Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Bos Persib Meledak! Wasit FIFA Asia Dinilai Paling Parah di Indonesia

Jumat, 20 Februari 2026 19:01 WIB

Polisi Bongkar Gudang Obat Keras Ilegal di Bojongsoang, Puluhan Ribu Butir Disita

Jumat, 20 Februari 2026 18:44 WIB
Ilustrasi berdoa

Haid saat Ramadhan? Ini 5 Amalan yang Tetap Berpahala Besar

Jumat, 20 Februari 2026 18:16 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bos Persib Meledak! Wasit FIFA Asia Dinilai Paling Parah di Indonesia
  • Polisi Bongkar Gudang Obat Keras Ilegal di Bojongsoang, Puluhan Ribu Butir Disita
  • Haid saat Ramadhan? Ini 5 Amalan yang Tetap Berpahala Besar
  • Demi Redam Perang Tarif, Indonesia ‘Terpaksa’ Belanja Migas AS Rp253 Triliun?
  • Misi Balas Dendam Maung Bandung: Menanti Duel Panas Persib vs Persita di GBLA!
  • Adzan Maghrib Bandung Hari Ini 20 Februari 2026, Catat Waktu Buka Puasa!
  • Jadwal Buka Puasa DKI Jakarta Hari Ini 20 Februari 2026 Lengkap dengan Waktu Salat
  • Benarkah Video Teh Pucuk 17 Menit No Sensor? Ini Faktanya
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 20 Februari 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Miss Universe 2025 Terbelit Kontroversi: Pengunduran Diri Juri dan Tuduhan Manipulasi Seleksi

By Aga GustianaKamis, 20 November 2025 12:57 WIB4 Mins Read
Tatapan sinis Miss Israel ke Miss Palestina viral. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Ajang Miss Universe 2025, yang semestinya menjadi pesta kecantikan terbesar dan paling prestisius di dunia, justru memasuki fase paling tegang dalam sejarah penyelenggaraannya. Menjelang acara puncak yang dijadwalkan berlangsung pada 21 November 2025 di Impact Challenger Hall, Thailand, publik dikejutkan oleh pengunduran diri salah satu jurinya—musisi dan komposer asal Lebanon, Omar Harfouch. Keputusan itu bukan sekadar mundur, melainkan disertai tuduhan serius mengenai integritas proses penjurian.

Langkah Omar menyita perhatian dunia setelah ia menyampaikan pernyataan terbuka yang menyoroti dugaan adanya permainan di balik layar. Ia mengklaim menemukan keberadaan sebuah kelompok tidak resmi yang, menurutnya, memiliki pengaruh besar dalam menentukan siapa saja yang akan masuk daftar 30 besar finalis Miss Universe 2025.

Tudingan: “Kelompok Bayangan” yang Mengatur Finalis

Dalam keterangannya, Omar menyebut kelompok tersebut bekerja di luar struktur resmi penjurian. Bahkan, ia menuding beberapa orang dalam kelompok ini memiliki hubungan pribadi dengan sejumlah kontestan. Omar percaya kondisi tersebut dapat menimbulkan konflik kepentingan dan merusak kredibilitas kompetisi.

Ia juga mengungkap bahwa salah satu orang yang menangani tabulasi hasil memiliki keterkaitan dengan kelompok yang ia curigai. Bagi Omar, ini bukan sekadar kejanggalan, tetapi indikasi bahwa proses seleksi tidak berjalan sebagaimana mestinya.

“Saya tidak bersedia menjadi bagian dari drama semacam ini,” tulisnya dalam pengumuman pengunduran diri yang ia bagikan secara terbuka, sembari menarik seluruh musik ciptaannya dari program Miss Universe.

Percakapan yang Menjadi Titik Balik

Sebelum membuat keputusan final, Omar mengaku sempat berbicara dengan pemilik Miss Universe, Raul Rocha. Namun, bukannya menemukan kejelasan, ia merasa percakapan tersebut justru menambah tanda tanya. Menurut Omar, jawaban yang ia terima tidak menenangkan dugaan adanya komite tersembunyi yang berperan dalam proses seleksi.

Baca Juga:  Tatapan Sinis Miss Israel ke Miss Palestina Jadi Sorotan di Miss Universe 2025

Informasi soal keberadaan “komite rahasia” itu awalnya ia ketahui dari media sosial. Setelahnya, Omar memutuskan bahwa cara paling etis adalah membawa isu tersebut ke ruang publik.

Reaksi Miss Universe: Bantahan Keras

Tak butuh waktu lama bagi organisasi Miss Universe untuk merespons. Mereka menyatakan bahwa Omar telah salah paham. Komite yang dimaksud disebut sebagai “Beyond the Crown”, kelompok yang beranggotakan delapan orang dan diperkenalkan kepada publik sebagai pemimpin komunitas—bukan bagian dari juri atau tim seleksi.

Dalam pernyataan resminya, organisasi Miss Universe menuliskan:

“Dengan mempertimbangkan kebingungan dan kesalahpahaman yang disampaikan Bapak Harfouch, kami menghormati keputusannya untuk mengundurkan diri.”

Mereka juga menegaskan bahwa sistem penjurian Miss Universe ke-74 tetap mengikuti protokol standar dan diawasi secara ketat.

