Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Harga Emas Antam Hari Ini 2 Agustus 2026 Stabil, Cek Daftar Lengkap dari 0,5 Gram hingga 1 Kg

Minggu, 2 Agustus 2026 10:11 WIB

Resmi! Persib vs Persija Panaskan Semifinal Piala Presiden 2026, Ini Jadwal Lengkapnya

Minggu, 2 Agustus 2026 09:55 WIB

Berburu Reward Eksklusif: Update Kode Redeem FF 2 Agustus 2026

Minggu, 2 Agustus 2026 06:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Harga Emas Antam Hari Ini 2 Agustus 2026 Stabil, Cek Daftar Lengkap dari 0,5 Gram hingga 1 Kg
  • Resmi! Persib vs Persija Panaskan Semifinal Piala Presiden 2026, Ini Jadwal Lengkapnya
  • Berburu Reward Eksklusif: Update Kode Redeem FF 2 Agustus 2026
  • Klaim Saldo DANA Gratis 2 Agustus 2026: Cara Aman dan Link Resmi Hari Ini
  • Klaim Sekarang! Kode Redeem FF 2 Agustus 2026 Terbaru dan Cara Klaimnya
  • Temu Media di Bandung, Ledia Hanifa Bahas MBG hingga Pendidikan
  • Dosen Ini Gunakan Trik untuk Bongkar 32 Mahasiswa yang Ketahuan Menyontek Pakai AI
  • Daftar Lengkap 35 Cabang Olahraga yang Diikuti Kontingen Indonesia di Asian Games 2026
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 2 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Olahraga

Dari Teror di Hotel hingga Ribut di Tribun GBK: Rangkaian Intimidasi yang Menimpa Beckham Putra

By Aga GustianaRabu, 10 Juni 2026 12:58 WIB4 Mins Read
Gelandang Timnas Indonesia, Beckham Putra. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kampanye gemilang Timnas Indonesia di panggung FIFA Matchday bulan Juni ini menyisakan cerita kelam di luar lapangan. Di balik euforia kemenangan atas Oman dan Mozambik, gelombang perundungan yang menimpa gelandang muda Beckham Putra Nugraha memicu keprihatinan mendalam dari berbagai elemen pencinta sepak bola tanah air.

Bintang muda Persib Bandung tersebut mendadak jadi target makian masif, baik melalui serangan siber di media sosial maupun intimidasi verbal secara langsung di dunia nyata.

Sangat ironis, mengingat aksi tidak terpuji ini terjadi justru ketika Beckham tengah berjuang mati-matian mengenakan lambang Garuda di dada, bukan seragam klubnya. Fenomena miris ini dipandang banyak pihak sebagai bukti nyata kegagalan sebagian oknum dalam memisahkan batas suci antara persaingan liga domestik dengan kepentingan sakral bendera nasional.

Rangkaian intimidasi bermula pasca-laga kontra Oman pada Jumat (5/6/2026). Beckham dilaporkan diadang dan diteriaki dengan kalimat sekadar merendahkan oleh sekelompok oknum suporter di hotel tempat menginap skuad Timnas.

Ketegangan mencapai puncaknya di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada Selasa (9/6/2026) malam usai duel melawan Mozambik. Beckham sempat terlibat adu mulut yang intens dengan oknum di tribun penonton. Situasi bahkan begitu mencekam hingga bek naturalisasi, Kevin Diks, terpaksa turun tangan secara fisik untuk menarik Beckham menjauh agar keributan tidak meluas.

Identitas Klub yang Gagal Ditanggalkan

Kondisi ini memantik reaksi keras dari para pengamat sepak bola. Suporter senior sekaligus pengamat hukum olahraga, Eko Noer Kristiyanto atau yang akrab disapa Eko Maung, menekankan bahwa kedewasaan berpikir wajib dimiliki oleh suporter saat mendukung Timnas Indonesia.

“Jadi yang namanya suporter harus paham, kalau ada pemain dari klub manapun sekalipun dari klub yang mereka benci, ketika sudah berbaju merah putih, berbaju timnas berlogo garuda harusnya jadi satu bagian,” kata Eko, Rabu (10/6/2026).

Ia menambahkan, fanatisme buta terhadap klub wajib diisolasi penuh ketika seorang pemain dipanggil memenuhi tugas negara.

“Sudah beda ya entitas yang berbeda, klub sama timnas. Jadi harus disuport lah,” ujarnya.

