Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Tutup Jadwal Padat dengan Pahit, Persib Kalah 1-2 di Semarang

Minggu, 8 November 2026 21:17 WIB

Baru Dimaafkan!! Evelyn Kembali Digoreng Gara-gara Mimpi Jadi Diva?

Minggu, 8 November 2026 19:28 WIB

Tolic Rotasi Besar-besaran! Ini Susunan Pemain Persib Lawan Java United

Minggu, 8 November 2026 18:41 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Tutup Jadwal Padat dengan Pahit, Persib Kalah 1-2 di Semarang
  • Baru Dimaafkan!! Evelyn Kembali Digoreng Gara-gara Mimpi Jadi Diva?
  • Tolic Rotasi Besar-besaran! Ini Susunan Pemain Persib Lawan Java United
  • Kepulan Asap di Pool Damri Kebon Kawung, Kebakaran Gegerkan Warga Bandung
  • Lelah Usai dari Australia, Persib Malah Bikin Pelatih Java United Ketar-ketir
  • CPNS 2026 Resmi Dibuka November! Siapkan Dokumen Ini dari Sekarang
  • Viral Pengendara Mobil Diacungi Senjata di Cangkuang, Remaja 17 Tahun Diamankan
  • Ogah Cari Istri Baru! Demian Aditya Blak-blakan Tak Kepikiran Nikah Lagi Usai Cerai dari Sara Wijayanto
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 8 November 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Lima Daerah di Jabar Dipilih Kenalkan Program USAID Bebas TB, Ada Bandung hingga Bogor

By Putri Mutia RahmanRabu, 21 Februari 2024 21:40 WIB3 Mins Read
Foto: Istimewa.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI mengapresiasi upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat dalam menemukan kasus Tuberkulosis (TB) yang merupakan langkah pertama penanggulangan TB.

Apresiasi itu disampaikan Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Kemenkes RI, Imran Pambudi dalam Peluncuran dan Penandatanganan Bersama USAID BEBAS TB Tingkat Provinsi Jabar dan Penyusunan Rencana Kerja Terpadu “Bersama Menuju Eliminasi dan Bebas dari TB” di Hotel Novotel, Kota Bandung, Rabu (21/2/2024).

Imran Pambudi melaporkan, Provinsi Jabar berhasil menemukan kasus TB sampai 100 persen dalam dua tahun terakhir.

“Saya apresiasi Jabar dalam dua tahun terakhir berhasil menemukan 100 persen kasus TB bahkan sampai 117 persen karena limpahan dari provinsi tetangga. Penemuan semua kasus TB ini menjadi kunci pertama penanggulangan TB,” ucap Imran.

Baca Juga:  Pemprov Jabar Klaim Berhasil Turunkan Angka Stunting di Bawah 20 Persen

Adapun langkah kedua penanggulangan TB adalah keberhasilan pemberian pengobatan, sedangkan langkah ketiga yakni keberhasilan tuntasnya pengobatan selama enam bulan terus-menerus.

Selain itu, Imran juga menekankan perlunya perhatian terhadap meningkatnya kasus TB pada anak-anak, karena dapat menyebabkan stunting dan kerusakan pada otak.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) Jabar pada tahun 2023 plus 1 Februari 2024, Jabar saat ini diestimasikan ada 233.334 kasus TB baru atau 22 persen dari total kasus nasional.

Enam daerah dengan beban TB tinggi adalah Kabupaten Bogor, Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Bandung, Kota Bandung, Kabupaten Bekasi, dan Kota Bekasi. Dengan tingginya data kasus TB, Jabar menjadi salah satu provinsi yang mendapatkan perhatian dari USAID.

Baca Juga:  Bentuk Komitmen pada Penurunan Stunting, Pemprov Jabar Gelar ASA 2023

Sementara itu, Plh. Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Jabar, Dodo Suhendar mengatakan, bahwa Jabar menjadi salah satu provinsi intervensi USAID Bebas TB dengan lima kabupaten/kota terpilih berdasarkan Surat Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes Nomor PM 01.01/C/32/2024 yakni Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kota Bekasi, Kabupaten Bekasi, dan Kabupaten Bogor.

“Pertemuan lokakarya dan kick off hari ini sekaligus memperkenalkan program USAID Bebas TB di Jabar khususnya di lima kabupaten/kota,” ucap Dodo.

Dodo berharap, kegiatan kick off ini dapat mewujudkan penurunan angka kasus TB baru, menurunkan angka kematian akibat TB dan menurunkan stigma diskirminasi bagi penderita TB di Jabar.

Baca Juga:  Kebohongan Lisa Dibongkar Teman Sendiri, Tes USG Buktikan Bukan Anak Ridwan Kamil

“Kami sangat mengapresiasi atas kontribusi USAID dalam mendukung program pengurangan TB di Jabar sebagai langkah nyata menuju Indonesia Bebas TB 2030. Inilah bentuk sinergi dan kolaborasi,” ungkapnya.

Deputy Chief of Party Usaid Bebas TB, Prima Setiawan mengatakan, meski Indonesia mencapai kemajuan dalam satu dekade terakhir, kasus baru TB masih muncul.

Ditargetkan, untuk Indonesia terjadi penurunan angka kematian TB sebesar 90 persen dan mengurangi angka kasus baru hingga 80 persen pada 2030.

USAID Bebas TB saat ini bekerja di empat provinsi padat penduduk dengan beban TB tinggi yakni Sumatera Utara, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

jawa barat
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Kepulan Asap di Pool Damri Kebon Kawung, Kebakaran Gegerkan Warga Bandung

CPNS

CPNS 2026 Resmi Dibuka November! Siapkan Dokumen Ini dari Sekarang

Viral Pengendara Mobil Diacungi Senjata di Cangkuang, Remaja 17 Tahun Diamankan

Kabar Duka! Bobotoh Meninggal saat Menuju Laga Persib di Semarang

Gagal Refund Gegara Aplikasi Error dan Tenggat 7×24 Jam, Penumpang Gugat KAI ke PN Bandung

Hilang Kontak Hampir Sebulan, PMI Cililin Diduga Korban TPPO Akhirnya Ditemukan

Terpopuler
  • Link Video Viral Egar dan Fina Banyuwangi Part 1 Sampai 4 Full Durasi Dicari Netizen, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Ilustrasi video syur
    Link Video Egar dan Fina Banyuwangi Viral di TikTok, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Ramai Dicari Netizen! Terbongkar Kebenaran Isu Link Video Egar dan Fina Asal Banyuwangi
  • Geger Link Video Viral Karyawan HWI Durasi 6 Menit, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Heboh! Video 6 Menit Karyawan HWI Jepara Viral di TikTok, Benarkah Ada Rekaman Rahasia?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.