Kesaksian Kontestan yang Menguatkan Kecurigaan

Ketika suasana mulai mereda, kontroversi kembali memuncak setelah seorang kontestan yang meminta identitasnya dirahasiakan memberikan keterangan kepada PEOPLE. Menurutnya, daftar 30 besar sudah ditetapkan sebelum juri resmi memulai penilaian. Ia mengungkap bahwa para kontestan bahkan belum tampil di atas panggung saat daftar tersebut disusun.

Baca Juga:  Drama Jelang Final Miss Universe 2025: Direktur Miss Universe Meksiko Ditangkap di Thailand

Baginya, langkah Omar adalah tindakan berani yang membuka isu yang selama ini “tidak boleh dibicarakan”.

Kesaksian ini memicu gelombang baru perdebatan dan menghadirkan dilema moral bagi penyelenggara.

Sorotan Publik Bergeser dari Panggung ke Belakang Layar

Miss Universe 2025 kini harus menghadapi tekanan besar untuk membuktikan bahwa proses penjurian bebas dari intervensi dan manipulasi. Alih-alih fokus pada persaingan antarkontestan, perhatian publik justru tertarik pada integritas acara.

Transparansi, yang selama ini menjadi tuntutan dalam berbagai ajang kecantikan, kembali menjadi isu sentral.

Kontroversi Lain yang Sudah Terjadi Sebelumnya

Pengunduran diri Omar bukan satu-satunya masalah yang membayangi Miss Universe 2025. Beberapa minggu sebelumnya, acara ini telah diramaikan oleh insiden yang melibatkan Nawat Itsaragrisil, Direktur Eksekutif Miss Universe Thailand.

Dalam acara sashing ceremony pada 4 November 2025, Nawat menegur Miss Mexico 2025, Fatima Bosch, karena dianggap tidak mengikuti instruksi untuk mempromosikan Thailand di media sosial. Lebih tidak mengenakkan, teguran itu disampaikan dengan kata-kata yang terdengar merendahkan.

Salah satu ucapannya yang terekam adalah: “If you follow the orders from your national director, you are a dumb.”

Ungkapan yang didengar sebagai “dumbhead” itu memicu kemarahan para kontestan dan publik. Perwakilan dari beberapa negara—termasuk mantan Miss Universe Victoria Kjær Theilvig—melakukan aksi walk-out sebagai bentuk solidaritas terhadap Bosch.

Baca Juga:  Fatima Bosch Menguasai Miss Universe 2025 Usai Perseteruan Panas dengan Nawat

Adegan itu tersebar luas melalui siaran langsung media sosial dan menambah panjang daftar kontroversi Miss Universe tahun ini.

Nawat Minta Maaf, tapi Kerusakan Reputasi Terlanjur Terjadi

Setelah gelombang kritik menguat, Nawat akhirnya menyampaikan permintaan maaf secara terbuka. Ia menyatakan tidak berniat merendahkan siapa pun, dan mengklaim ada kesalahpahaman karena kata yang dimaksud adalah “damage”, bukan “dumb”.

Namun, bagi banyak pihak, penjelasan itu tidak cukup untuk menghapus kesan buruk yang terlanjur tersebar.

Dua Arah Kontroversi, Satu Krisis Besar

Dengan hadirnya dua jenis kontroversi—tuduhan manipulasi dari internal penjurian dan insiden verbal yang melibatkan pihak penyelenggara—Miss Universe 2025 kini berada dalam krisis reputasi.

Daya tarik glamor, gaun megah, dan panggung spektakuler untuk sementara tergeser oleh pertanyaan tentang keadilan, profesionalisme, dan integritas.

Menjelang malam final, semua mata tertuju bukan hanya pada siapa yang akan memenangkan mahkota, tetapi juga apakah organisasi Miss Universe mampu memulihkan kepercayaan publik dan membuktikan bahwa ajang kecantikan paling bergengsi ini masih layak dihormati.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

drama pageant thailand juri mundur miss universe Kontroversi Miss Universe manipulasi seleksi Miss Universe 2025 skandal pageant
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Ilustrasi berdoa

Haid saat Ramadhan? Ini 5 Amalan yang Tetap Berpahala Besar

Jadwal Buka Puasa DKI Jakarta Hari Ini 20 Februari 2026 Lengkap dengan Waktu Salat

Melihat Langsung ‘War’ Tarawih di Masjid Milik Said Abdullah, Nyata atau Settingan?

Tidur Setelah Sahur? Waspadai 5 Risiko Kesehatan Ini Selama Puasa

Harga dan Spesifikasi Infinix Note 60 Series Resmi di Indonesia, Performa 1 Jutaan AnTuTu & Baterai 6.500mAh

Beredar Lagi! Link Teh Pucuk 17 Menit No Sensor Jadi Sorotan Publik

Terpopuler
  • Apa Isi Video Teh Pucuk 17 Menit? Link No Sensor Bikin Penasaran
  • Beredar! Link Video Teh Pucuk 17 Menit, Full Durasi No Sensor
  • Viral No Sensor Video Teh Pucuk Durasi Panjang 17 Menit, Cek Faktanya!
  • Link Video Teh Pucuk 17 Menit vs 1 Menit 50 Detik: Benarkah Ada Dua Versi atau Sekadar Jebakan?
  • Viral! Link Video Teh Pucuk 17 Menit No Sensor, Nonton Full Dimana?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.