Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Anti Berisik! 5 Kafe Tersembunyi di Bandung Ini Bikin Kerja Makin Fokus

Senin, 2 November 2026 03:00 WIB
Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Cuma Modal KTP! Begini Cara Cek Bansos PKH dan BPNT November 2026

Senin, 2 November 2026 01:00 WIB

Sejarah Baru! Veda Ega Pratama Raih Hasil Terbaik di Moto3 Malaysia 2026

Minggu, 1 November 2026 20:03 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Anti Berisik! 5 Kafe Tersembunyi di Bandung Ini Bikin Kerja Makin Fokus
  • Cuma Modal KTP! Begini Cara Cek Bansos PKH dan BPNT November 2026
  • Sejarah Baru! Veda Ega Pratama Raih Hasil Terbaik di Moto3 Malaysia 2026
  • Laskar Prabowo 08 Jabar Rapatkan Barisan, Siap Perang Lawan Hoaks
  • Penantian 8 Tahun! dr. Gia Pratama Menangis Dengar Detak Jantung Calon Buah Hati
  • Menalo Brace, Klok Gol Indah! Persib Tempel Ketat Persija
  • Bisnis Live Pornografi Raup Rp 750 Juta, Polda Jabar Tangkap 2 Tersangka
  • Persib Menggila! Unggul 3-0 atas Kalteng FC di Babak Pertama
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 2 November 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Panduan Lengkap Doa Tarawih dan Witir Ramadhan 1447 H: Teks Arab, Latin, dan Maknanya

By Aga GustianaRabu, 18 Februari 2026 17:15 WIB5 Mins Read
Salat Tarawih. (Foto: Ilustrasi/Muhammadiyah)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Sholat Tarawih dan Witir merupakan amalan sunnah yang sangat utama di bulan Ramadhan, dilaksanakan selepas sholat Isya. Umumnya, umat Muslim mengerjakan Tarawih dalam 8 atau 20 rakaat, kemudian ditutup dengan Sholat Witir berjumlah ganjil seperti 1, 3, atau 5 rakaat.

Setelah menyelesaikan seluruh rangkaian sujud ini, sangat dianjurkan untuk memanjatkan doa. Doa-doa tersebut mengandung permohonan ampunan, limpahan berkah, serta harapan meraih ridha Allah SWT. Selain mendekatkan diri kepada Sang Pencipta, membaca doa setelah ibadah malam ini menjadi harapan agar setiap amal kita diterima dengan sempurna di sisi-Nya.

Rangkaian Doa dalam Sholat Tarawih

Berikut adalah susunan doa lengkap, mulai dari niat hingga zikir di sela rakaat:

1. Niat Sholat Tarawih

Niat dibaca di dalam hati sebelum memulai takbiratul ihram:

نَوَيْتُ صَلَاةَ التَّرَاوِيحِ رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى

Nawaitu shalata at-tarawihi rak‘ataini lillâhi ta‘âlâ. (Artinya: “Saya berniat sholat Tarawih dua rakaat karena Allah Ta’ala.”)

2. Dzikir Jeda Rakaat (Istirahat)

Di setiap sela rakaat, jamaah dianjurkan membaca:

  • Membaca Syahadat (3x): أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ Asyhadu alaa ilaha ilallah. (Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah).
  • Membaca Istighfar: أَسْتَغْفِرُ اللهَ Astaughfirullah. (Aku memohon ampun kepada Allah).
  • Memohon Ampunan: اَللّٰهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌ كَرِيْم تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنَّا يَاكَرِيْم Allahumma Innaka Afuwwun Kariim Tukhibbul Afwa Fa’fuanni. (Ya Allah, Engkau Maha Pemaaf yang mencintai permintaan maaf, maka maafkanlah aku, Wahai Yang Maha Mulia).
  • Memohon Ridha dan Surga: اَللّٰهُمَّ إِنَّا نَسْئَلُكَ رِضَاكَ وَالْجَنَّةَ وَنَعُوْذُبِكَ مِنْ سَخَطِكَ وَالنَّارِ Allahumma inna Nas’aluka Ridhaka wal Jannah wa Na’udzhubika min Sakhotika wannaar. (Ya Allah, kami memohon keridhoan-Mu dan surga, serta berlindung dari murka-Mu dan siksa api neraka).
Baca Juga:  Kumpulan Ucapan Menyambut Ramadhan 2026 yang Cocok Dikirim ke WhatsApp dan Media Sosial

Doa Setelah Selesai Sholat Tarawih (Doa Kamilin)

