Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Persib Dapat Suntikan 2 Bintang Timnas, Sandy Walsh dan Ragnar Siap Unjuk Gigi

Rabu, 12 Agustus 2026 18:08 WIB

Geger! 35 Pohon di Bandung Ditebang Ilegal, Ada yang Sudah Ditutup Cor

Rabu, 12 Agustus 2026 17:47 WIB

Persebaya Punya 5 Senjata untuk Musim Baru, Rivera dan Yuran Fernandes Jadi Sorotan

Rabu, 12 Agustus 2026 17:15 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Persib Dapat Suntikan 2 Bintang Timnas, Sandy Walsh dan Ragnar Siap Unjuk Gigi
  • Geger! 35 Pohon di Bandung Ditebang Ilegal, Ada yang Sudah Ditutup Cor
  • Persebaya Punya 5 Senjata untuk Musim Baru, Rivera dan Yuran Fernandes Jadi Sorotan
  • Nama Bisa Hilang dari Daftar Bansos Agustus 2026, Ini Penyebab dan Cara Ceknya
  • Persib Geber Latihan di Bali, Danijel Loncar Siap Debut Bersama Maung Bandung
  • Gerhana Matahari Total Hari Ini Bikin Langit Gelap, Indonesia Bisa Melihat atau Tidak?
  • Gara-gara Tantang Hafalan Al-Qur’an Hadiah Miras, Rumah MC di Bekasi Digeruduk Warga
  • Bukan Pindad, Prabowo Bakal Resmikan Motor Listrik Nasional Buatan Anak Bangsa Besok?
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 12 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Bandung Barat Diguncang! Massa Tuding DPRD dan Pemkab Dikuasai Mafia Anggaran

By Aga GustianaSenin, 13 Oktober 2025 20:24 WIB3 Mins Read
Koalisi Rakyat Bandung Barat dan Aliansi Aktivis Antikorupsi Jawa Barat menggelar aksi demonstrasi di depan kantor DPRD dan Bupati Bandung Barat pada Senin (13/10/2025). (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Ratusan massa yang tergabung dalam Koalisi Rakyat Bandung Barat dan Aliansi Aktivis Antikorupsi Jawa Barat menggelar aksi demonstrasi di depan kantor DPRD dan Bupati Bandung Barat pada Senin (13/10/2025) sore.

Dalam aksinya, mereka menuntut DPRD dan Pemkab agar segera menindaklanjuti dugaan tindak pidana korupsi, praktik jual beli jabatan, serta penyalahgunaan anggaran di lingkungan pemerintahan eksekutif maupun legislatif.

Koordinator aksi, Asep Herna, menyatakan bahwa langkah ini merupakan peringatan keras agar para pejabat tidak membiarkan birokrasi dikuasai oleh kelompok yang bermain dalam pengelolaan anggaran.

“Kami tidak ingin Bandung Barat hancur karena praktik korupsi dan mutasi sewenang-wenang. DPRD harus bertindak,” tegas Asep di tengah orasi.

Para demonstran membawa 13 poin tuntutan utama yang menyoroti dugaan pelanggaran etik, penyimpangan kebijakan anggaran, dan jual beli jabatan.

Pertama, mereka mendesak DPRD membentuk Tim Khusus Etik dan Integritas untuk menyelidiki dugaan pelanggaran anggota DPRD berinisial DAM, serta menonaktifkan yang bersangkutan selama proses pemeriksaan.

Kedua, DPRD diminta menggunakan hak interpelasi dan angket untuk menelusuri dugaan penyimpangan anggaran oleh Sekretaris Daerah AZ dan pihak terkait, serta mendorong dilakukannya audit investigatif oleh BPK dan KPK.

Ketiga, massa mendesak aparat menuntaskan dugaan defisit fiktif lebih dari Rp500 miliar dalam penyusunan APBD 2023–2025 yang disinyalir berisi angka pendapatan palsu.

Keempat, mereka meminta penyelidikan terhadap praktik “pokir siluman” yang dilakukan anggota DPRD melalui penitipan proyek dan anggaran.

