingjing meliputi:
– Kingking: Pembawa melodi.
– Panempas: Untuk variasi irama.
– Jongjrong: Pengatur pola lagu.
– Gonggong: Pengganti alat perkusi gong.

Dari ketiga jenis ini, calung jingjing menjadi yang paling populer di seni pertunjukan modern.

Perkembangannya dipelopori oleh Ekik Barkah, Parmas, dan seniman Universitas Padjadjaran Bandung pada tahun 1960-an.

Inovasi pada calung jingjing menjadikannya lebih dinamis. Seni pertunjukan calung kini kerap memadukan unsur musik dengan elemen hiburan lain seperti vokal, dialog humor, hingga gerakan-gerakan lucu yang menghibur.

Baca Juga:  Tingkatkan Ekonomi Sosial Budaya, Jabar-Jateng Kerja Sama Pengelolaan Daerah Perbatasan

Calung: Seni Tradisional yang Terus Hidup

Calung kini tidak lagi sekadar alat musik tradisional, tetapi telah berevolusi menjadi seni pertunjukan yang mampu memikat berbagai kalangan.

Dengan humor dan interaksi langsung dengan penonton, calung tak hanya menghibur, tetapi juga menjadi jembatan untuk mendekatkan generasi muda kepada budaya leluhur.

Sebagai bagian dari budaya Sunda, calung mencerminkan nilai-nilai lokal yang penuh makna.

Dari nada-nada indah hingga perannya dalam seni pertunjukan, calung menegaskan pentingnya melestarikan warisan budaya sebagai kebanggaan bangsa.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

budaya
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bikin Turis Asing Terpikat, Ini 7 Surga Wisata Indonesia yang Tak Kalah Cantik dari Bali

Mengupas Makna Dibalik Lirik ‘Dipaksa Sehat di Negara yang Sakit’ yang Buat Aviwkila Pilih Vakum Medsos

Intip Fantastisnya Penghasilan Nadia Omara usai Video KHW 400 Tembus Puluhan Juta Views!

Akhirnya Comeback! Dari Skandal Podcast Sampai Tutup Channel, Juan dan Eve Buka Lembaran Baru!

Jasa Masa Lalu Diungkit! Niat Sindir Raffi Ahmad, Borok Jerome Polin Malah Dibongkar Kubu RANS?

Mau Beli atau Jual Emas Hari Ini? Cek Dulu Harga Antam dan Buyback Terbaru

Terpopuler
  • Perang Estetika Kota: Utopia Art Deco vs Megalomania Kerajaan di Saat Kas Pemprov Jabar Sekarat
  • Ruang Bicara Resmi Berdiri di Bandung, Hadir Sebagai Wadah Anak Muda Bertumbuh dan Berdampak
  • Gelar Tabligh Akbar, Pemuda Pancasila Jabar Usung Semangat Gaya Baru di HUT ke-67
  • Pengurus DPC PKB Kabupaten Bandung Dikukuhkan, Dadang Supriatna Mulai Jaring Caleg 2029
  • KHW 400 OTW Layar Lebar? Heboh Rumah Produksi Daftarkan Judul Film Mirip Konten Nadia Omara!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.