bukamata.id – Pertemuan Malut United kontra Persib Bandung pada lanjutan Super League 2025–2026 dipastikan sarat nuansa emosional. Bagi Ciro Alves dan sejumlah mantan pilar Maung Bandung, laga ini bukan sekadar perebutan tiga poin, melainkan perjalanan perasaan yang rumit.
Duel Malut United vs Persib Bandung dijadwalkan berlangsung pada Minggu (14/12/2025) di Stadion Kie Raha, Ternate, Maluku Utara. Pertandingan tunda pekan ke-12 ini akan dimulai pukul 13.30 WIB dan menjadi salah satu laga yang paling menyita perhatian musim ini.
Sorotan utama tertuju pada komposisi skuad Malut United yang musim ini diperkuat empat pemain kunci Persib saat meraih gelar juara musim lalu: Ciro Alves, David da Silva, Tyronne del Pino, dan Gustavo Franca. Keputusan mereka hijrah ke klub promosi 2024–2025 itu sempat menorehkan rasa kehilangan bagi sebagian Bobotoh.
Tak heran jika laga ini terasa istimewa. Nama Ciro Alves menjadi pusat perhatian, mengingat kedekatannya dengan Persib dan para pendukung setia klub tersebut. Namun di atas lapangan, profesionalisme tetap menjadi harga mati.
Ciro bahkan telah menegaskan sikapnya jika nanti mampu mencetak gol ke gawang mantan timnya.
“Tentu saya tidak akan selebrasi, saya menaruh hormat kepada Bobotoh dan Persib tapi sekarang saya bermain untuk Malut United,” ucap Ciro.
Bagi winger berusia 36 tahun itu, laga kontra Persib menjadi momen spesial, bukan hanya bagi dirinya, tetapi juga bagi rekan-rekannya yang pernah mengenakan seragam biru kebanggaan Bandung.
“Saat melawan Persib tentu jadi momen terbaik karena saya sekarang bekerja untuk Malut United,” sambung pemain yang tengah mengajukan diri untuk naturalisasi menjadi Warga Negara Indonesia tersebut.
Dalam sepak bola profesional, situasi semacam ini bukanlah hal baru. Loyalitas, kenangan, dan rasa cinta harus dikesampingkan selama 90 menit pertandingan. Ciro menyadari sepenuhnya bahwa tugas utamanya saat ini adalah membawa Malut United bersaing di papan atas klasemen.
“Malut jadi rumah baru tapi saya akan tetap respect untuk Bobotoh dan Persib. Saya kira pertandingan tersebut tidak akan mudah, laga sulit tapi saya harap kemenangan bisa kami raih,” harapnya.
Ia juga menilai proyek yang dibangun Malut United memiliki fondasi kuat untuk bersaing di kasta tertinggi.
“Di sini punya banyak pemain bagus, kualitasnya bagus, saya tahu Persib adalah klub besar, tapi Malut United adalah proyek yang sangat bagus di liga,” tuturnya.
Laga di Ternate nanti bukan hanya tentang skor akhir, tetapi juga tentang bagaimana seorang pemain menghadapi masa lalu, sambil berjuang sepenuh hati untuk masa depan.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










