Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Viral Pengakuan Wisatawan Talaga Bodas Garut, Kena Pungli Berdalih Uang Ojek ‘Saredona’

Sabtu, 22 Agustus 2026 17:00 WIB

Terlibat Keributan Sengit, Lionel Messi Dijatuhi Sanksi Denda oleh MLS

Sabtu, 22 Agustus 2026 16:19 WIB

Ke Luar Negeri Gercep, Bencana NTT Malah ‘Direncanakan’? Beda Gaya Prabowo vs SBY Bikin Netizen Amuk!

Sabtu, 22 Agustus 2026 15:10 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Viral Pengakuan Wisatawan Talaga Bodas Garut, Kena Pungli Berdalih Uang Ojek ‘Saredona’
  • Terlibat Keributan Sengit, Lionel Messi Dijatuhi Sanksi Denda oleh MLS
  • Ke Luar Negeri Gercep, Bencana NTT Malah ‘Direncanakan’? Beda Gaya Prabowo vs SBY Bikin Netizen Amuk!
  • Viral! Keberanian Dua Bocah Palangka Raya Duel Mulut dan Ungkap Terduga Pembakar Lahan
  • Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan Rp3,5 Miliar, Ruben Onsu Akhirnya Buka Suara dan Minta Maaf
  • Jadwal Liga Inggris Sabtu 22 Agustus 2026: Hull City vs MU Hingga Duel Sengit Brentford vs Spurs
  • Aksi Pemotor Piting dan Hajar Pemobil Gara-gara Suara Klakson, Polisi Buru Pelaku
  • Teror Begal Celurit Sasar Pengendara di Indramayu, Dua Remaja Berhasil Diciduk Polisi
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 22 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

METI Dorong Transisi Energi Berkeadilan, Anak Muda Diminta Jangan Jadi Penonton

By Muhammad Rafki Razif KiransyahJumat, 30 Januari 2026 19:50 WIB3 Mins Read
Peluncuran METI Energi Muda, di Bandung, Jumat (30/1/2026). (Foto: bukamata.id/M Rafki)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Masyarakat Energi Terbarukan Indonesia (METI) mendorong percepatan transisi energi berkeadilan sebagai kunci pencapaian target Net Zero Emission (NZE) 2060 atau lebih awal, seiring komitmen Presiden Prabowo Subianto untuk memensiunkan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) secara bertahap hingga penuh.

Ketua Umum METI, Zulfan Zahar, menegaskan bahwa komitmen besar tersebut harus diiringi langkah strategis yang dilakukan secara kolaboratif lintas sektor, agar transisi energi tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga adil dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat Indonesia.

“Kami berpikir bahwa transisi energi ini harus betul-betul dikawal sesuai dengan niat baiknya. Presiden sangat konsen terhadap transisi energi ini, dan dari target pertumbuhan ekonomi 8 persen, salah satu driver utamanya justru adalah transisi energi,” ujar Zulfan dalam Bincang Energi dan Peluncuran METI Energi Muda, di Bandung, Jumat (30/1/2026).

Ia menjelaskan, proses transisi energi akan berlangsung panjang, dengan fase peralihan sekitar satu dekade melalui gas, sebelum sepenuhnya bergeser ke energi baru terbarukan (EBT).

Baca Juga:  Zurich Entrepreneurship Program, Dorong Generasi Muda untuk Ciptakan Bisnis Baru

“Dari situ kita bisa menghitung berapa green jobs yang bisa dihasilkan, bagaimana ekonomi sirkular bisa tumbuh, dan bagaimana daerah-daerah ikut bergerak,” katanya.

Namun, Zulfan mengingatkan bahwa besarnya peluang tersebut harus dipahami secara utuh oleh generasi muda. Ia menilai, tanpa kesiapan sumber daya manusia, agenda besar transisi energi berisiko gagal di tengah jalan.

“Kami tidak ingin pestanya sudah dimulai, tetapi kita hanya menjadi penonton. Generasi muda harus paham apa itu transisi energi dan apa itu energi terbarukan yang akan dibangun,” tegasnya.

Melalui METI Energi Muda, Zulfan berharap lahir generasi muda yang memiliki visi, pemahaman, serta keberanian menawarkan solusi nyata di sektor energi.

