Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Jadwal Liga Champions 19 Maret 2026: Laga Penentuan Perempat Final Bakal Penuh Drama

Kamis, 19 Maret 2026 01:00 WIB

Inovasi Baru! Bayar Pajak Kendaraan Kini Lebih Praktis dan Bebas Ribet

Rabu, 18 Maret 2026 21:45 WIB
Skuad Persib Bandung 2025/2026.

Sembilan Laga Penentu, Persib Tak Boleh Lengah Demi Gelar Juara

Rabu, 18 Maret 2026 21:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Jadwal Liga Champions 19 Maret 2026: Laga Penentuan Perempat Final Bakal Penuh Drama
  • Inovasi Baru! Bayar Pajak Kendaraan Kini Lebih Praktis dan Bebas Ribet
  • Sembilan Laga Penentu, Persib Tak Boleh Lengah Demi Gelar Juara
  • Video Pendek Ibu Tiri dan Anak Tiri Bikin Media Sosial Panas, Link Telegram Dicari
  • Jadwal Idul Fitri 2026: Muhammadiyah Pastikan 20 Maret, NU Belum Final
  • Berjalan Kaki Pulang Kampung: Kisah Inspiratif Penjual Cilok dari Bandung ke Ciamis
  • Salat Id Pindah ke Gedung Sate, Pemprov Jabar Kejar Kekhusyukan Ibadah
  • Buka Puasa Hari Ini di Bandung? Ini Waktu Maghrib dan Doa Lengkapnya
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 19 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Mengenang Acil Bimbo, Legenda Musik Religi dan Budayawan Sunda

By Aga GustianaSelasa, 2 September 2025 06:56 WIB3 Mins Read
Acil Bimbo
Acil Bimbo. Foto: Dok. Net.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kabar duka menyelimuti Kota Bandung. Pada Selasa malam pukul 22.22 WIB, Raden Darmawan Dajat Hardjakusumah atau yang lebih dikenal dengan nama Acil Bimbo, berpulang di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung. Almarhum menghembuskan napas terakhir pada usia 82 tahun.

Pesan singkat yang tersebar melalui grup WhatsApp keluarga dan sahabat langsung mengabarkan kepergian sosok yang akrab disapa Kang Acil itu. Jenazah kemudian disemayamkan di rumah duka, Jalan Biologi Nomor 4, Kota Bandung, Jawa Barat.

Perjalanan Musikal: Pentolan Grup Bimbo

Nama Acil Bimbo lekat dengan dunia musik Indonesia. Bersama kakak-adiknya—Sam, Jaka, dan Iin Parlina—ia membentuk grup legendaris Bimbo pada era 1960-an. Lagu-lagu mereka kental dengan tema cinta, religi, hingga sosial kemasyarakatan.

Beberapa karya Bimbo yang abadi di telinga masyarakat antara lain Sajadah Panjang, Melati dari Jayagiri, Ada Anak Bertanya pada Bapaknya, Flamboyan, hingga Rindu Rosul. Lagu mereka berjudul Tuhan bahkan masih rutin diputar di televisi setiap bulan Ramadan.

Baca Juga:  Kabar Duka, Acil Bimbo Meninggal Dunia di Bandung

Di tengah pandemi COVID-19, Bimbo kembali menarik perhatian publik lewat lagu Corona yang ditulis Syam, Acil, dan Jaka. Lagu itu sempat viral lantaran dianggap sudah dinyanyikan sejak puluhan tahun silam.

Profil dan Latar Belakang

Acil lahir di Bandung pada 20 Agustus 1943. Ia merupakan anak kedua dari tujuh bersaudara pasangan Raden Dajat Hadjakusumah dan Uken Kenran. Sang ayah pernah menjabat sebagai Kepala Biro LKBN ANTARA Jawa Barat.

Pendidikan formalnya ditempuh di Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran, lulus tahun 1974, kemudian melanjutkan studi kenotariatan di kampus yang sama pada 1994.

Dalam bermusik, Acil banyak dipengaruhi musisi internasional pada masanya, seperti Cliff Richard, Everly Brothers, Paul Anka, hingga The Mills Brothers.