Bagi Eko, iklim intimidasi terhadap penggawa tim nasional di rumah sendiri adalah sebuah kemunduran besar yang mencederai nilai-nilai sportivitas.

“Nggak pantas juga pemain timnas diperlakukan seperti itu ya, harusnya mendapatkan respek dan rasa aman,” tegasnya.

Secara blak-blakan, Eko menganalisis bahwa sasaran tembak ini mengarah ke Beckham karena statusnya sebagai ikon suci dan produk asli didikan akademi Maung Bandung. Ia menduga perundungan ini digerakkan oleh residu sentimen lama dari oknum suporter Persija Jakarta.

“Itu kan patut diduga dan kayaknya benar itu dari suporter Persija sedangkan Beckham merepresentasikan pemain Persib asli, binaan Persib,” katanya.

Faktor identitas kultural inilah yang membuat Beckham mendapat perlakuan berbeda dibanding pilar Persib lainnya, seperti Saddil Ramdani. Saddil yang baru merapat ke Bandung musim lalu dianggap belum melekat dengan identitas klub secara emosional.

“Makanya beda perlakuan ke Saddil Ramdani ya, Saddil baru kemarin di Persib. Kalau Beckham sudah identik, itu penyebabnya,” ujarnya.

Eko menyayangkan mengapa dendam kompetisi lokal harus dibawa ke level internasional.

“Jadi sentimen di kompetisi domestik dibawa-bawa ke Timnas Indonesia,” katanya.

Seruan Kedewasaan dari Mantan Petinggi Jakmania

Di tengah atmosfer yang memanas, suara kesejukan datang dari mantan Ketua Umum Jakmania, Diky Soemarno. Guna meredam polarisasi, Diky secara jantan mengunggah foto kebersamaannya dengan Beckham yang kini menginjak usia 24 tahun melalui akun Instagram pribadinya.

Diky memberikan testimoni objektif bahwa kualitas teknik Beckham di atas lapangan hijau adalah fakta yang tidak bisa dibantah dengan kebencian.

“Rasanya terlalu munafik kalau kita tidak mengakui bahwa Beckham Putra adalah salah satu pemain lokal terbaik di Indonesia saat ini. Dan ketika dia sedang membela Timnas, kita juga perlu adil dan objektif dalam bersikap,” tulis Diky.

Ia juga menyisipkan pesan emosional kepada seluruh basis suporter Jakarta untuk tetap mengedepankan akal sehat dan sportivitas tanpa memandang latar belakang seragam liga sang pemain.

“Anak the Jak asik-asik. Rasanya kita juga perlu asik dalam segala hal. Gue pribadi akan mendukung siapapun yang membela bendera Indonesia melawan dunia,” lanjutnya.

Kalimat penutup dari Diky menjadi suntikan motivasi tersendiri bagi sang gelandang kreatif:

“Tetap berprestasi untuk Indonesia ya @beckham_put7.”

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Beckham Putra Diky Soemarno Eko Maung Kevin Diks Timnas Indonesia
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Resmi! Persib vs Persija Panaskan Semifinal Piala Presiden 2026, Ini Jadwal Lengkapnya

Daftar Lengkap 35 Cabang Olahraga yang Diikuti Kontingen Indonesia di Asian Games 2026

Jalan Terjal Menuju Semifinal: Persija Bantai PSMS 4-1, Skenario El Clasico Kontra Persib di Depan Mata!

Jay Idzes

Rumor Jay Idzes Diincar PSG, Benarkah Ada Ketertarikan dari Raksasa Prancis?

Ketajaman Mitchell Baker Kian Bersinar, Kokoh di Puncak Top Skor Piala AFF 2026

Klasemen Piala AFF 2026 Berubah Drastis! Timnas Indonesia Naik ke Puncak, Vietnam Mulai Terancam

Terpopuler
  • Rindang Jadi Beton! 9 Pohon di Cihapit Ditebang Demi Lapangan Padel?
  • Fakta Baru Satpam Tewas Terborgol di Waduk Jatiluhur: Polisi Tegaskan Belum Ada Tersangka
  • Dikenalkan Bos Hartono, Ini Sosok Dr. Veronica yang Bikin Irfan Hakim Penasaran Soal Akupunktur Telinga
  • Bandung Tak Lagi Aman? Sisi Gelap Geng Begal Malam Hari dan Tekanan Ekonomi Modern!
  • Rahasia Persib Tak Terkalahkan Terungkap, Igor Tolic Sebut Faktor Ini Jadi Kunci Lolos ke Semifinal
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.