Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Berburu Reward Eksklusif: Update Kode Redeem FF 2 Agustus 2026

Minggu, 2 Agustus 2026 06:00 WIB
Begini cara dapat saldo DANA gratis, awas hati-hati kena tipu.

Klaim Saldo DANA Gratis 2 Agustus 2026: Cara Aman dan Link Resmi Hari Ini

Minggu, 2 Agustus 2026 02:00 WIB
Game Free Fire

Klaim Sekarang! Kode Redeem FF 2 Agustus 2026 Terbaru dan Cara Klaimnya

Minggu, 2 Agustus 2026 01:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Berburu Reward Eksklusif: Update Kode Redeem FF 2 Agustus 2026
  • Klaim Saldo DANA Gratis 2 Agustus 2026: Cara Aman dan Link Resmi Hari Ini
  • Klaim Sekarang! Kode Redeem FF 2 Agustus 2026 Terbaru dan Cara Klaimnya
  • Temu Media di Bandung, Ledia Hanifa Bahas MBG hingga Pendidikan
  • Dosen Ini Gunakan Trik untuk Bongkar 32 Mahasiswa yang Ketahuan Menyontek Pakai AI
  • Daftar Lengkap 35 Cabang Olahraga yang Diikuti Kontingen Indonesia di Asian Games 2026
  • Ketika Negara Lain Punya Pahlawan Sendiri, Bogor Punya ‘The Sanitizer’ yang Bekerja dalam Senyap
  • Jalan Terjal Menuju Semifinal: Persija Bantai PSMS 4-1, Skenario El Clasico Kontra Persib di Depan Mata!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 2 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Krisis Air Mengancam! Mayoritas Wilayah Bandung Barat Masuk Zona Merah

By SusanaSenin, 20 April 2026 15:32 WIB2 Mins Read
Kabupaten Bekasi
Ilustrasi bencana kekeringan. Foto ilustrasi: Pixabay
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Ancaman kekeringan mulai diantisipasi di wilayah Kabupaten Bandung Barat seiring prediksi musim kemarau ekstrem tahun 2026 yang dipicu fenomena El Nino.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bandung Barat mencatat sebagian besar wilayah masuk kategori risiko tinggi kekeringan.

14 Kecamatan Berpotensi Terdampak Kekeringan

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Bandung Barat, Dedi Supriadi, mengungkapkan bahwa dari total 16 kecamatan, sebanyak 14 wilayah diperkirakan terdampak kekeringan.

Wilayah dengan risiko tinggi meliputi:

  • Lembang
  • Parongpong
  • Cisarua
  • Ngamprah
  • Padalarang
  • Cikalongwetan
  • Cipatat
  • Cihampelas
  • Sindangkerta
  • Gununghalu
  • Rongga
  • Cipongkor
  • Cililin
  • Cipeundeuy

Sementara itu, Kecamatan Batujajar dan Saguling berada dalam kategori risiko sedang.

Dampak El Nino dan Kemarau Ekstrem

Menurut BPBD, potensi kekeringan ini tidak terlepas dari prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang menyebutkan musim kemarau 2026 akan datang lebih awal dengan curah hujan di bawah normal.

Kondisi tersebut meningkatkan risiko krisis air bersih, gangguan pertanian, hingga potensi bencana turunan seperti kebakaran hutan dan lahan.

Strategi Mitigasi: Air Bersih hingga Pertanian

Dedi menegaskan, upaya mitigasi tidak bisa dilakukan secara parsial. Diperlukan kolaborasi lintas sektor untuk menghadapi ancaman kekeringan secara menyeluruh.

“Mitigasi harus dilakukan secara komprehensif dengan melibatkan seluruh stakeholder, mulai dari pengelolaan air, sektor pertanian, hingga kesiapsiagaan kebakaran,” ujarnya, Senin (20/4/2026).

BPBD Bandung Barat telah menyiapkan sejumlah langkah strategis, di antaranya:

  • Optimalisasi pengelolaan sumber daya air di waduk dan bendungan
  • Penyusunan skenario distribusi air bersih
  • Pemetaan wilayah prioritas untuk respons cepat
  • Koordinasi penyesuaian kalender tanam
  • Penggunaan benih tahan kekeringan

Langkah ini diharapkan mampu menekan risiko gagal panen yang kerap terjadi saat musim kemarau panjang.

Waspada Karhutla dan Edukasi Masyarakat

Selain kekeringan, BPBD juga meningkatkan kewaspadaan terhadap kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Koordinasi dengan dinas pemadam kebakaran serta Perhutani diperkuat untuk memastikan kesiapan personel dan peralatan.

Tak hanya itu, edukasi kepada masyarakat juga terus dilakukan untuk meningkatkan kesadaran akan bahaya kebakaran dan dampak asap.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

BMKG BPBD KBB distribusi air bersih El Nino 2026 Karhutla kekeringan Bandung Barat krisis air Jawa Barat musim kemarau ekstrem
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Temu Media di Bandung, Ledia Hanifa Bahas MBG hingga Pendidikan

Viral Lautan Manusia Antar Jenazah Kades Pegiringan Pemalang, Terungkap Amalan Semasa Hidup

Daftar Harga Terbaru BBM Nonsubsidi Pertamina, Resmi Turun Per 1 Agustus 2026

Tanggal 1 Agustus Jatuh Hari Sabtu, Apakah Gaji Pensiunan PNS Tetap Cair? Ini Jawaban Taspen

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Bansos Kemensos Tahap 3 2026 Cair! Cek NIK KTP Sekarang, Ada PKH dan BPNT Rp600 Ribu

Tantan Sulthon Bukhawan Resmi Maju Calon Ketua PWI Jabar, Bawa Program 1.000 UKW Gratis untuk Wartawan

Terpopuler
  • Rindang Jadi Beton! 9 Pohon di Cihapit Ditebang Demi Lapangan Padel?
  • Fakta Baru Satpam Tewas Terborgol di Waduk Jatiluhur: Polisi Tegaskan Belum Ada Tersangka
  • Dikenalkan Bos Hartono, Ini Sosok Dr. Veronica yang Bikin Irfan Hakim Penasaran Soal Akupunktur Telinga
  • Bandung Tak Lagi Aman? Sisi Gelap Geng Begal Malam Hari dan Tekanan Ekonomi Modern!
  • Rahasia Persib Tak Terkalahkan Terungkap, Igor Tolic Sebut Faktor Ini Jadi Kunci Lolos ke Semifinal
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.