Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Terungkap! Pelaku Kerusuhan Diduga Konsumsi Psikotropika sebelum Anarkis

Rabu, 13 Mei 2026 18:05 WIB

Catat! Jadwal Operasional bank bjb Selama Libur Nasional dan Cuti Bersama Mei 2026

Rabu, 13 Mei 2026 17:38 WIB

Bayar Pajak Kendaraan Lebih Cuan! bank bjb Tebar Cashback hingga Rp100 Ribu via Aplikasi DIGI

Rabu, 13 Mei 2026 17:34 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Terungkap! Pelaku Kerusuhan Diduga Konsumsi Psikotropika sebelum Anarkis
  • Catat! Jadwal Operasional bank bjb Selama Libur Nasional dan Cuti Bersama Mei 2026
  • Bayar Pajak Kendaraan Lebih Cuan! bank bjb Tebar Cashback hingga Rp100 Ribu via Aplikasi DIGI
  • Lari Gratis di Dieng Caldera Race 2026? Cukup Nabung di bank bjb, Begini Caranya!
  • Bojan Hodak Akui Laga Sulit, Persib Dihantui Absennya Pemain Kunci
  • Video Guru Bahasa Inggris vs Siswa, Bikin Heboh, Ada Kejanggalan Mengejutkan di Menit ke 2
  • Ada Sekolahmu? Ini Daftar Lengkap 41 Calon Sekolah Maung di Jabar
  • Panduan Lengkap SPMB Kota Bandung 2026: Aturan Baru, Jalur, dan Jadwal Penting yang Wajib Diketahui Orang Tua
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 13 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Bandung Barat Diguncang! Massa Tuding DPRD dan Pemkab Dikuasai Mafia Anggaran

By Aga GustianaSenin, 13 Oktober 2025 20:24 WIB3 Mins Read
Koalisi Rakyat Bandung Barat dan Aliansi Aktivis Antikorupsi Jawa Barat menggelar aksi demonstrasi di depan kantor DPRD dan Bupati Bandung Barat pada Senin (13/10/2025). (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Ratusan massa yang tergabung dalam Koalisi Rakyat Bandung Barat dan Aliansi Aktivis Antikorupsi Jawa Barat menggelar aksi demonstrasi di depan kantor DPRD dan Bupati Bandung Barat pada Senin (13/10/2025) sore.

Dalam aksinya, mereka menuntut DPRD dan Pemkab agar segera menindaklanjuti dugaan tindak pidana korupsi, praktik jual beli jabatan, serta penyalahgunaan anggaran di lingkungan pemerintahan eksekutif maupun legislatif.

Koordinator aksi, Asep Herna, menyatakan bahwa langkah ini merupakan peringatan keras agar para pejabat tidak membiarkan birokrasi dikuasai oleh kelompok yang bermain dalam pengelolaan anggaran.

“Kami tidak ingin Bandung Barat hancur karena praktik korupsi dan mutasi sewenang-wenang. DPRD harus bertindak,” tegas Asep di tengah orasi.

Para demonstran membawa 13 poin tuntutan utama yang menyoroti dugaan pelanggaran etik, penyimpangan kebijakan anggaran, dan jual beli jabatan.

Pertama, mereka mendesak DPRD membentuk Tim Khusus Etik dan Integritas untuk menyelidiki dugaan pelanggaran anggota DPRD berinisial DAM, serta menonaktifkan yang bersangkutan selama proses pemeriksaan.

Baca Juga:  Warganet Sindir Pemda KBB Usai Alokasikan Dana Rp20 Miliar untuk Interior Gedung DPRD

Kedua, DPRD diminta menggunakan hak interpelasi dan angket untuk menelusuri dugaan penyimpangan anggaran oleh Sekretaris Daerah AZ dan pihak terkait, serta mendorong dilakukannya audit investigatif oleh BPK dan KPK.

Ketiga, massa mendesak aparat menuntaskan dugaan defisit fiktif lebih dari Rp500 miliar dalam penyusunan APBD 2023–2025 yang disinyalir berisi angka pendapatan palsu.

Keempat, mereka meminta penyelidikan terhadap praktik “pokir siluman” yang dilakukan anggota DPRD melalui penitipan proyek dan anggaran.

