Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Persib Bandung

Persib Gagal Menang, tapi Poin Tetap di Puncak Klasemen Super League

Minggu, 15 Maret 2026 22:48 WIB

Ledakan Misterius Hancurkan Kontrakan 19 Kamar di Cileunyi, Satu Penghuni Terluka

Minggu, 15 Maret 2026 21:53 WIB
CPNS Kemenag

Atur WFA Saat Libur Nyepi–Lebaran 2026, Pemkab Bandung Pastikan Pelayanan Publik Tetap Jalan

Minggu, 15 Maret 2026 21:45 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Persib Gagal Menang, tapi Poin Tetap di Puncak Klasemen Super League
  • Ledakan Misterius Hancurkan Kontrakan 19 Kamar di Cileunyi, Satu Penghuni Terluka
  • Atur WFA Saat Libur Nyepi–Lebaran 2026, Pemkab Bandung Pastikan Pelayanan Publik Tetap Jalan
  • Pulang Umrah, Bupati Bandung Dadang Supriatna Langsung Tinjau Banjir Bandang Desa Panyadap Solokanjeruk
  • Ramadan 2026 Heboh! Link Video Mukena Pink No Sensor Tersebar, Begini Isi Videonya
  • Bukan Main Layangan, Bocah 10 Tahun Ini Malah Sibuk Masak dan Urus Orang Tua Sakit!
  • Doa Buka Puasa dan Jadwal Adzan Maghrib Bandung 15 Maret 2026
  • Alwi Farhan dan Putri KW Tembus Final Swiss Open 2026, Indonesia Bidik Dua Gelar
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 16 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Menu Ayam Diduga Basi, 54 Siswa SMP di KBB Alami Keracunan Makanan

By SusanaSelasa, 14 Oktober 2025 19:14 WIB2 Mins Read
Sebanyak 54 siswa SMP Negeri 1 Cisarua, Bandung Barat, mengalami keracunan makanan usai konsumsi menu program Makan Bergizi Gratis (MBG). Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kasus dugaan keracunan makanan kembali terjadi di Kabupaten Bandung Barat (KBB) pada Selasa, 14 Oktober 2025.

Sebanyak 54 siswa SMP Negeri 1 Cisarua mengalami gejala keracunan usai menyantap menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dibagikan siang hari.

Para siswa mulai mengeluh pusing, mual, sakit perut, hingga muntah beberapa jam setelah makan sekitar pukul 12.05 WIB.

Menu MBG hari itu berisi nasi, ayam kecap, sayur, dan potongan buah melon, yang dipasok dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kampung Panyandaan, Desa Jambudipa, Kecamatan Cisarua.

Baca Juga:  Lembang Terancam Bencana Akibat Alih Fungsi Lahan, Bupati Jeje Diminta Evaluasi Tata Ruang

“Jumlahnya kurang dari 100 orang, tapi yang benar-benar mengalami gejala ada sekitar 54 siswa. Sebagian lainnya sehat-sehat saja,” ujar Fakhmi, guru SMP Negeri 1 Cisarua, Selasa (14/10/2025).

Menurut Fakhmi, dari total 1.300 paket MBG yang dibagikan, sebagian siswa langsung diberi penetralisir berupa air kelapa untuk mencegah gejala berat.

“Anak-anak yang mengalami gejala ringan ditangani di sekolah, sebagian dibawa ke Puskesmas Cisarua dan klinik terdekat seperti dokter Ellen Cimahi,” tambahnya.

Diduga Akibat Menu Ayam yang Sudah Asam

Fakhmi mengaku sempat mencurigai menu ayam kecap yang memiliki aroma tidak sedap.

Baca Juga:  Gagal ke Senayan, Pilbup Bandung Barat Jadi Ajang Persaingan Artis Hengky Kurniawan Vs Jeje Govinda

“Ada bau basi dari ayam waktu wadah dibuka. Kami sempat curiga dan berusaha menghentikan pembagian, tapi sudah terlanjur dibagikan,” jelasnya.

Salah satu siswa, Denis M. Risky (15), mengaku tak menaruh curiga dan menghabiskan seluruh menu MBG yang dibagikan.

“Awalnya aman-aman aja. Tapi beberapa jam kemudian mulai pusing dan sakit perut,” kata Denis yang sempat dirawat di ruang kelas sekolah.

Hal serupa dialami Haikal Gibran, siswa kelas VIII yang juga merasakan gejala serupa.

Baca Juga:  Bandung Barat Diguncang! Massa Tuding DPRD dan Pemkab Dikuasai Mafia Anggaran

“Tadi makan semuanya, tapi setelah itu langsung mual dan muntah dua kali. Ayamnya agak asam dan sayurnya berlendir,” ungkap Haikal.

Penanganan Cepat di Sekolah dan Fasilitas Kesehatan

Sebagian siswa yang mengalami gejala ringan dirawat di posko darurat sekolah dan aula. Sedangkan siswa dengan kondisi lebih berat langsung dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat.

Hingga berita ini ditulis, pihak sekolah dan petugas kesehatan masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap sampel makanan MBG untuk memastikan penyebab pasti kasus keracunan tersebut.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bandung Barat Berita Jawa Barat kasus keracunan Bandung Barat Keracunan Makanan Makan Bergizi Gratis makanan basi Program MBG siswa keracunan SMPN 1 Cisarua
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Ledakan Misterius Hancurkan Kontrakan 19 Kamar di Cileunyi, Satu Penghuni Terluka

CPNS Kemenag

Atur WFA Saat Libur Nyepi–Lebaran 2026, Pemkab Bandung Pastikan Pelayanan Publik Tetap Jalan

Pulang Umrah, Bupati Bandung Dadang Supriatna Langsung Tinjau Banjir Bandang Desa Panyadap Solokanjeruk

Bukan Main Layangan, Bocah 10 Tahun Ini Malah Sibuk Masak dan Urus Orang Tua Sakit!

Doa Buka Puasa dan Jadwal Adzan Maghrib Bandung 15 Maret 2026

CPNS Kemenag

Mobil Dinas Tak Boleh untuk Mudik, ASN Bandung Diminta Patuhi Aturan

Terpopuler
  • Viral Video Kebun Sawit Ibu Tiri vs Anak Tiri, Apa Isinya? Hati-hati Jebakan Batman!
  • Video Aksi Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit Viral, Link Diburu Netizen
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Waspada Klaim Full Durasi Video Ukhti Mukena Pink ‘No Sensor’, Ini Faktanya
  • Viral video ukhti mukena pink.
    Hati-hati! Link Video Viral Mukena Pink ‘No Sensor’ Bisa Sebarkan Malware
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Fenomena Ukhti Mukena Pink Viral di TikTok, Pakar Ingatkan Bahaya Tersembunyi di Balik Link Video
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.