Baca Juga:  Ajak Generasi Muda Sukseskan Pilkada, KPU Jabar Gelar Kontes Stand Up Comedy

“Kami tidak membatasi kuota. Semakin banyak anak muda yang terlibat semakin baik. Ini opportunity yang harus dijaga bersama oleh semua stakeholder,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, METI juga menyoroti pentingnya pembenahan ekosistem kebijakan dan perizinan. Zulfan menilai, percepatan energi terbarukan harus dibarengi kepastian regulasi, termasuk penyesuaian Perpres 112, penyempurnaan mekanisme pengadaan, serta percepatan pengesahan UU Energi Baru dan Energi Terbarukan (EBET).

“Izin lingkungan seharusnya menjadi syarat utama dalam pengadaan. Jangan sampai ada pengembang yang sudah mendapatkan PPA tetapi belum memiliki izin lingkungan. Ini berpotensi menimbulkan longsor, pembalakan hutan, atau bencana lainnya,” katanya.

Ia mengakui adanya pencabutan izin beberapa proyek pembangkit energi terbarukan, seperti PLTA. Namun menurutnya, langkah tersebut perlu ditempatkan sebagai upaya perbaikan tata kelola.

“Kami berharap ke depan investasi, baik nasional maupun asing, benar-benar patuh terhadap izin lingkungan dan tata cara konstruksi yang benar,” ujarnya.

Baca Juga:  Harlah 1 Abad NU 2026: Kumpulan Ucapan dan Pesan Positif untuk Media Sosial

Terkait potensi daerah, Zulfan menyebut Jawa Barat memiliki peluang besar dalam pengembangan energi terbarukan, terutama dari sektor air dan angin.

“Potensi PLTA sangat besar, begitu juga energi angin. Bahkan di wilayah pesisir Jawa Barat, potensi anginnya sangat menjanjikan,” katanya.

Menjawab stigma bahwa energi terbarukan mahal, Zulfan menegaskan biaya energi sangat bergantung pada lokasi dan karakter wilayah.

“Biomassa di Pulau Buru lebih murah dari diesel. PLTS di Nusa Penida juga jauh lebih murah dibandingkan diesel. Jadi mahal itu harus dibandingkan dengan apa dan di mana,” jelasnya.

Menurutnya, keragaman karakter wilayah justru menjadi kekuatan Indonesia dalam membangun sistem energi yang adil dan berkelanjutan. “Di situlah keindahan Indonesia,” pungkasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

generasi muda
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan Rp3,5 Miliar, Ruben Onsu Akhirnya Buka Suara dan Minta Maaf

Punya Paspor AS, Tapi Hatinya Merah Putih! Kisah Silas Sims, Bocah Penakluk Dunia yang Bikin Bangga

Klaim Sekarang! Kode Redeem FF Terbaru 22 Agustus 2026, Banjir Skin Senjata & Voucher Gratis

Begini cara dapat saldo DANA gratis, awas hati-hati kena tipu.

Klaim Saldo DANA Gratis 22 Agustus 2026: Link DANA Kaget dan Cara Mudah Cuan Hari Ini!

Game Free Fire

Kumpulan Kode Redeem FF 22 Agustus 2026: Klaim Token, SG2, dan Skin Bundle Gratis Sekarang!

25 Agustus 2026 Maulid Nabi, Jangan Lewatkan 7 Amalan Penuh Makna Ini

Terpopuler
  • Deretan Kode Redeem FF 19 Agustus 2026: Amankan Evolution Stone dan Skin Spesial Kemerdekaan!
  • Garena Free Fire
    Kode Redeem FF Terbaru 21 Agustus 2026: Serbu Evolution Stone dan Skin Senjata Gratis!
  • Menembus Angka 75,90: Menguji Rekor IPM Jawa Barat di Tengah Bayang Ketimpangan
  • Game Free Fire
    Banjir Hadiah! Buruan Klaim Kode Redeem FF 19 Agustus 2026 Sebelum Kehabisan
  • Inikah Tahun Terparah? 1.487 Titik Api Kepung Kalimantan, Jeritan Warga di Bawah Langit Merah!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.