Kelima, massa meminta perlindungan bagi ASN yang berintegritas serta penghentian segala bentuk intimidasi terhadap aparatur yang menolak manipulasi anggaran.

Keenam, mereka mendesak pencopotan Sekda yang dituding sebagai aktor utama penyimpangan dan mutasi pejabat.

Baca Juga:  Anak Eks Bupati Majalengka Jadi Tersangka Kasus Korupsi Pasar Cigasong, 2 Saksi Kunci Beri Pengakuan Lain

Ketujuh dan kedelapan, massa menolak mutasi pejabat di lima dinas besar — Pendidikan, Kesehatan, PUTR, Kominfo, dan DPMTSP — yang dianggap sarat kepentingan politik dan intervensi pihak luar.

Kesembilan dan kesepuluh, mereka meminta audit menyeluruh terhadap proyek pengadaan 2023–2025 serta transparansi penggunaan dana DIF Stunting senilai Rp5,4 miliar, yang dinilai rawan penyalahgunaan.

Kesebelas, massa menuntut pemberantasan mafia jabatan dan proyek yang dianggap mengendalikan mutasi dan pengadaan di lingkungan Pemkab.

Keduabelas, mereka mendesak Bupati Jeje Ritchie Ismail bertindak tegas dengan mencopot staf bupati berinisial R, yang disebut menghambat komunikasi antara kepala dinas dan pimpinan daerah.

Ketigabelas, mereka menuntut pembentukan Panitia Khusus (Pansus) DPRD untuk menyelidiki dugaan korupsi, mutasi sewenang-wenang, dan pembusukan birokrasi di Bandung Barat.

Baca Juga:  Ridwan Kamil Singgung Alasan Tak Logis Bey Machmudin Bubarkan Jabar Quick Response

“Kami siap kawal perubahan demi rakyat. KBB tidak akan bangkit jika mutasi dan anggaran masih dikendalikan mafia,” ujar Asep dengan lantang.

Tuntutan massa diterima langsung oleh Asisten III Setda Bandung Barat, Rini Sartika. Di hadapan peserta aksi, Rini berkomitmen untuk menyampaikan seluruh aspirasi kepada Bupati Jeje Ritchie Ismail yang berhalangan hadir.

“Ada 13 tuntutan yang tertulis. Seluruh aspirasi yang disampaikan hari ini insyaallah akan kami tindaklanjuti ke pak Bupati Bandung Barat,” kata Rini.

“Pegang kata-kata saya. Akan kami sampaikan kepada pak Bupati,” lanjutnya menegaskan.

Aksi berlangsung damai dan mendapat pengawalan dari pihak kepolisian. Para demonstran menyatakan akan terus mengawal proses ini dan menekan DPRD agar menindaklanjuti seluruh tuntutan secara terbuka.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

aksi massa Bandung Barat DPRD korupsi mafia jabatan politik lokal
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Terungkap! Pelaku Kerusuhan Diduga Konsumsi Psikotropika sebelum Anarkis

Bayar Pajak Kendaraan Lebih Cuan! bank bjb Tebar Cashback hingga Rp100 Ribu via Aplikasi DIGI

Ada Sekolahmu? Ini Daftar Lengkap 41 Calon Sekolah Maung di Jabar

Nama Mafia Jepang Dipakai Dakwah di Kediri, Cucu Gus Miek Disentil Netizen: Gak Takut Yakuza Aslinya Marah?

Nyaris Dibakar Hidup-Hidup! Polisi Gagalkan Penyekapan 3 Anak di Bandung

Viral Dugaan Intimidasi Siswi Peserta LCC 4 Pilar MPR 2026 di Kalbar, Muncul Ancaman Somasi!

Terpopuler
  • Link Full Video Guru Bahasa Inggris Viral Banyak Dicari, Publik Diingatkan Bahaya Phishing
  • Link Video Guru Bahasa Inggris Viral Berdurasi Panjang Ramai Dicari, Ini Faktanya
  • Link Video Guru Bahasa Inggris Ramai Dicari, Link 6 Menit Ternyata Jebakan Phishing
  • Link Video Bu Guru Bahasa Inggris Diburu Netizen, Identitas Pemeran Masih Misterius
  • Persib Bandung Gigit Jari? Striker Abroad Timnas Indonesia Dipastikan Bertahan di Eropa Musim Depan
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.