Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Berjalan Kaki Pulang Kampung: Kisah Inspiratif Penjual Cilok dari Bandung ke Ciamis

Rabu, 18 Maret 2026 18:00 WIB

Salat Id Pindah ke Gedung Sate, Pemprov Jabar Kejar Kekhusyukan Ibadah

Rabu, 18 Maret 2026 17:25 WIB

Buka Puasa Hari Ini di Bandung? Ini Waktu Maghrib dan Doa Lengkapnya

Rabu, 18 Maret 2026 17:05 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Berjalan Kaki Pulang Kampung: Kisah Inspiratif Penjual Cilok dari Bandung ke Ciamis
  • Salat Id Pindah ke Gedung Sate, Pemprov Jabar Kejar Kekhusyukan Ibadah
  • Buka Puasa Hari Ini di Bandung? Ini Waktu Maghrib dan Doa Lengkapnya
  • H-3 Lebaran Membludak! 71 Ribu Kendaraan Serbu Jalur Nagreg
  • Viral dengan Adegan Misterius yang Disensor! Wargnet Cari Link Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Terbaru
  • Persib di Jalan Terjal Menuju Hattrick Juara Liga 1 2025/2026
  • Truk Sapi Oleng di Cikaledong, 1 Pemudik Tewas! Arus Mudik Sempat Lumpuh
  • Dari Boneka ke Dunia Nyata: Perjalanan Punch Mencari Kasih Sayang yang Bikin Netizen Iri!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 18 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Mengenal Sukajadi, dari Cekungan Tanah Menyerupai Alat Masak hingga Jadi Pusat Kota

By SusanaRabu, 14 Mei 2025 20:40 WIB2 Mins Read
Jalan Sukajadi Kota Bandung. (istimewa)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Sukajadi merupakan salah satu kawasan penting di Kota Bandung yang kini ramai sebagai wilayah permukiman padat sekaligus sentra bisnis.

Meski begitu, kawasan ini menyimpan cerita menarik tentang asal muasal namanya yang berakar dari ciri geografis dan sejarah kolonial masa lampau.

T. Bachtiar, seorang ahli toponimi dan anggota Masyarakat Geografi Indonesia, mengungkapkan bahwa nama Sukajadi tak lepas dari bentuk permukaan tanahnya yang cekung.

Kontur ini menyerupai alat dapur tradisional khas Sunda bernama jadi, yang dahulu dibuat dari tanah liat dan digunakan untuk memasak.

Baca Juga:  Ada 10 Pos Pengamanan Mudik Lebaran di Kota Bandung, Pj Wali Kota Pastikan Berjalan Optimal

Karena kemiripan bentuk alam dengan alat tersebut, masyarakat sekitar menyebut kawasan ini dengan nama Sukajadi, yang berarti “senang dengan jadi” atau “menyukai bentuk jadi”. Penamaan ini menjadi bukti kearifan lokal dalam memberi nama berdasarkan lingkungan sekitar.

Pada zaman penjajahan Belanda, kawasan Sukajadi memiliki nama lain, yakni Bronbeekweg. Nama ini diambil dari kompleks perumahan Indisch Bronbeek, tempat tinggal bagi pensiunan serdadu Hindia Belanda yang berada di wilayah utara.

Baca Juga:  Jos! Pelaku Getok Parkir Rp150 Ribu di Kebun Binatang Bandung Berhasil Diamankan

Setelah kemerdekaan, nama ini diganti menjadi Sukajadi sebagai bagian dari proses penghapusan jejak kolonial dalam penamaan wilayah.

Kini, Jalan Sukajadi terbentang sepanjang lebih dari dua kilometer dan berperan sebagai akses vital menuju kawasan wisata Lembang.

Deretan pusat perbelanjaan, hotel, restoran, dan tempat usaha lainnya menjadikan jalan ini sebagai salah satu titik sibuk di Kota Bandung, khususnya saat akhir pekan.

Baca Juga:  Batagor H. Isan: 5 Dekade Melegenda, Tetap Jadi Primadona Kuliner Bandung

Selain perannya sebagai penghubung, Sukajadi juga menjadi gambaran bagaimana kawasan dengan nilai sejarah kuat dapat bertransformasi menjadi pusat aktivitas modern tanpa melupakan jejak masa lalunya.

Dengan menelusuri sejarah penamaan Sukajadi, kita diajak untuk memahami bagaimana budaya, lingkungan, dan sejarah berpadu membentuk identitas kota dari masa ke masa.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

asal usul Jalan Sukajadi Kota Bandung sejarah
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Viral dengan Adegan Misterius yang Disensor! Wargnet Cari Link Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Terbaru

Dari Boneka ke Dunia Nyata: Perjalanan Punch Mencari Kasih Sayang yang Bikin Netizen Iri!

Detik-detik Video Ibu Tiri dan Anak Tiri di Kebun Sawit Bocor, Link Telegram Diburu Warganet

Panduan Lengkap Libur Lebaran 2026: Jadwal Cuti Bersama dan Aturan WFA bagi Pekerja

Update Harga Emas Hari Ini 18 Maret 2026: Cek Selisih Antam, UBS, dan Galeri24 di Pegadaian

Cek Estimasi Idulfitri 1447 H: Apakah Lebaran Jatuh pada 20 atau 21 Maret 2026?

Terpopuler
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Netizen Penasaran! Video Mukena Pink ‘No Sensor’ Viral, Banyak yang Buru Link Aslinya
  • Kronologi dan Isi Video Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit yang Viral
  • Viral video ukhti mukena pink.
    Hati-hati! Link Video Viral Mukena Pink ‘No Sensor’ Bisa Sebarkan Malware
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Waspada Klaim Full Durasi Video Ukhti Mukena Pink ‘No Sensor’, Ini Faktanya
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Fenomena Ukhti Mukena Pink Viral di TikTok, Pakar Ingatkan Bahaya Tersembunyi di Balik Link Video
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.