Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Link Video ‘Bandar Membara Bergetar’ Trending, Warganet Diminta Waspada

Minggu, 3 Mei 2026 16:04 WIB

Bukan Anak Biasa! Aksi Gila Elnathan di Lintasan Slalom Bikin Dunia Skating Heboh

Minggu, 3 Mei 2026 15:12 WIB

Mencekam! Detik-Detik Longsor Hantam Proyek PLTA Upper Cisokan Viral

Minggu, 3 Mei 2026 14:15 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Link Video ‘Bandar Membara Bergetar’ Trending, Warganet Diminta Waspada
  • Bukan Anak Biasa! Aksi Gila Elnathan di Lintasan Slalom Bikin Dunia Skating Heboh
  • Mencekam! Detik-Detik Longsor Hantam Proyek PLTA Upper Cisokan Viral
  • Bojan Hodak Waspada! PSIM Yogyakarta Siap Jadi Ancaman Persib
  • VIRAL! Link Video ‘Bandar Membara Bergetar’, Netizen Ramai Cari Tautan Asli
  • Ricuh May Day Bandung: 6 Pelajar Jadi Tersangka Perusakan Fasilitas Publik
  • TRANSFER MEGA! Persib Siap Borong Pemain Brasil, Belanda hingga Irak
  • Jangan Lewatkan! Kode FF Sultan 3 Mei 2026 Banyak Hadiah Langka
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 3 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Mengenal Pesawat Siluman B-2: Senjata Rahasia Amerika Sulit Terdeteksi Radar

By Aga GustianaSenin, 23 Juni 2025 07:56 WIB3 Mins Read
Pesawat siluman B-2 milik Amerika Serikat. (Foto: AP)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Ketegangan geopolitik kembali meningkat setelah militer Amerika Serikat melancarkan serangan udara ke sejumlah fasilitas nuklir Iran. Dalam operasi tersebut, AS mengerahkan salah satu senjata udaranya yang paling rahasia dan mematikan: B-2 Spirit, pesawat pengebom siluman berteknologi tinggi.

Teknologi Siluman yang Sulit Terdeteksi

B-2 Spirit sering disebut sebagai pesawat siluman karena kemampuannya menghindari radar musuh. Dirancang dengan teknologi stealth mutakhir, pesawat ini menjadi aset strategis Angkatan Udara AS untuk misi-misi berisiko tinggi.

Dibekali empat mesin dan diawaki dua orang kru, B-2 dapat membawa senjata nuklir maupun bom konvensional dengan total muatan hingga 18 ton. Keunggulan utamanya adalah kemampuan terbang jarak jauh tanpa terdeteksi, menjadikannya pilihan utama untuk menghancurkan target bernilai tinggi.

Baca Juga:  Inggris Tegaskan Dukungan untuk Israel, Tapi Peringatkan Bahaya Solusi Militer terhadap Iran

Jejak Tempur dari Serbia hingga Timur Tengah

Pertama kali diperkenalkan pada 1989, B-2 baru aktif dalam pertempuran satu dekade kemudian saat dikerahkan dalam serangan ke Serbia. Sejak itu, pesawat ini terus menjadi bagian dari operasi militer besar AS, termasuk dalam Operasi Enduring Freedom di Afghanistan tahun 2001 dan serangan terhadap kelompok Houthi di Yaman.

Kini, B-2 kembali digunakan dalam misi terbaru ke Iran, menandai eskalasi baru dalam konflik antara Washington dan Teheran.

Senjata Penghancur Bunker: GBU-57A/B

Dalam serangan ke Iran, B-2 dipercaya membawa GBU-57A/B Massive Ordnance Penetrator (MOP) — bom super berat seberat 13.500 kg yang dirancang untuk menembus struktur bawah tanah hingga kedalaman 61 meter. Karena bobot dan ukuran bom ini, hanya B-2 yang mampu membawanya secara efektif.

Baca Juga:  Krisis Ekonomi Mengintai: Perang Iran dan Gaza Membakar Ratusan Triliun dari Kas Negara Israel

Bom ini dirancang khusus untuk menghancurkan fasilitas tersembunyi seperti bunker nuklir dan markas bawah tanah, menjadikannya instrumen utama dalam misi-misi penghancuran strategis.

Hanya 20 Unit di Dunia, Harga Tembus USD 2 Miliar

Dengan nilai fantastis mencapai 2 miliar dolar AS per unit, B-2 adalah salah satu pesawat militer termahal yang pernah dibuat. Saat ini, hanya ada 20 unit aktif yang beroperasi, semuanya bermarkas di Whiteman Air Force Base, Missouri.

Keberadaannya yang terbatas dan kemampuannya yang luar biasa menjadikan B-2 sebagai simbol kekuatan udara AS yang tidak tertandingi.

Baca Juga:  Netanyahu dan Pejabat Israel Berlindung di Bunker Saat Tel Aviv Diserang Iran

Peringatan Keras dari Donald Trump

Serangan ke Iran juga disertai pernyataan tegas dari Presiden AS, Donald Trump. Dalam pidatonya pada Sabtu malam (21 Juni 2025), Trump mendesak Iran untuk segera menghentikan aktivitas militernya dan membuka diri terhadap perdamaian dengan Israel.

“Iran, si pembuat onar di Timur Tengah, kini harus memilih damai. Jika tidak, serangan-serangan di masa depan akan jauh lebih besar dan jauh lebih mudah dilakukan,” ujar Trump.

Ia menambahkan bahwa militer AS memiliki kemampuan untuk meluncurkan serangan dengan presisi tinggi dan kecepatan luar biasa, cukup dalam hitungan menit.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Amerika Serikat B-2 Spirit bom bunker Donald Trump GBU-57A/B Konflik Timur Tengah militer AS pesawat siluman serangan Iran teknologi stealth
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bukan Anak Biasa! Aksi Gila Elnathan di Lintasan Slalom Bikin Dunia Skating Heboh

Mencekam! Detik-Detik Longsor Hantam Proyek PLTA Upper Cisokan Viral

Ricuh May Day Bandung: 6 Pelajar Jadi Tersangka Perusakan Fasilitas Publik

Ilustrasi emas antam

Emas Antam Mulai Bergerak! Ini Daftar Lengkap Harga Hari Ini

KUALAT! Ejek Penampilan Kshowtime, Streetballer Surabaya Ini Kena Mental dan Berakhir Memelas!

Heboh Video ‘Skandal Moral’ Amien Rais Raib: Istana Bereaksi, Partai Ummat Sebut ‘Offside’

Terpopuler
  • Link Video Viral Vell Blunder Durasi Panjang, Waspada Modus Phising!
  • Link Video Bandar Batang Viral! Waspada Phising
  • Link Asli Video Bandar Membara Full Durasi, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Link Video Bandar Batang Membara Viral, Pemeran Sengaja Jual-Beli Konten?
  • Viral ‘Video Bandar Membara’ di Media Sosial, Warganet Cari Link Asli No Sensor
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.