Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Jadwal Padat Gila! Timnas Futsal Indonesia Hadapi 3 Laga Beruntun di AFF 2026

Senin, 6 April 2026 11:38 WIB

LKPJ Gubernur 2025, Komisi V DPRD Jabar Soroti OPD yang Lampaui Target!

Senin, 6 April 2026 11:04 WIB

Persib Menang 2-0, Bojan Hodak Akui Awal Laga Paling Menegangkan!

Senin, 6 April 2026 10:25 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Jadwal Padat Gila! Timnas Futsal Indonesia Hadapi 3 Laga Beruntun di AFF 2026
  • LKPJ Gubernur 2025, Komisi V DPRD Jabar Soroti OPD yang Lampaui Target!
  • Persib Menang 2-0, Bojan Hodak Akui Awal Laga Paling Menegangkan!
  • Kena Mental Karena Dihujat, Cahaya Mutiara Minta Fauzan Tak Memojokkannya!
  • Siswa SDN Langensari Jadi ‘Tumbal’ Bobroknya Manajemen Aset Pemkab Bandung Barat
  • Update Harga Emas Pegadaian Hari Ini 6 April 2026: Antam, UBS, dan Galeri24 Naik Tipis? Cek Detailnya!
  • Sinergi Kemanusiaan: Bos Koi Hartono Soekwanto dan Ali Syakieb Sulap Gubuk Saparudin Jadi Rumah Layak
  • Geger Penemuan Jasad Pria Membusuk di Kamar Kos Sindangkasih Purwakarta
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 6 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Misteri Kematian Sapi di Bandung Barat: Hanya Sapi Bunting yang Jadi Korban

By Aga GustianaSabtu, 26 Juli 2025 15:46 WIB3 Mins Read
sapi
Ilustrasi, sapi. Foto: Humas Pemkot Bandung.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Fenomena ganjil melanda kawasan peternakan sapi perah di Kampung Pojok Girang, Desa Cikahuripan, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB). Sejumlah induk sapi mendadak mati secara tidak wajar usai melahirkan, menimbulkan keresahan di kalangan peternak.

Enok (50), salah satu peternak setempat, menceritakan pengalaman pilunya ketika seekor sapi bunting miliknya meninggal tak lama setelah proses kelahiran. Ironisnya, sang anak sapi juga meregang nyawa dalam waktu yang hampir bersamaan.

“Begitu lahir, anak sapinya kejang-kejang, tidak lama mati. Induknya saya infus, tapi tiga jam kemudian malah seperti muntah, dan akhirnya menyusul mati juga,” kata Enok, Sabtu (26/7/2025).

Kasus yang dialami Enok ternyata bukan satu-satunya. Fenomena serupa menimpa peternak lain di kampung tersebut. Semua kejadian menunjukkan pola kematian yang hampir identik: induk yang mengandung tua menunjukkan gejala fisik aneh, lalu mati beberapa jam setelah melahirkan.

Baca Juga:  Kunjungi Korban Banjir Bandang dan Longsor di KBB, Atalia: Masyarakat Masih Sangat Shock

“Polanya hampir sama, sapi yang sedang hamil tua menunjukkan gejala aneh sebelum melahirkan, dan setelah proses melahirkan, baik anak maupun indukan sapi sama-sama mati dalam hitungan jam,” ungkapnya.

Gejala fisik yang muncul pun tak biasa. Menurut penuturan Enok, beberapa sapi menunjukkan pembengkakan pada kaki, memar di tubuh, dan berhenti memproduksi susu. Saat dipotong, ditemukan kondisi organ dalam yang tidak normal.

“Kalau sudah dipotong, baru kelihatan organ dalamnya, jantung, limpa, sampai lever lebam semua,” jelas Enok, yang mengaku mulai khawatir ada penyakit berbahaya yang menyebar.

Baca Juga:  Hujan Deras Picu Longsor Amblas Rumah Warga dan Banjir di Lembang

Meski belum ada kepastian dari pihak berwenang, Enok dan sejumlah peternak menduga kuat ada semacam penyakit baru yang belum dikenali. Mereka pun menepis dugaan bahwa kasus ini berkaitan dengan PMK (Penyakit Mulut dan Kuku), yang sempat merebak beberapa waktu lalu.

“Kalau PMK dulu, biasanya semua sapi dalam satu kandang kena, dan gejalanya terlihat jelas di mulut. Tapi ini aneh, cuma sapi-sapi bunting yang kena,” tambahnya.

Dari catatan sementara para peternak, setidaknya sembilan induk sapi perah telah mati dengan cara serupa. Hal ini menjadi pukulan telak, mengingat sapi-sapi tersebut sebelumnya produktif menghasilkan susu hingga 40 liter per hari.

Selain kehilangan induk dan anak sapi, kerugian lain juga dirasakan akibat penurunan produksi susu, yang tentu berdampak pada penghasilan harian para peternak.

Baca Juga:  Jenazah Farid Ahmad Tiba di Rumah Duka untuk Disolatkan

Enok mengaku sudah melaporkan kejadian ini ke berbagai pihak, mulai dari mantri hewan, koordinator peternak wilayah, hingga ke Koperasi Peternak Sapi dan Kerbau Unggul (KPSBU). Sayangnya, hingga kini belum ada penanganan nyata di lapangan.

“Kami hanya berharap ada perhatian serius dari pemerintah dan dinas terkait. Kalau dibiarkan, bisa-bisa peternak di sini hancur semua,” ujar Enok, dengan nada khawatir.

Fenomena ini masih menjadi misteri. Apakah ini tanda adanya wabah baru? Atau ada faktor lingkungan lain yang belum terdeteksi? Para peternak di Lembang kini hanya bisa berharap ada jawaban sebelum semuanya terlambat.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

KBB kematian sapi perah Lembang misteri hewan ternak penyakit sapi baru peternak Lembang sapi bunting mati sapi mati misterius
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

LKPJ Gubernur 2025, Komisi V DPRD Jabar Soroti OPD yang Lampaui Target!

Siswa SDN Langensari Jadi ‘Tumbal’ Bobroknya Manajemen Aset Pemkab Bandung Barat

Sinergi Kemanusiaan: Bos Koi Hartono Soekwanto dan Ali Syakieb Sulap Gubuk Saparudin Jadi Rumah Layak

Geger Penemuan Jasad Pria Membusuk di Kamar Kos Sindangkasih Purwakarta

Suaranya Bikin Merinding! Siswa Kelas SD Baca UUD 1945 Tanpa Teks, Pejabat Belum Tentu Bisa

Viral Lagi! Hendrik MBG Bikin Macet Bandung Gara-Gara Parkir Sembarangan

Terpopuler
  • Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ 7 Menit, Link Palsu Mengintai Warganet, Cek Aslinya
  • Bukan Indonesia? Fakta Mengejutkan di Balik Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri 7 Menit Ini
  • Terkuak Pemeran Video Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit yang Bikin Heboh!
  • Link Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri Disebut Punya Versi Lengkap Tanpa Sensor
  • Misteri Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Terbongkar, Identitas Pemeran Masih Gelap
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.