اَللهُمَّ اجْعَلْنَا بِالْإِيْمَانِ كَامِلِيْنَ. وَلِلْفَرَائِضِ مُؤَدِّيْنَ. وَلِلصَّلاَةِ حَافِظِيْنَ. وَلِلزَّكَاةِ فَاعِلِيْنَ. وَلِمَا عِنْدَكَ طَالِبِيْنَ. وَلِعَفْوِكَ رَاجِيْنَ. وَبِالْهُدَى مُتَمَسِّكِيْنَ. وَعَنِ الَّلغْوِ مُعْرِضِيْنَ. وَفِى الدُّنْيَا زَاهِدِيْنَ. وَفِى اْلآخِرَةِ رَاغِبِيْنَ. وَبَالْقَضَاءِ رَاضِيْنَ. وَلِلنَّعْمَاءِ شَاكِرِيْنَ. وَعَلَى الْبَلاَءِ صَابِرِيْنَ. وَتَحْتَ لِوَاءِ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ سَائِرِيْنَ وَعَلَى الْحَوْضِ وَارِدِيْنَ. وَإِلَى الْجَنَّةِ دَاخِلِيْنَ. وَمِنَ النَّارِ نَاجِيْنَ. وَعَلى سَرِيْرِالْكَرَامَةِ قَاعِدِيْنَ. وَبِحُوْرٍعِيْنٍ مُتَزَوِّجِيْنَ. وَمِنْ سُنْدُسٍ وَاِسْتَبْرَقٍ وَدِيْبَاجٍ مُتَلَبِّسِيْنَ. وَمِنْ طَعَامِ الْجَنَّةِ آكِلِيْنَ. وَمِنْ لَبَنٍ وَعَسَلٍ مُصَفًّى شَارِبِيْنَ. بِأَكْوَابٍ وَّأَبَارِيْقَ وَكَأْسٍ مِّنْ مَعِيْن. مَعَ الَّذِيْنَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ مِنَ النَّبِيِّيْنَ وَالصِّدِّيْقِيْنَ وَالشُّهَدَآءِ وَالصَّالِحِيْنَ وَحَسُنَ أُولئِكَ رَفِيْقًا. ذلِكَ الْفَضْلُ مِنَ اللهِ وَكَفَى بِاللهِ عَلِيْمًا. اَللهُمَّ اجْعَلْنَا فِى هٰذِهِ لَيْلَةِ الشَّهْرِالشَّرِيْفَةِ الْمُبَارَكَةِ مِنَ السُّعَدَاءِ الْمَقْبُوْلِيْنَ. وَلاَتَجْعَلْنَا مِنَ اْلأَشْقِيَاءِ الْمَرْدُوْدِيْنَ. وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَآلِه وَصَحْبِه أَجْمَعِيْنَ. بِرَحْمَتِكَ يَاأَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ وَالْحَمْدُ لِلّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ

Allahummaj‘alna bil imani kamilin. Wa lil faraidli muaddin. Wa lish-shlati hafidhîn. Wa liz-zakâti fa‘ilin. Wa lima ‘indaka thalibin. Wa li ‘afwika rajin. Wa bil-huda mutamassikîn. Wa ‘anil laghwi mu‘ridlin. Wa fid-dunyâ zahdan. Wa fil ‘akhirati raghibin. Wa bil-qadla’I radlin. Wa lin na‘ma’I syakirin. Wa ‘alal bala’i shabirîn. Wa tahta liwâ’i muhammadin shallallâhu ‘alaihi wasallam yaumal qiyâmati sa’irina wa alal haudli waridin. Wa ilal jannati dâkhilin. Wa minan nari najin. Wa ‘ala sariirl karamati qa’idin. Wa bi hûrun ‘in mutazawwijîn. Wa min sundusin wa istabraqin wadîbajin mutalabbisîn. Wa min tha‘amil jannati akilin. Wa min labanin wa ‘asalin mushaffan syaribin. Bi akwabin wa abariqa wa ka‘sin min ma‘in. Ma‘al ladzîna an‘amta ‘alaihim minan nabiyyîna wash shiddîqîna wasy syuhadâ’i wash shâlihîna wa hasuna ulâ’ika rafîqan. Dalikal fadl-lu minallâhi wa kafâ billâhi ‘alîman. Allahummaj‘alna fî hadzihil lailatisy syahrisy syarîfail mubârakah minas su‘ada’il maqbulin. Wa lâ taj‘alna minal asyqiya’il mardudin. Wa shallallahu ‘ala sayyidina muhammadin wa alihi wa shahbihi ajma‘in. Birahmatika yâ arhamar rahimin wal hamdulillâhi rabbil ‘alamin.

