bukamata.id – Isu pergantian Kapolri kembali mencuat. Desakan masyarakat untuk mengganti posisi Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebagai Kapolri muncul setelah aksi represif Polri pada demonstrasi akhir Agustus 2025.
Belakangan beredar kabar bahwa Presiden Prabowo Subianto telah mengirimkan surat presiden (Surpres) pergantian Kapolri ke DPR.
Namun, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad membantah kabar tersebut. Ia menegaskan pihaknya belum menerima Surpres tentang pergantian Kapolri hingga Jumat (12/9/2025) malam.
Profil Kapolri Listyo Sigit Prabowo
Jenderal Listyo Sigit Prabowo dikenal dekat dengan Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi). Ia menjabat sebagai Kapolri sejak Januari 2021. Saat itu, Jokowi menunjuknya sebagai calon tunggal menggantikan Jenderal Idham Azis.
Nama Listyo diajukan kepada DPR melalui Surat Presiden yang diserahkan pada Rabu (13/1/2021).
“Presiden Jokowi menyampaikan calon tunggal Bapak Doktorandus Listyo Sigit Prabowo MSi yang saat ini menjabat Kabareskrim Polri,” kata Ketua DPR Puan Maharani di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.
Puan menerima langsung surat tersebut bersama tiga wakilnya, yakni Azis Syamsuddin, Sufmi Dasco Ahmad, dan Rachmat Gobel, yang diantarkan Menteri Sekretaris Negara Pratikno.
Listyo terpilih sebagai calon Kapolri dari lima nama yang diusulkan Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas).
Empat calon lainnya adalah Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono, Kalemdiklat Komjen Arief Sulistyanto, Kabaharkam Komjen Agus Andrianto, dan Kepala BNPT Boy Rafli Amar.
Karier Listyo Sigit Prabowo
Listyo Sigit sebelumnya menjabat Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri. Lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1991 ini pernah menjadi Kapolres Pati, Jawa Tengah, lalu Wakapolrestabes Semarang, dan Kapolres Solo.
Pada 2012, ketika Joko Widodo menjabat Gubernur DKI Jakarta, Listyo dirotasi ke Jakarta menjadi Asubdit II Direktorat Tipdum Bareskrim Polri.
Pada 2014, ia dipercaya menjadi ajudan Presiden Jokowi. Dua tahun kemudian, Oktober 2016, Listyo menjabat Kapolda Banten dengan pangkat Brigadir Jenderal.
Pada Agustus 2018, ia menyandang pangkat Inspektur Jenderal yang disematkan mantan Kapolri Jenderal Tito Karnavian di Mabes Polri.
Tak lama, Listyo dipromosikan menjadi Kadiv Propam Polri. Setelah namanya diajukan Presiden Jokowi ke DPR, ia menjalani uji kepatutan dan kelayakan di Komisi Hukum DPR sebelum resmi menjabat Kapolri.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