Baca Juga:  Duka Dunia Musik, Vokalis Element Lucky Widja Meninggal Dunia

Ia menikah dengan Ernawati dan dikaruniai empat anak serta beberapa cucu, di antaranya Hasyakyla Utami dan Adhisty Zara, yang sempat populer sebagai anggota grup JKT48.

Kiprah Budaya dan Lingkungan

Selain bermusik, Acil dikenal sebagai budayawan dan pegiat lingkungan. Pada tahun 2000, ia sempat menjabat Ketua LSM Bandung Spirit. Melalui berbagai forum diskusi, ia kerap menyuarakan pentingnya menjaga identitas budaya Sunda.

Dalam sebuah pertemuan seniman di Tasikmalaya tahun 2009, ia menyoroti minimnya literatur tentang kesundaan. Menurutnya, masyarakat Sunda lebih mengandalkan tradisi lisan sehingga sulit memiliki referensi tertulis. Ia juga menilai kebiasaan membaca yang kurang membuat masyarakat sulit mengikuti perkembangan zaman.

Pada kesempatan lain, saat menjadi pembicara seminar di Garut, ia menyinggung kondisi bangsa yang menurutnya mengalami “sakit keras” akibat kemunduran budaya daerah. Acil menekankan bahwa nilai luhur Sunda seperti someah (ramah) dan gotong royong mulai terkikis oleh sikap individualistis.

Baca Juga:  Ade Paloh Vokalis Band Sore Meninggal Dunia, Ucapan Duka Mengalir dari Musisi Indonesia

Ia selalu mengajak masyarakat untuk menjaga kampung halaman, mempererat persaudaraan, serta patuh pada nilai dan etika lokal.

Suara Lantang untuk Alam

Kepedulian Acil terhadap lingkungan juga tercermin dari kritiknya terhadap kerusakan hutan di Jawa Barat, terutama di kawasan Tangkubanparahu. Ia menegaskan bahwa daerah tersebut merupakan hutan lindung yang tidak boleh sembarangan dijadikan area pembangunan.

Baginya, kelestarian lingkungan dan kearifan lokal harus selalu menjadi pertimbangan utama dalam setiap kebijakan pembangunan.

Kepergian Acil Bimbo meninggalkan duka mendalam, tidak hanya bagi dunia musik, tetapi juga bagi masyarakat yang peduli pada budaya dan lingkungan. Karya dan gagasannya akan selalu dikenang sebagai warisan berharga untuk generasi berikutnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Acil Bimbo Bimbo Legenda Musik Indonesia Musisi Indonesia Seniman Sunda
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.

Video Pendek Ibu Tiri dan Anak Tiri Bikin Media Sosial Panas, Link Telegram Dicari

Viral dengan Adegan Misterius yang Disensor! Wargnet Cari Link Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Terbaru

Dari Boneka ke Dunia Nyata: Perjalanan Punch Mencari Kasih Sayang yang Bikin Netizen Iri!

Detik-detik Video Ibu Tiri dan Anak Tiri di Kebun Sawit Bocor, Link Telegram Diburu Warganet

Panduan Lengkap Libur Lebaran 2026: Jadwal Cuti Bersama dan Aturan WFA bagi Pekerja

Update Harga Emas Hari Ini 18 Maret 2026: Cek Selisih Antam, UBS, dan Galeri24 di Pegadaian

Terpopuler
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Netizen Penasaran! Video Mukena Pink ‘No Sensor’ Viral, Banyak yang Buru Link Aslinya
  • Kronologi dan Isi Video Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit yang Viral
  • Viral video ukhti mukena pink.
    Viral! ‘Ukhti Mukena Pink’ Bikin Netizen Penasaran, Pencarian Versi Tanpa Sensor Meledak
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Fenomena Ukhti Mukena Pink Viral di TikTok, Pakar Ingatkan Bahaya Tersembunyi di Balik Link Video
  • Viral Video Ibu Tiri vs Anak Tiri 7 Menit di Kebun Sawit: Ternyata Ini Fakta Tersembunyi di Baliknya!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.