Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
peltih persib, bojan hodak

Persib vs Bali United: Bojan Hodak Bertekad Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan di GBLA!

Minggu, 12 April 2026 06:00 WIB

Update Kode Redeem FC Mobile 12 April 2026: Klaim Pack Pemain Rating Tinggi & Gems Gratis!

Minggu, 12 April 2026 02:00 WIB

Update Kode Redeem FF 12 April 2026: Buruan Ambil Skin Titan & Emote Langka Hari Ini!

Minggu, 12 April 2026 01:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Persib vs Bali United: Bojan Hodak Bertekad Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan di GBLA!
  • Update Kode Redeem FC Mobile 12 April 2026: Klaim Pack Pemain Rating Tinggi & Gems Gratis!
  • Update Kode Redeem FF 12 April 2026: Buruan Ambil Skin Titan & Emote Langka Hari Ini!
  • Einstein dari Bojonegoro! Bocah 9 Tahun Ini Mampu Rakit Mesin Secara Otodidak
  • Buntut Sumpah Berujung Penistaan, Polisi Ringkus Terduga Pelaku Penginjak Al-Qur’an di Banten
  • Warga Meradang! Kasus Bayi Nyaris Tertukar di RSHS Bandung Picu Ketakutan: Anak Itu Bukan Mainan!
  • Terungkap! Rahasia di Balik Video Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Part 2 di Dapur, Benarkah Fakta atau Cuma Editan?
  • Trump Gertak Iran: Siap Buka Paksa Selat Hormuz Meski Tanpa Izin Teheran!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 12 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Mimpi Besar Ustadz Deni: Madrasah Layak dari Hati dan Keikhlasan

By Muhammad Rafki Razif KiransyahRabu, 4 Februari 2026 09:32 WIB2 Mins Read
Ustadz Deni Firmansyah. (Foto: bukamata.id/M Rafki)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Di sebuah gang sempit di Gg. Abid, tepatnya di Masjid Jami Madrasah Riyadlul Jannah, Kecamatan Bojongloa Kaler, Kota Bandung, suara anak-anak mengaji terdengar hampir setiap sore. Di balik lantunan ayat suci itu, ada sosok Ustadz Deni Firmansyah, guru ngaji yang mengabdikan diri untuk puluhan anak lingkungan sekitar, meski kehidupan pribadinya jauh dari kata mudah.

Tanpa penghasilan tetap, Ustadz Deni tetap setia mengajar. Ia menjalani hari dengan kerja serabutan demi mencukupi kebutuhan keluarga, lalu kembali ke masjid untuk mengajar Al-Qur’an.

Saat ditanya tentang harapannya ke depan, Ustadz Deni tak berbicara muluk. Ia hanya ingin hidup lebih tertata dan tenang.

“Harapan saya, pertama, saya punya usaha yang bisa berjalan dan diandalkan hasilnya. Kedua, saya punya penghasilan yang cukup. Ketiga, saya bisa menyediakan tempat yang layak untuk anak-anak,” ujarnya, Selasa (2/2/2026).

Baca Juga:  Anak 7 Tahun Hanyut Terbawa Arus di Selokan Cicendo

Ia juga berharap semakin banyak anak-anak di lingkungannya yang mau mengaji. Namun di balik pengabdian itu, ada beban hidup yang terus ia pikul.

“Karena pekerjaan tidak tentu dan punya utang, harapan saya ingin membereskan utang-utang. Karena yang membuat sakit dan banyak pikiran itu sebenarnya utang,” tuturnya jujur.

Baginya, hidup tenang adalah bisa mengajar tanpa dibayangi kecemasan. “Saya ingin hidup lebih tenang. Tenang mengajar, tempatnya enak, dan kalau memungkinkan bisa menambah guru ngaji,” katanya.

Baca Juga:  Dadang-Ali Komitmen Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan yang Baik dan Bersih

Di tengah keterbatasan, Ustadz Deni masih menyimpan mimpi besar: memiliki madrasah atau pesantren yang layak. Meski ia sendiri menyadari, cita-cita itu terasa sangat jauh dari jangkauan. “Iya, itu memang cita-cita saya. Walaupun menurut saya, rasanya mustahil,” ucapnya lirih.

Keinginan itu bukan tanpa dasar. Kurikulum mengaji yang ia terapkan saat ini sudah mengikuti pola yayasan lengkap dengan ujian, rapor, dan sistem kelas.

“Makanya kurikulum yang saya pakai sekarang mengikuti pola yayasan. Ada ujian, ada rapor, ada daftar ulang. Awalnya seperti itu. Saya ingin punya madrasah yang tertata,” jelasnya.

Baca Juga:  Pemuda di Bandung Diduga Jadi Korban Begal Geng Motor, Korban Dianiaya dan Diseret

Namun realitas hidup berkata lain. Keterbatasan ekonomi membuat langkahnya sering terhenti di tengah jalan. Meski begitu, ia tak sepenuhnya menyerah.

“Alhamdulillah, mudah-mudahan dengan izin Allah Ta’ala, dengan kemampuan saya yang seperti ini, cita-cita itu bisa tercapai. Saya berharap kepada Allah SWT,” ucapnya.

Di masjid sederhana itu, Ustadz Deni terus mengajar, merawat harapan, dan menanamkan nilai agama kepada anak-anak—dengan keyakinan bahwa keikhlasan, sekecil apa pun, tak pernah sia-sia.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

bandung guru ngaji madrasah Ustadz Deni Firmansyah
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Buntut Sumpah Berujung Penistaan, Polisi Ringkus Terduga Pelaku Penginjak Al-Qur’an di Banten

Warga Meradang! Kasus Bayi Nyaris Tertukar di RSHS Bandung Picu Ketakutan: Anak Itu Bukan Mainan!

Trump Gertak Iran: Siap Buka Paksa Selat Hormuz Meski Tanpa Izin Teheran!

Dedi Mulyadi Tanggapi Santai Tantangan Wagub Kalbar, Pilih Fokus Bangun Jabar

program MBG

Warning! Keracunan Massal Usai Santap MBG Terjadi Lagi di Jabar, Kali Ini Ratusan Siswa di Tasik Jadi Korban

Tantangan Terbuka! Wagub Kalbar vs Dedi Mulyadi: Siapa yang Paling Jago Kelola Anggaran?

Terpopuler
  • Link Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Part 2 Viral, Hati-Hati Bisa Bobol Rekening
  • Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.
    Heboh! Video Viral Ibu Tiri di Ladang Sawit Bikin Netizen Berburu Link 7 Menit ‘No Sensor’
  • Terungkap! Rahasia di Balik Video Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Bikin Geger
  • Link Video Diburu Netizen, Fakta di Balik Ibu Tiri vs Anak Tiri Terbongkar
  • Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri Part 2’ Gegerkan Medsos, Link Full Video Ternyata Berbahaya!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.