Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Rival Sudah Siap Tempur, Persib Masih Tenang: Strategi atau Masalah?

Rabu, 10 Juni 2026 14:45 WIB

Ikut Diperiksa Polisi, Keanu Agl Malah Gandeng Anggota DPR RI di Kasus Hanania Travel! Ada Apa?

Rabu, 10 Juni 2026 14:07 WIB

Siasat Warga Bandung Hadapi Lonjakan Harga Pertamax: Tak Lagi Full Tank hingga Rela Potong Uang Jajan

Rabu, 10 Juni 2026 13:56 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Rival Sudah Siap Tempur, Persib Masih Tenang: Strategi atau Masalah?
  • Ikut Diperiksa Polisi, Keanu Agl Malah Gandeng Anggota DPR RI di Kasus Hanania Travel! Ada Apa?
  • Siasat Warga Bandung Hadapi Lonjakan Harga Pertamax: Tak Lagi Full Tank hingga Rela Potong Uang Jajan
  • Setop Bawa Rivalitas Klub ke Timnas! Pesan Mendalam Rizky Ridho Usai Insiden Beckham Putra
  • Viral! Daftar Nama yang Diserahkan Sony Sonjaya ke Kejagung Terkait Kasus BGN, Siapa Saja?
  • Korea Selatan vs Republik Ceko: Siapa yang Akan Mengawali Turnamen dengan Kemenangan?
  • Publik Pertanyakan Keaslian Insiden Ricuh Eza Gionino vs Roby Tremonti
  • Dari Teror di Hotel hingga Ribut di Tribun GBK: Rangkaian Intimidasi yang Menimpa Beckham Putra
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 10 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Krisis Air Mengancam! Mayoritas Wilayah Bandung Barat Masuk Zona Merah

By SusanaSenin, 20 April 2026 15:32 WIB2 Mins Read
Kabupaten Bekasi
Ilustrasi bencana kekeringan. Foto ilustrasi: Pixabay
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Ancaman kekeringan mulai diantisipasi di wilayah Kabupaten Bandung Barat seiring prediksi musim kemarau ekstrem tahun 2026 yang dipicu fenomena El Nino.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bandung Barat mencatat sebagian besar wilayah masuk kategori risiko tinggi kekeringan.

14 Kecamatan Berpotensi Terdampak Kekeringan

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Bandung Barat, Dedi Supriadi, mengungkapkan bahwa dari total 16 kecamatan, sebanyak 14 wilayah diperkirakan terdampak kekeringan.

Wilayah dengan risiko tinggi meliputi:

  • Lembang
  • Parongpong
  • Cisarua
  • Ngamprah
  • Padalarang
  • Cikalongwetan
  • Cipatat
  • Cihampelas
  • Sindangkerta
  • Gununghalu
  • Rongga
  • Cipongkor
  • Cililin
  • Cipeundeuy
Baca Juga:  Cuaca Ekstrem atau Kerusakan Lingkungan? Menelisik Penyebab Bencana Sumatra

Sementara itu, Kecamatan Batujajar dan Saguling berada dalam kategori risiko sedang.

Dampak El Nino dan Kemarau Ekstrem

Menurut BPBD, potensi kekeringan ini tidak terlepas dari prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang menyebutkan musim kemarau 2026 akan datang lebih awal dengan curah hujan di bawah normal.

Kondisi tersebut meningkatkan risiko krisis air bersih, gangguan pertanian, hingga potensi bencana turunan seperti kebakaran hutan dan lahan.

Baca Juga:  BMKG Ungkap Penyebab Rentetan Gempa Bumi yang Terjadi di Sumedang

Strategi Mitigasi: Air Bersih hingga Pertanian

Dedi menegaskan, upaya mitigasi tidak bisa dilakukan secara parsial. Diperlukan kolaborasi lintas sektor untuk menghadapi ancaman kekeringan secara menyeluruh.

“Mitigasi harus dilakukan secara komprehensif dengan melibatkan seluruh stakeholder, mulai dari pengelolaan air, sektor pertanian, hingga kesiapsiagaan kebakaran,” ujarnya, Senin (20/4/2026).

BPBD Bandung Barat telah menyiapkan sejumlah langkah strategis, di antaranya:

  • Optimalisasi pengelolaan sumber daya air di waduk dan bendungan
  • Penyusunan skenario distribusi air bersih
  • Pemetaan wilayah prioritas untuk respons cepat
  • Koordinasi penyesuaian kalender tanam
  • Penggunaan benih tahan kekeringan
Baca Juga:  Bobotoh Waspada, Cuaca Bandung Diprediksi Hujan Saat Pesta Biru Persib

Langkah ini diharapkan mampu menekan risiko gagal panen yang kerap terjadi saat musim kemarau panjang.

Waspada Karhutla dan Edukasi Masyarakat

Selain kekeringan, BPBD juga meningkatkan kewaspadaan terhadap kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Koordinasi dengan dinas pemadam kebakaran serta Perhutani diperkuat untuk memastikan kesiapan personel dan peralatan.

Tak hanya itu, edukasi kepada masyarakat juga terus dilakukan untuk meningkatkan kesadaran akan bahaya kebakaran dan dampak asap.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

BMKG BPBD KBB distribusi air bersih El Nino 2026 Karhutla kekeringan Bandung Barat krisis air Jawa Barat musim kemarau ekstrem
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Siasat Warga Bandung Hadapi Lonjakan Harga Pertamax: Tak Lagi Full Tank hingga Rela Potong Uang Jajan

Viral! Daftar Nama yang Diserahkan Sony Sonjaya ke Kejagung Terkait Kasus BGN, Siapa Saja?

Raffi Ahmad Terseret Kasus Blueray Cargo, KPK Ungkap Fakta Sebenarnya

Buntut Kisruh Aplikasi PCMB, Kepala UPTD Tikomdik Disdik Jabar Dicopot

Video Viral THM Karawang Berbuntut Panjang, TNM Disegel dan Tiga Orang Jadi Tersangka

PKH Juni 2026 Cair Kapan? Ini Jadwal Lengkap, Nominal, dan Cara Ceknya!

Terpopuler
  • Video Cut Salwa Ramai Dicari di TikTok dan X, Ini Fakta yang Sebenarnya
  • Geger! Link Video Cut Salwa ‘No Sensor’ Viral Ramai Dicari Warganet
  • Dari Buku ‘Broken Strings’ Sampai Urusan Istri: Mengapa Eza Gionino dan Robby Tremonti Mendadak Panas?
  • Viral di TikTok, Video Cut Salwa Jadi Perbincangan Publik, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
  • Link Full Video Cut Salwa Jadi Buruan Netizen, Benarkah Ada Rekaman Asli?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.