Artinya: “Ya Allah, jadikanlah kami orang-orang yang sempurna imannya, yang menunaikan kewajiban, menjaga sholat, membayar zakat, mencari karunia di sisi-Mu, mengharap ampunan-Mu, berpegang pada petunjuk, menjauhi kesia-siaan, zuhud di dunia, merindukan akhirat, ridha atas ketetapan-Mu, bersyukur atas nikmat, sabar menghadapi cobaan, berada di bawah panji Nabi Muhammad SAW di hari kiamat, mendatangi telaga Nabi, masuk surga, selamat dari neraka, duduk di singgasana kemuliaan, berpasangan dengan bidadari, mengenakan sutra halus dan tebal, menikmati hidangan surga, meminum susu dan madu murni dari gelas dan cawan bersama para Nabi, orang-orang jujur, syuhada, dan orang-orang shalih. Itulah teman terbaik. Demikianlah karunia Allah, dan cukup Allah Yang Maha Mengetahui. Ya Allah, jadikanlah kami pada malam bulan yang mulia dan penuh berkah ini sebagai orang-orang bahagia yang diterima amalnya, dan jangan Engkau jadikan kami orang celaka yang tertolak. Semoga Allah melimpahkan rahmat-Nya kepada Nabi Muhammad, keluarga, dan para sahabatnya. Berkat rahmat-Mu, Wahai Yang Maha Penyayang, segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam.”

Baca Juga:  Menjemput Berkah Ramadhan: Jadwal Buka Puasa dan Sholat Jakarta, 24 Februari 2026

Doa dalam Sholat Witir

Setelah tarawih, Sholat Witir dilakukan sebagai penutup dengan bacaan berikut:

سُبْحَانَ الْمَلِكِ الْقُدُّوسِ

Subhânal Malikil Quddûs (Dibaca 3x, suara dipanjangkan pada bacaan ketiga). Artinya: “Maha Suci Allah, Sang Raja yang Maha Suci.”

Baca Juga:  Cek Jadwal Buka Puasa Bandung Raya Hari Ini, Sabtu 21 Februari 2026

Dilanjutkan doa perlindungan:

اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِرِضَاكَ مِنْ سَخَطِكَ، وَبِمُعَافَاتِكَ مِنْ عُقُوْبَتِكَ، وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْكَ، لاَ أُحْصِيْ ثَنَاءً عَلَيْكَ، أَنْتَ كَمَا أَثْنَيْتَ عَلَى نَفْسِكَ

Allahumma innii a’uudzu biridhooka min sakhothika, wa bimu’aafaatika min ‘uquubatika, wa a’uudzubika minka laa uhshii tsanaaan ‘alaika’, anta kamaa atsnaita ‘alaa nafsika.

(Artinya: “Ya Allah, aku berlindung dengan keridhaan-Mu dari murka-Mu, dengan keselamatan-Mu dari siksa-Mu. Aku berlindung kepada-Mu dari azab-Mu. Aku tidak mampu menghitung pujian bagi-Mu, Engkau adalah sebagaimana Engkau memuji diri-Mu sendiri.”)

Doa Penutup Setelah Sholat Witir

Selesai berdzikir dan wirid, bacalah susunan ini:

  1. Syahadat: Asyhadu an lā ilāha illallāh. (Aku bersaksi tiada Tuhan selain Allah).
  2. Istighfar: Astaghfirullāh. (Aku memohon ampunan Allah).
  3. Permohonan Akhir: Allahumma inni as’aluka ridhakawal jannah, wa a’udzu bika min sakhathika wan-nar. (Tuhanku, aku memohon ridha dan surga-Mu, serta berlindung dari murka dan neraka-Mu).

Sebagai tambahan, Anda juga bisa memperbanyak bacaan surat Al-Fatihah dan istighfar untuk menyempurnakan ibadah malam Ramadhan Anda.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Ramadhan 2026
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Anti Berisik! 5 Kafe Tersembunyi di Bandung Ini Bikin Kerja Makin Fokus

Penantian 8 Tahun! dr. Gia Pratama Menangis Dengar Detak Jantung Calon Buah Hati

Mojang Bandung Adjeng Wulandari, Buktikan Prestasi dan Organisasi Bisa Berjalan Beriringan

Raffi Ahmad Minta Maaf Lagi! Ungkap Siapa Pengundangnya ke Bundaran HI

Emas Antam Hari Ini Tertahan di Rp 2,526 Juta, Saatnya Beli?

Bansos

Siap-siap! Rilis 10 November, Syarat Dapat Bansos Digital Wajib Scan Wajah dan NIK

Terpopuler
  • Ruang Bicara Resmi Berdiri di Bandung, Hadir Sebagai Wadah Anak Muda Bertumbuh dan Berdampak
  • Gelar Tabligh Akbar, Pemuda Pancasila Jabar Usung Semangat Gaya Baru di HUT ke-67
  • Pengurus DPC PKB Kabupaten Bandung Dikukuhkan, Dadang Supriatna Mulai Jaring Caleg 2029
  • KHW 400 OTW Layar Lebar? Heboh Rumah Produksi Daftarkan Judul Film Mirip Konten Nadia Omara!
  • Diduga Microsleep! Brio Seruduk 3 Kendaraan di Depan UIN Bandung
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.