Kelima, massa meminta perlindungan bagi ASN yang berintegritas serta penghentian segala bentuk intimidasi terhadap aparatur yang menolak manipulasi anggaran.

Keenam, mereka mendesak pencopotan Sekda yang dituding sebagai aktor utama penyimpangan dan mutasi pejabat.

Ketujuh dan kedelapan, massa menolak mutasi pejabat di lima dinas besar — Pendidikan, Kesehatan, PUTR, Kominfo, dan DPMTSP — yang dianggap sarat kepentingan politik dan intervensi pihak luar.

Kesembilan dan kesepuluh, mereka meminta audit menyeluruh terhadap proyek pengadaan 2023–2025 serta transparansi penggunaan dana DIF Stunting senilai Rp5,4 miliar, yang dinilai rawan penyalahgunaan.

Kesebelas, massa menuntut pemberantasan mafia jabatan dan proyek yang dianggap mengendalikan mutasi dan pengadaan di lingkungan Pemkab.

Keduabelas, mereka mendesak Bupati Jeje Ritchie Ismail bertindak tegas dengan mencopot staf bupati berinisial R, yang disebut menghambat komunikasi antara kepala dinas dan pimpinan daerah.

Ketigabelas, mereka menuntut pembentukan Panitia Khusus (Pansus) DPRD untuk menyelidiki dugaan korupsi, mutasi sewenang-wenang, dan pembusukan birokrasi di Bandung Barat.

“Kami siap kawal perubahan demi rakyat. KBB tidak akan bangkit jika mutasi dan anggaran masih dikendalikan mafia,” ujar Asep dengan lantang.

Tuntutan massa diterima langsung oleh Asisten III Setda Bandung Barat, Rini Sartika. Di hadapan peserta aksi, Rini berkomitmen untuk menyampaikan seluruh aspirasi kepada Bupati Jeje Ritchie Ismail yang berhalangan hadir.

“Ada 13 tuntutan yang tertulis. Seluruh aspirasi yang disampaikan hari ini insyaallah akan kami tindaklanjuti ke pak Bupati Bandung Barat,” kata Rini.

“Pegang kata-kata saya. Akan kami sampaikan kepada pak Bupati,” lanjutnya menegaskan.

Aksi berlangsung damai dan mendapat pengawalan dari pihak kepolisian. Para demonstran menyatakan akan terus mengawal proses ini dan menekan DPRD agar menindaklanjuti seluruh tuntutan secara terbuka.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

aksi massa Bandung Barat DPRD korupsi mafia jabatan politik lokal
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Geger! 35 Pohon di Bandung Ditebang Ilegal, Ada yang Sudah Ditutup Cor

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Nama Bisa Hilang dari Daftar Bansos Agustus 2026, Ini Penyebab dan Cara Ceknya

Gerhana Matahari Total Hari Ini Bikin Langit Gelap, Indonesia Bisa Melihat atau Tidak?

Gara-gara Tantang Hafalan Al-Qur’an Hadiah Miras, Rumah MC di Bekasi Digeruduk Warga

Presiden Prabowo Subianto.

Bukan Pindad, Prabowo Bakal Resmikan Motor Listrik Nasional Buatan Anak Bangsa Besok?

Lansia 88 Tahun di Bandung Jadi Korban Jambret, Kalung Emas Ditarik Hingga Tersungkur

Terpopuler
  • Menuju Muswil VII KAHMI Jabar, Pansel Umumkan 16 Calon Presidium dengan Rekam Jejak Strategis
  • Genap 1 Tahun, PRI Jawa Barat Tegaskan Komitmen Jadi Rumah Rakyat
  • MUSWIL VII KAHMI Jabar Tuntas, 7 Presidium Terpilih Bawa Mandat Baru
  • Teti Ratnasih Terpilih Pimpin FORHATI Jabar, Bawa Misi Besar Transformasi Keumatan
  • 10 Pohon Hilang di Jalan Riau Bandung, Pemkot Kecolongan? Pengamat Bongkar Lemahnya Pengawasan
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.