bukamata.id – Cihampelas, nama yang begitu akrab di telinga warga Bandung dan wisatawan. Kawasan ini sudah lama dikenal sebagai surga belanja, terutama untuk produk-produk berbahan jeans dan oleh-oleh khas Kota Kembang.
Namun, di balik gemerlap toko dan lalu lintas padatnya, Cihampelas menyimpan cerita panjang yang berakar dari alam dan budaya lokal.
Pada dekade 1990-an hingga awal 2000-an, Cihampelas sempat mencuri perhatian publik dengan kehadiran patung-patung superhero berukuran besar seperti Superman, Batman, dan Spiderman yang berdiri di atas toko-toko.
Nuansa unik tersebut menjadikan Cihampelas sebagai daya tarik tersendiri, terutama bagi para wisatawan yang gemar berfoto atau sekadar menikmati suasana jalan yang penuh karakter pop culture.
Namun jauh sebelum dikenal sebagai pusat denim, nama Cihampelas punya arti filosofis dari bahasa Sunda. “Ci” berarti air, sementara “Hampelas” adalah sejenis pohon dengan daun kasar mirip amplas. Dulu, pohon hampelas tumbuh melimpah di sekitar aliran sungai yang melewati kawasan ini.
Karena itu, Cihampelas dapat dimaknai sebagai “air yang mengalir di sekitar pohon hampelas.” Ada pula yang meyakini air di kawasan tersebut memiliki manfaat untuk melembutkan kulit, berkat interaksi alami dengan tanaman hampelas.
Secara geografis, kawasan ini dulunya merupakan daerah yang kaya akan vegetasi alami dan sumber air.
Nama Cihampelas menjadi simbol perpaduan antara kondisi lingkungan yang asri dan pemanfaatan kekayaan alam oleh masyarakat setempat.
Dalam hal ini, penamaan wilayah mencerminkan hubungan erat antara manusia dan alam pada masa lalu.
Seiring waktu, Cihampelas pun mengalami perubahan wajah. Ketika para pedagang mulai membuka toko jeans di sepanjang jalannya, kawasan ini perlahan menjelma menjadi pusat belanja khas Bandung.
Popularitasnya semakin melonjak dengan kehadiran Cihampelas Walk (Ciwalk), sebuah pusat perbelanjaan bergaya modern yang menggabungkan konsep mal terbuka dengan ruang hijau, menjadikannya destinasi favorit untuk berbelanja maupun bersantai.
Kini, Cihampelas bukan hanya menjadi tempat untuk berburu fashion murah dan oleh-oleh. Ia telah menjadi ikon budaya kota, tempat berkumpulnya berbagai generasi dengan segala keunikan dan kenangan.
Para pelancong, baik dari dalam maupun luar negeri, hampir pasti menyempatkan diri mampir ke sini saat menjelajahi Bandung.
Nama Cihampelas bukan sekadar penanda lokasi. Ia menyimpan nilai sejarah, ekologi, hingga ekonomi yang terus berkembang dari masa ke masa.
Mengenal asal-usulnya membuka jendela untuk lebih memahami bagaimana warisan lokal bisa hidup berdampingan dengan modernisasi kota.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News











