Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

HUT ke-38 Bikers Brotherhood 1% MC Digelar di Bandung, Angkat Semangat Persaudaraan

Sabtu, 26 September 2026 17:49 WIB

Buntut Temuan Ombudsman, Kalapas Cibinong dan 4 Anak Buahnya Dicopot

Sabtu, 26 September 2026 17:45 WIB

Jokowi Puji Struktur PSI Kota Bandung 100 Persen, Dorong Kader Aktif di Masyarakat

Sabtu, 26 September 2026 17:34 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • HUT ke-38 Bikers Brotherhood 1% MC Digelar di Bandung, Angkat Semangat Persaudaraan
  • Buntut Temuan Ombudsman, Kalapas Cibinong dan 4 Anak Buahnya Dicopot
  • Jokowi Puji Struktur PSI Kota Bandung 100 Persen, Dorong Kader Aktif di Masyarakat
  • Pamer KTA di Rakorda Bandung, Joko Widodo Ungkap Sudah Gabung PSI Sejak 2025
  • Krisis Fasilitas hingga Jadwal Super Padat, Kapten Persib: Kata Kuncinya Bertahan
  • Viral Kedok Terbongkar! Ngaku Tak Makan, Ceu Epon Tasikmalaya Borong Emas Puluhan Juta Kontan?
  • Resmi Buka PKKMB Universitas Bandung, Cucun Pastikan Akses Beasiswa KIP Kuliah Aman
  • Cucun Ahmad Syamsurijal Sambut Baik Alih Kelola Universitas Bandung, Targetkan Lulusan Siap Kerja
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 26 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Lima Wilayah di Indonesia Masuk Zona Waspada Tsunami Usai Gempa Filipina M 7,6

By Aga GustianaJumat, 10 Oktober 2025 10:36 WIB2 Mins Read
Ilustrasi tsunami
Ilustrasi tsunami. (Foto: Pexels)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,6 mengguncang wilayah Filipina pada Jumat (10/10/2025). Getaran kuat tersebut memicu peringatan tsunami untuk sejumlah wilayah di Indonesia, khususnya di Sulawesi Utara dan Papua.

Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono, menyampaikan bahwa hasil analisis awal menunjukkan adanya potensi tsunami.

“Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini berpotensi tsunami, dengan tingkat ancaman waspada di Kepulauan Talaud, Kota-Bitung, Minahasa-Utara Bagian Selatan, Minahasa Bagian Selatan dan Supiori,” jelasnya.

Wilayah Indonesia dengan Potensi Tsunami

Berdasarkan pemodelan BMKG, tinggi gelombang diperkirakan dapat mencapai maksimal 50 cm. Berikut daerah yang masuk kategori waspada, lengkap dengan estimasi waktu tiba gelombang:

  • Kepulauan Talaud, Sulut — 09:59:58 WITA
  • Kota Bitung, Sulut — 10:49:13 WITA
  • Minahasa Utara (bagian selatan), Sulut — 11:01:28 WITA
  • Minahasa (bagian selatan), Sulut — 11:02:13 WITA
  • Supiori, Papua — 12:26:43 WIT
Baca Juga:  Gelombang Tinggi Terjang Selatan Jabar hingga DIY, BMKG Imbau Warga Waspada

Imbauan BMKG untuk Masyarakat & Pemerintah Daerah

BMKG mengingatkan warga agar tetap tenang dan tidak mudah percaya pada kabar yang belum jelas kebenarannya. Masyarakat diimbau untuk menghindari bangunan yang retak atau rusak serta menjauhi area pantai jika berada di zona rawan.

Pemerintah daerah di wilayah yang terdampak juga diminta melakukan langkah cepat.

“Pemerintah Propinsi/Kab/Kota yang berada pada status ‘Awas’ diharap memperhatikan dan segera mengarahkan masyarakat untuk melakukan evakuasi menyeluruh, pada status ‘Siaga’ diharap memperhatikan dan segera mengarahkan masyarakat untuk melakukan evakuasi, dan pada status ‘Waspada’ diharap memperhatikan dan segera mengarahkan masyarakat untuk menjauhi pantai dan tepian sungai,” imbuh BMKG.

Baca Juga:  Usai Gempa Garut, BMKG Minta Warga Jabar Waspadai Bencana Longsor hingga Banjir Bandang

Parameter Gempa & Analisis BMKG

BMKG merilis pembaruan parameter gempa dengan kekuatan M 7,4 di wilayah Laut Filipina, Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara. Episenter gempa berada pada koordinat 7,23° LU dan 126,83° BT, sekitar 275 km barat laut Pulau Karatung, dengan kedalaman 58 km.

Gempa tersebut termasuk kategori dangkal dan terjadi akibat aktivitas subduksi lempeng. Analisis mekanisme sumber menunjukkan pergerakan naik atau thrust fault, yang umum terjadi pada zona subduksi.

Baca Juga:  BMKG Ungkap Potensi Cuaca Ekstrem Terjang Indonesia saat Libur Nataru

Dampak Guncangan di Indonesia

Getaran gempa dilaporkan terasa di sejumlah daerah di Indonesia. Warga Tahuna merasakan guncangan dengan intensitas IV MMI, yang pada siang hari dapat dirasakan banyak orang di dalam rumah. Sementara di Manado, getaran berada pada skala II MMI, di mana hanya sebagian orang merasakan dan benda-benda ringan yang digantung tampak bergoyang.

Hingga saat ini belum terdapat laporan kerusakan akibat gempa tersebut. BMKG juga memastikan, hingga pukul 09.14 WIB, belum terdeteksi adanya gempa susulan (aftershock).

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

BMKG Papua
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Buntut Temuan Ombudsman, Kalapas Cibinong dan 4 Anak Buahnya Dicopot

Jokowi Puji Struktur PSI Kota Bandung 100 Persen, Dorong Kader Aktif di Masyarakat

Pamer KTA di Rakorda Bandung, Joko Widodo Ungkap Sudah Gabung PSI Sejak 2025

Resmi Buka PKKMB Universitas Bandung, Cucun Pastikan Akses Beasiswa KIP Kuliah Aman

Cucun Ahmad Syamsurijal Sambut Baik Alih Kelola Universitas Bandung, Targetkan Lulusan Siap Kerja

Kabar Duka: Guruh Soekarnoputra Tutup Usia di Jakarta

Terpopuler
  • Bukan Uang Biasa? Jejak Tanda Tangan Purbaya di Rp100 Ribu Mulai Dicari Kolektor
  • 118 Gempa dalam 38 Hari, Apa yang Sebenarnya Bergerak di Bawah Kabupaten Bandung?
  • Herwin Muchtar Siap Berebut Kursi Ketua Kadin Kota Bandung, Usung Program Goes Global hingga Digitalisasi
  • Unjani dan Djarum Foundation Kolaborasi Dorong Green Campus dan Green Leadership
  • Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa
    Bursa Pilgub Jabar: Nama Purbaya Yudhi Sadewa Mulai Diperhitungkan, Parpol Pilih Wait and See
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.